10 Hal yang Akan Terjadi Ketika Berhenti Facebookan

Media sosial dapat menjadi teman kala senggang juga lawan yang menghancurkan. Teknologi terkini telah memanjakan banyak orang untuk dapat mengakses media sosial kapanpun dan dimanapun. Salah satunya adalah Facebook. Mengecek media sosial seperti Facebook, kini sudah menjadi sebuah rutinitas wajib setiap hari.

Mereka dapat mengetahui sesuatu yang dilakukan orang lain, mengetahui isi pikiran orang lain, menyukai, bahkan mengomentarinya secara bebas. Mereka juga dapat mengeluh, berdoa, pamer apapun yang mereka punya di Facebook. Hal-hal yang pribadi pun bebas diumbar dan dikonsumsi khalayak ramai. 
facebook: pixabay
Namun apakah kamu tahu jika kamu berhenti membuka Facebook ?
Berikut ini adalah 10 hal yang akan terjadi ketika kamu berhenti mengecek Facebook.


1. Kamu akan menjadi lebih peka

Ketika memutuskan berhenti membuka Facebook, maka kamu akan mulai peka terhadap hal-hal yang seharusnya menjadi prioritas utama. Coba sekarang cek pada dirimu sendiri, kamu sering menunda pekerjaanmu demi Facebookan. Tempatkan Facebook sebagai hiburan dan bukan sebagai prioritas utama. Kamu akan menjadi pribadi yang lebih peka dengan sekelilingmu. Bersosialisasi di lingkungan sekitarmu jauh lebih baik dari pada terus-terusan melototinya.


2. Kamu akan jauh lebih produktif

Memainkan Facebook adalah kegiatan yang menyita waktu dan banyak waktu yang telah kamu lewatkan. Satu jam seperti 20 menit. Tahu gak, waktu yang kamu buang dapat digunakan untuk kegiatan lain loh. Seharusnya kamu bisa lebih produktif dari pada memainkan Facebook. 

Apalagi saat ini banyak provider yang berlomba menawarkan berbagai pelayanan internet yang murah dan cepat. Kini sudah tersedia paket data yang murah, bahkan beberapa provider menggratiskan layanan akses untuk Facebook. Bila kurang pandai memanage waktu dengan baik, produktifitasmu akan berakhir sia-sia. Karena kamu tidak produktifitas maka tidak ada kenangan yang bisa menjadi obat rindu ketik sudah meninggal. 


3. Menjadi fokus terhadap hal-hal lain

Dalam “bermain” Facebook, kita tidak akan puas jika hanya memainkannya sebentar, dan jika terus menuruti nafsu tersebut. Hak yang terjadi adalah kehilang fokus terhadap pekerjaan lain. Pekerjaan yang seharusnya menjadi prioritasmu akan membuahkan hasil yang tidak maksimal bahkan terbengkalai.

friends: pixabay
4. Menemukan teman sejati

Menjalin pertemanan di Facebook memang lebih mudah dibanding di dunia nyata. Di Facebook kamu bebas mengeksplor kemampuan untuk mengajak berkenalan atau berinteraksi dengan seseorang, hanya  dengan tulisan dan tidak bertatap muka secara langsung. 

Hal demikian akan mengurangi rasa canggung, sehingga suasana keakraban cepat terjadi. Berbeda ketika berkenalan dengan seseorang secara nyata, kamu akan berfikir dua kali ketika ingin berkenalan face to face akibat rasa malu atau canggung. Keakrabanpun akan semakin sulit dijalin.

Setelah kamu meninggalkan Facebook, kamu akan menemukan teman sejatimu. Kamu akan lebih mudah menilai siapa yang benar-benar peduli atau hanya pura-pura. Kamu akan lebih cepat menentukan siapa yang layak menjadi temanmu.


5. Menjadi pribadi yang lebih jujur

Di Facebook dengan klik “like” sudah sangat umum dilakukan, namun tidak semua orang yang melakukan hal tersebut adalah kejujuran. Klik “like” bisa berarti memang benar-benar menyukai atau sependapat dengan apa yang kamu sampaikan, bisa juga hanya sekedar “numpang lewat”, atau mungkin hanya ingin sekedar mencari perhatian agar nama akunya muncul dalam pemberitahuan.

Ketika kamu tidak tulus dalam meng klik “like”, sama saja membohongi diri sendiri dan orang lain. Hal tersebut bisa menumbuhkan kebiasaan buruk dalam dunia nyata yang akan merugikan diri kamu sendiri kelak.


6. Yuk, musnahkan penguntit

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa setiap orang yang berkecimpung di dunia Facebook memiliki penguntit. Penguntit akan merasa senang jika kamu melakukan posting update status berupa foto, video atau yang lainnya. Mereka bisa saja berbuat sesuatu yang merugikanmu, dengan cara diam-diam mencuri fotomu kemudian disalah gunakan untuk sebuah kejahatan. 

Jika kamu berhenti memposting semua tentang dirimu di Facebook, secara perlahan kamu akan memusnahkan penguntit yang berpeluang melakukan kejahatan terhadap dirimu, karena penguntit akan kehilangan “objeknya”.


7. Merasa jauh lebih baik

Facebook sering membuat kamu menjadi seseorang yang minder. Ketika kamu membuat postingan apapun dan tidak ada yang “meninggalkan jejak” seperti like atau komentar, kamu akan merasa menjadi manusia bodoh dan tidak berguna. Merasa tidak eksis lalu berujung pada kehilangan rasa percaya diri.

Berhentilah bermain Facebook, kamu bisa lebih santai tanpa tekanan mengenai seberapa banyak yang “meninggalkan jejak pada postinganmu dan hidupmu akan jauh lebih baik serta menyenangkan”
social media: pixabay
8. Melakukan  sesuatu secara tuntas

Jika kamu meninggalkan Facebook kamu dapat melakukan suatu pekerjaan dengan tuntas. Misalnya menanan tanaman, membaca buku, atau memasak. 
Jangan pernah mengerjakan sesuatu sambil Facebookan, jika tidak ingin pekerjaanmu berakhir berantakan.


9. Berhenti mencemburui hal yang tidak penting

Facebook adalah lahan bagi para pembual untuk menarik kecemburuan seseorang terhadap suatu hal. Postingan-postingan tentang suatu yang baru dimiliki terkadang membuat iri pengguna Facebook yang lain. Tidak berhenti disitu saja, kecemburuan tersebut mampu menimpulkan pertengkaran yang dapat merugikanmu.
Padahal perlu kamu ketahui,  tidak semua yang diposting tersebut benar dan nyata. Jika postingan itu fiktif, rasa cemburu yang tidak mengenakan hati adalah hal yang sia-sia. Maka jangan ragu untuk meninggalkan Facebook.


10. Pekerjaan yang tidak berguna akan berkurang dalam hidupmu

Situs media sosial seperti Facebook diciptakan bukan tanpa alasan. Facebook hadir dengan beragam iklan dan permainan yang menggodamu untuk mencobanya, dengan begitu kamu hanya akan mendapat kesenangan sesaat dan membuat situs tersebut menjadi kaya. Jelas, kesenangan sesaat tersebut tidak sebanding dengan kerugian yang kamu dapat seperti yang tertulis diatas.

Kamu seperti melakukan pekerjaan yang sia-sia. Kesenangan memang penting, dan tidak ada anjuran untuk meninggalkan Facebook secara total. Namun perlu kamu fikirkan seberapa waktu yang akan kamu sisihkan untuk kesenangan bermain Facebook.

Sebaiknya buatlah jadwal tersendiri untuk bermain Facebook, kerjakan pekerjaan yang paling penting dahulu.  

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni