Punya Pasangan yang Sepaham Itu Penting!

Banyak yang bilang bahwa pasangan yang seimbang adalah jika diantara keduanya punya banyak kesamaan seperti ganteng dan cantik, pintar dan cerdas, atau mereka harus dari latar belakang yang sama. Bahkan ada pula yang mengkaitkan antara tampang dengan kelanggengan. 

Tapi, sebetulnya inti dari mencari dan menemukan pasangan hidup bukanlah yang sama. Melaikankan yang sepaham. Karena sama belum tentu sepaham. Berikut ini ada alasan-alasan penting mengapa kamu harus punya pasangan yang sepaham.




1. Mampu Menghargai

Ada berbagai macam alasan kekaguman ketika kamu mendekati seseorang. Mulai dari tampangnya, sikapnya, isi otak bahkan sampai isi dompetnya. Memang, akan selalu ada alasan kenapa kamu bisa tertarik dengan seseorang.

Ketika kamu tergila-gila, kamu nggak akan bisa melihat apapun dari dia kecuali apa-apa yang kamu kagumi dari dia. Betapa cakepnya dia, betapa lemah lembut sikapnya, betapa kayanya dia. Tapi seiring dengan berjalannya waktu itu semua akan lenyap. Keduanya akan tersadarkan tentang kekurangan yang dimiliki masing-masing pasangan.

Hal penting yang paling dibutuhkan di saat-saat seperti ini adalah memberi penghargaan kepada pasangan. Memberi penghargaan dan sikap hormat merupakan ciri dewasa dari sebuah pasangan. Dengan adanya sikap tersebut mampu untuk menghindarkan potensi konflik yang akan terjadi.


2. Kamu Perlu Untuk Bersikap Tegas

Apakah kamu akan tetap mempertahankan pasangan meski dia jelas-jelas sudah menyakitimu? Untuk tahap-tahap awal ketika ia membuat kesal mungkin kamu akan bisa tahan. Karena kerlingan mata indahnya, senyumnya, wajahnya dan isi dompetnya selalu sukses membuat kamu luluh lalu memaafkannya lagi.

Tapi apakah selamanya kamu akan mau untuk berada dalam hubungan yang seperti ini? Mau sampai kapan? Pasti akan ada masa dimana kamu sudah nggak mampu lagi untuk memendam rasa kesal. Makannya ini adalah saat tepat bagi kamu untuk bersikap tegas.

Ada begitu banyak pasangan yang sudah lama menjalin hubungan tapi menjelang menuju pelaminan akhirnya batal. Padahal mereka dari latar belakang yang sama, cakepnya sama, pintarnya sama. Intinya sama seperti pokok bahasan: sepaham.

Pasangan yang sudah tidak betah, biasanya satu sama lain akan saling mencari kesalahan agar hubungannya segera berakhir. Kalau memang diantara kalian sudah nggak ada lagi kecocokan, untuk apa menunggu lama-lama? Kasian juga berlama-lama bersama padahal kondisi batin tersiksa.


3. Dia Selalu Mendukungmu Untuk Maju

Masa muda bersama pasangan adalah masa-masa merintis. Masa berjuang. Untuk itu, nggak semestinya pasangan menahan-nahan kalau memang ada alasan yang lebih penting untuk kemajuan karir dan hidupmu kedepan. Seperti misalnya kamu dapat beasiswa kuliah di Zimbabwe. Sebagai pasangan yang baik, seharusnya dia mendukung langkahmu. Bukan menahannya.


4. Efek Pemasukan

Besarnya penghasilan antara suami dan istri juga bisa menjadi pemicu ketidakcocokan sebuah hubungan. Jika suami yang berpenghasilan lebih tinggi mungkin tak menjadi masalah. Namun jika istri yang mendapat penghasilan tinggi, nah, disinilah calon muaranya masalah. Tekanan dari lingkungan berpotensi membuat suami akan merasa rendah diri di hadapan istri. Dari itu pula akan berdampak pada timbulnya masalah dalam rumah tangga.


5. Lebih Harmonis

Memiliki pasangan yang sepaham tentu akan mudah bagi kamu untuk membangun hubungan yang harmonis. Tentu kamu bisa lebih akrab dan lebih bebas untuk mengutarakan apapun yang berkaitan dengan rencana dan mimpi-mimpimu. Kalau memang sejak awal sudah terjadi kesepahaman, kamu nggak perlu berusaha keras untuk membuat hubungan kalian menjadi harmonis. 

Ketika timbul potensi masalah, tentu, daripada berpikiri untuk bertengkar, pasti akan lebih memilih untuk menyelesaikannya baik-baik. Ini adalah bukti rasa hormat, yang tentunya juga akan memudahkan kalian untuk membangun hubungan yang lebih baik.

Memang inti dari sebuah hubungan sebetulnya adalah sepaham. Namun faktor-faktor kesetaraan seperti kesamaan intelektual, penghasilan dan hal-hal lain itu juga perlu untuk sekeras mungkin kamu kejar agar setara. Karena jika terjadi ketimpangan bisa berakibat buruk terhadap kelangsungan hubungan kamu dengannya. 

Pastikan bahwa pasangan hidup yang menemanimu tersebut adalah pasangan yang memiliki visi dan misi yang sama denganmu. Tahu jalan pikiranmu. Tahu kepribadian kamu. Kalian saling tahu satu sama lain tentang apa yang kamu inginkan dan rencanakan untuk masa depan. Agar hubungan kalian dapat terjalin dengan baik.

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni