21 Cara Mengatur Waktu Dengan Baik

Banyak yang mengatakan bahwa waktu adalah pisau yang jika digunakan dengan baik akan menjadi alat yang sangat membantu, namun jika digunakan seenaknya, pisau tersebut dapat menjadi senjata makan tuan. 

Setiap orang yang pernah mendengar pepatah tersebut pasti setuju karena tidak jarang kita menyesali perbuatan kita yang telah menyia-nyiakan waktu. Nah, agar kamu tidak menyesal untuk yang kedua kalinya, tidak tanggung-tanggung kami akan memberikan 21 tips agar kamu dapat mengatur waktu dengan baik. Yuk, disimak!


1. Persiapkan diri kamu terlebih dahulu

Tidak jarang kita merasa panik ketika sadar telah membuang-buang waktu. Ketika ingin mulai mengatur waktu, hal yang harus dilakukan pertama kali adalah bersikap tenang. Ketika tenang, kita baru bisa mengetahui mana yang harus diprioritaskan dan mana yang bisa dikerjakan nanti.


2. To do list
pen: pixabay
Kamu pasti sering mendengar tentang pembuatan to do list ini. Meskipun memang agak merepotkan, tetapi daftar ini sangat membantu, lho! Secara sadar ataupun tidak, kamu akan menjadi lebih terikat dan merasa sedikit bertanggung jawab atas daftar yang telah dibuat itu. 
Kamu juga tidak akan membuang-buang waktumu lagi karena sudah tahu apa yang harus dilakukan pada waktu-waktu tertentu.
Jika merasa kesulitan dalam membuat daftar ini, kamu bisa mencoba menuliskan terlebih dahulu tugas-tugas dan kegiatan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Untuk setiap poin tugas, tentukan kapan dan berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.


3. Urutkan tugas berdasarkan tingkat kesulitannya

Selain mengurutkan tugas berdasarkan deadline, ada baiknya mengurutkan tugas-tugas berdasarkan tingkat kesulitannya. Kamu dapat menaruh tugas yang paling sulit di setiap awal minggu sehingga bisa mendapatkan akhir minggu yang santai. 
Pengurutan tugas ini juga akan membuat kamu memiliki waktu khusus untuk bersantai sebagai penghilang penat akibat tugas-tugas sebelumnya.

4. Buat to do listmu serapi mungkin

Poin nomor 4 ini mungkin memang sedikit tidak berhubungan dengan poin-poin sebelumnya, namun tentu saja masih ada gunanya. Ketika kamu membuat daftar dengan rapi, paling tidak daftarmu ini akan lebih mudah untuk dibaca dan tidak mengakibatkan kebingungan. 

Daftar yang memiliki banyak coretan akan membuat kita malas membacanya. Jadi, tidak ada salahnya membuat daftar yang rapi dan menarik.


5. Kenali tugas-tugas tersebut

Meskipun sebenarnya bisa melakukan semua tugas sendirian, kamu pasti sadar bahwa tidak harus melakukan itu. Kenali tugas-tugas mana saja yang dapat dikerjakan bersama-sama dengan orang lain. Sebagai contoh, ketika ada tugas dari organisasi yang diikuti, ingat-ingat apakah kamu memang harus mengerjakan tugas itu sendirian atau dapat dikerjakan secara bersama-sama.

Mungkin saja sebenarnya kamu bisa membagi tugas tersebut dengan rekan-rekanmu di organisasi tersebut. Cara ini dapat membuatmu memiliki waktu lebih untuk mengerjakan tugas-tugas yang lebih penting.


6. Belajar menolak
no: pixabay
Pasti kamu pernah mengabaikan tugas karena mengikuti ajakan makan malam atau pergi bersama keluarga dengan alasan refreshing. Ketika benar-benar dikejar waktu, kamu harus selalu mengingat mana yang lebih penting. 
Belajarlah menolak ajakan-ajakan yang sekiranya dapat mengganggu jadwal pekerjaan kamu.

7. Fokus pada waktu terbaikmu

Waktu produktif setiap orang itu berbeda-beda. Ada orang yang dapat bekerja dengan baik di pagi hari, ada pula yang lebih fokus bekerja pada malam hari. Sebagai contoh, apabila kamu lebih produktif pada malam hari, tidak perlu memaksakan untuk membuat jadwal pekerjaan ini dimulai dari pagi hari.

Kamu dapat menaruh tugas-tugas ringan pada pagi hari dan kemudian mulai memadatkan jadwalmu pada malam hari. Hal ini bertujuan untuk mengefektifkan waktu yang ada.


8. Kerjakan kegiatan yang sulit dan banyak dalam beberapa kesempatan

Kita sering mengabaikan to do list karena terlanjur malas dan kesal ketika mengerjakan suatu tugas yang kita anggap sulit dan banyak. Tugas seperti ini memang hanya akan membuat jenuh dan cepat bosan apabila dikerjakan terus menerus.

Untuk mencegahnya, coba cicil tugas tersebut. Kamu bisa menjadwalkan pengerjaan tugas tersebut misalnya dalam tiga atau empat hari. Dengan begitu, tidak akan merasa kelelahan.


9. Realistis

Kamu mungkin memang harus mengerjakan banyak tugas dalam waktu yang singkat, namun tidak perlu memasang target yang tidak masuk akal. Misalnya, menargetkan dirimu untuk mengerjakan sebuah sebuah laporan ilmiah hanya dalam 30 menit. 

Hal seperti ini hanya akan membuat dirimu terburu-buru. Hasil pekerjaanmu pun akan menjadi tidak memuaskan. Ada baiknya memberikan waktu tambahan dari estimasi waktu yang diperkirakan.


10. Kelola waktu secara bertahap

Tidak ada orang yang tahan melakukan pekerjaan selama berjam-jam tanpa istirahat. Misalnya, apabila kamu adalah orang yang biasa bekerja di depan komputer atau laptop, matamu pasti akan mulai lelah ketika masuk di menit-menit ke-45 ke atas. 

Oleh karena itu, istirahatkanlah mata dan badan kamu dengan cara merebahkan diri, berjalan-jalan sebentar keluar, atau mandi. Beri tubuhmu sendiri waktu untuk istirahat sebelum kembali mengerjakan semua tugasmu itu.


11. Kamu tidak perlu mengerjakan semua hal dengan sempurna
worker: pixabay
Kesempurnaan dalam tugas memang merupakan hal yang baik dan perlu dicapai. Namun, ketika dikejar oleh waktu, bukan kesempurnaan lah yang harus dikejar, melainkan ketepatan waktu itu sendiri. 

Berkutat dengan kesempurnaan hanya untuk hal-hal kecil hanya akan membuang-buang waktumu. Hal ini harus dihindari karena tanpa disadari, kamu dapat melupakan tugas lain yang sebenarnya lebih penting hanya demi mengerjakan hal kecil ini dengan sempurna.


12. Berhenti menunda-nunda pekerjaan

Hal yang biasanya menjadi awal kegagalan dari pembuatan to do list adalah menunda-nunda pekerjaan. Kamu harus menghindari penundaan pekerjaan karena jadwal yang telah dibuat dapat berantakan ketika tidak mengikuti satu saja kegiatan yang sudah ditulis sendiri.

Cobalah untuk tidak menunda pekerjaan untuk lain waktu karena ketika mengerjakan suatu pekerjaan secara terburu-buru di bawah tekanan waktu, kamu lebih mungkin untuk melakukan kesalahan.


13. Hindari hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian

Ketika sedang jenuh mengerjakan tugas, kita cenderung lebih mudah teralihkan perhatiannya oleh hal-hal kecil, seperti orang yang berlalu lalang di depan tempat bekerja, hewan peliharaan yang mendekati, suara telepon berdering, dan lain-lain. 

Selama mengerjakan tugas, cobalah temukan saat-saat di mana tidak ada yang dapat mengganggu aktivitasmu. Sebagai contoh, jika biasanya mengerjakan tugas di kamar atau ruang kerja dengan pintu terbuka, kamu bisa mencoba menutup pintumu selama beberapa jam agar kamu tetap fokus pada apa yang dikerjakan.


14. Matikan atau silent handphone-mu

Handphone yang pada zaman sekarang sudah memiliki banyak fitur canggih dapat menganggu kita dalam menyelesaikan tugas tepat waktu. Sebentar-sebentar akan mengecek handphone , entah untuk SMS, email, telepon, atau akun-akun sosial media lainnya. 

Walaupun hanya sebentar, namun jika dilakukan berkali-kali tetap saja dapat membuang-buang waktu. Oleh karena itu, cobalah matikan handphone-mu sejenak atau paling tidak kamu bisa men-silent-kannya.


15. Tandai kemajuan kamu

Untuk memudahkan dalam melihat tugas-tugas apa saja yang belum dikerjakan, kamu dapat mencoret atau menandai tugas-tugas yang telah selesai dikerjakan.

Dengan mencoret minimal satu tugas, kamu akan merasa lebih lega dan santai. Selain itu, mencoret satu tugas yang telah dikerjakan percaya tidak percaya dapat memberikanmu rasa percaya diri yang dapat memotivasi diri sendiri untuk melanjutkan penyeselaian tugasmu.


16. Beri “hari libur” untuk diri sendiri
calender: pixabay
Semua penjadwalan kegiatan ini bertujuan untuk membuat diri kita lebih teratur dan dapat memberi diri sendiri “libur”. Sisakan satu atau dua hari (pada akhir pekan) sebagai hari di mana kamu dapat bebas dari jadwal. 
Daripada menunda-nunda pekerjaan yang berakibat sibuk pada akhir pekan, lebih baik kita fokus ketika hari kerja dan santai pada akhir pekan, bukan?

17. Selalu rencanakan waktu kegiatan yang tidak terduga

Meskipun semua hal sudah kamu usahakan untuk terjadwal, akan selalu ada saat dimana muncul kegiatan-kegiatan tak terduga yang harus diselesaikan dengan segera. Kamu dapat memperbaiki daftar secara teratur dan kemudian alokasikan waktu untuk kegiatan tidak terduga tersebut.

Hal terduga seperti mati lampu, laptop rusak, terjebak macet di jalan, dan rapat mendadak akan memakan waktu. Namun, jika dihadapi dengan tenang, kamu akan dapat menemukan solusi alternatif untuk mengatasinya.


18. Jadilah fleksibel

Ketika ada kegiatan tidak terduga yang memang memakan waktu cukup lama sehingga dapat mengacaukan jadwalmu, cobalah menjadi pribadi yang fleksibel. Untuk membiasakan diri dengan manajemen waktu yang efektif, tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat. 

Jika ada pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan tepat waktu karena ada alasan-alasan yang penting, jadikan jadwalmu fleksibel dengan waktu yang ada.


19. Persiapkan hari esok dari malam sebelumnya

Biasakan untuk mempersiapkan hal-hal yang perlu dilakukan besok pada malam sebelumnya. Sebagai contoh, kita dapat mempersiapkan baju yang akan dipakai besok, peralatan yang harus
dibawa, atau bahan-bahan presentasi dari malam sebelumnya. 
Kebiasaan ini akan membuat kita menjadi lebih siap dan tidak terburu-buru pada keesokan harinya. Kita pun jadi dapat mengatur waktu menjadi lebih efisien.

20. Periksa kembali to do list kamu

Tulis dan prioritaskan kembali tugas-tugas kamu secara teratur. Ketika ada tugas baru, tambahkan tugas tersebut di daftar sembari menghapus tugas-tugas yang sudah diselesaikan. Hal ini harus kamu lakukan paling tidak seminggu sekali.


21. Jangan korbankan waktu tidurmu

Sesibuk apapun kamu, usahakan untuk tidak mengambil jatah tidurmu demi mengerjakan tugas. Kurang tidur dapat membuatmu sulit berkonsentrasi sehingga akan merasa kesulitan pada esok harinya. 

Cobalah untuk tetap tidur selama tujuh hingga sembilan jam sehari agar keesokan paginya kamu menjadi lebih segar dan siap untuk melanjutkan pekerjaan. Hal yang harus diingat adalah bahwa tidur cukup itu berbeda dengan tidur lama. Tidur lebih lama dari seharusnya tidak akan membuatmu menjadi lebih semangat ketika bangun, melainkan lemas. 

Selain membuang-buang waktu, tidur terlalu lama juga dapat menghambat pekerjaanmu.

Oleh: Cindy Permadi

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni