Banyak Hal dari Masa Kuliah yang Bisa Bikin Kamu Jadi Dewasa

Setelah memasuki kehidupan perkuliahan, tentu bagi sebagian orang akan mengalami berbagai macam perubahan. Mulai dari status, gaya hidup, nilai sosial yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan lain sebagainya. Begitu juga dengan gelar yang disandang, yang bukan lagi disebut sebagai siswa, tapi menjadi mahasiswa.

Karena udah dipastikan menjadi maha-nya dari para siswa, maka secara langsung juga perkuliahan itu bisa bikin kamu menjadi lebih dewasa. Dewasa dalam bersikap, mengambil keputusan, ataupun menjalankan sesuatu sesuai dengan pola pikir kamu. Nah, pada ulasan kali ini, nilni.com akan ngasih tau beberapa hal dalam perkuliahan yang bisa bikin kamu jadi dewasa.


Mau tau apa aja? Yuk, kita simak bersama-sama!

KKN

KKN yang merupakan singkatan dari Kuliah Kerja Nyata ini ternyata punya kekuatan tersendiri loh untuk merubah seorang mahasiswa menjadi lebih dewasa. Yap, seperti yang kita ketahui bahwa Kuliah Kerja Nyata ini merupakan program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat secara langsung, dengan mengharuskan mahasiswa tinggal di lokasi pengabdiannya yang biasanya ada di desa-desa kecil.

Nah, kesempatan KKN seperti inilah yang dapat membangun pribadi kita menjadi pribadi yang lebih mandiri, dewasa, serta berkepribadian baik sesuai dengan nilai masyarakat yang ada. Di KKN, kamu bakal nemuin berbagai macam tantangan mulai dari komunikasi dengan warga setempat, menjaga hubungan baik dengan pemilik rumah tempat kamu tinggal selama KKN, mandiri mengerjakan segala sesuatunya sendiri dengan segala keterbatasan hidup di desa, dan masih banyak lagi.

Pola pikir kamu pun juga akan tertata dengan sendirinya, apabila kamu menyadari bahwa KKN itu sangat berkesan. Sebagai tanda kamu sudah melalui tahap pendewasaan melalui program KKN, kamu pasti akan bersyukur atas hidup yang kamu jalanin sekarang, dibandingkan dengan posisi kamu ketika menjadi satu dengan warga desa yang hidupnya jauh dari kehidupan kamu yang sebenarnya.

Dari keterbatasan yang kamu temuin itu, kamu juga bisa melatih diri kamu menjadi pribadi yang ikhlas dan peka, yaitu dengan membantu masyarakat desa untuk keluar dari permasalahan pembangunan desanya dan membawa mereka menjadi lebih sejahtera dengan kontribusi ilmu yang udah kamu pelajarin selama kuliah. Keren, kan?


Di  PHPin dosen

Sesibuk apapun dosen, tetep aja mahasiswa yang harus ngertiin. Buat sebagian besar mahasiswa, mungkin udah gak asing lagi dong sama yang namanya di PHPin dosen. Mau bimbingan, udah janjian, tiba-tiba dosen ninggalin kita kayak pacar yang nggak ada kabarnya. Mau masuk kelas atau mau minta tanda tangan, udah ditungguin janjinya jam sekian, dan munculnya jam sekian dan bikin kita udah ngerelain waktu makan siang, tidur siang sampai waktu ngapelin pacar.
Yaaaa, begitulah sekelumit nasib mahasiswa yang harus tangguh kalo mau semuanya berjalan baik aja.
Tapi sebentar! Dengan kesabaran kamu menanti dosen demi masa depan dan target yang udah ada di pikiran dan hati, ternyata juga bisa menumbuhkan sikap dan sifat kedewasaan kamu, loh. Kamu bisa berpikir lebih bijak menghadapi dosen kamu yang ngilang gitu aja.

Kamu bisa melatih kesabaran kamu dan memanfaatkan waktu selama kamu menunggu dengan hal yang lebih bermanfaat di kampus. Selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian, kan?


Sistem belajar yang tergantung diri sendiri


Kedewasaan seseorang setelah menjadi mahasiswa sih paling banyak didasari dari hal ini. Yup, sistem belajar yang tergantung sama diri kamu sendiri. Kuliah tentu banyak bedanya sama sekolah. Jika di sekolah kamu hanya ngikutin alur yang udah ada, tapi di kuliah kamu bisa bebas sebebas- bebasnya nentuin arah tujuan kamu sendiri.

Kematangan dalam berpikir, bertindak dan memutuskan sesuatu yang nantinya akan berpengaruh untuk masa depan, sangat dibutuhkan dalam hal ini. Meskipun cuma belajar, tapi waktu empat tahun untuk nyelesaiin kuliah itu sebentar, lho.
Jadi, manfaatkanlah waktu yang ada
Selagi bisa untuk belajar, jangan sia-siakan waktu untuk hal yang nggak begitu berguna. Disinilah kamu bisa melatih kedewasaan kamu dengan baik, karena masa depanmu bergantung sama dirimu sendiri.


Magang

Bagi beberapa jurusan, ada sebuah istilah yang disebut magang. Magang bisa diartikan dengan menerapkan ilmu jurusan yang dipelajari selama kuliah, ke instansi ataupun komunitas yang terkait atau membutuhkan ilmu kita.

Ya, magang ini semacam belajar kerja. Mulai dari bagaimana beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengetahui bagaimana iklim dan ritme kerja di perusahaan yang membutuhkan jasa kita, bagaimana penerapan ilmu yang kita pelajari selama ini di dunia pekerjaan seutuhnya. Hal tersebut adalah pengalaman yang sangat menarik.

Dari pengalaman magang ini, kamu akan menjadi lebih dewasa karena kamu akan berhadapan dengan orang baru yang ruang lingkupnya bukan lagi mahasiswa. Bahkan, bila kamu mampu mendapatkan kepercayaan dari bos kamu di tempat magang, kamu juga bisa memperluas link kamu ketika menemui klien penting dari perusahaan.
Semakin luas pengalaman, semakin dewasa juga, kan?

Ikut organisasi

Banyak yang bilang, dengan ikut suatu organisasi, pola pikir seorang mahasiswa bisa lebih berkembang dan lebih unggul daripada mereka yang nggak ikut organisasi. Tapi  pada dasarnya, semua itu kembali kepada diri kita sendiri. Gimana kita mau terus belajar dan mencari pengalaman dari berbagai sisi.
Nah, organisasi ataupun komunitas, adalah salah  satu tempat yang paling cocok buat mahasiswa dalam berproses serta menambah pengalaman. Baik di luar kampus ataupun di dalam kampus, kamu bisa mendapatkan banyak teman dari berorganisasi loh!
Semakin banyak teman, tentu semakin banyak keuntungan yang akan kamu dapat. Makin banyak orang yang bisa bantuin atau dimintain tolong saat kamu butuh bantuan. Selain itu, dengan berorganisasi, kamu juga bisa terlatih untuk aktif dalam menyampaikan pendapat, aktif dalam berbagai kegiatan, berpikir kreatif, mengatasi masalah, dan lain sebagainya.


Skripsi

Skripsi. Satu kata ini terkadang bikin semangat, tapi terkadang juga bikin down alias minder. Takut nggak bisa ngerjain dan nyelesaiin tepat waktu, adalah hal yang paling jadi masalah dari skripsi ini. Tapi pada dasarnya, ngerjain skripsi itu gampang. Intinya satu, asal ada niat.
Tinggal pinter-pinternya kamu mengontrol diri sendiri aja, gimana caranya supaya selalu semangat untuk mencapai target.
Cara mengontrol diri supaya selalu bijaksana memanfaatkan waktu buat ngerjain skripsi itu adalah wujud mendewasakan diri. Kamu bisa menentukan dengan bijak kapan kamu harus berpikir keras, kapan harus main, dan kapan harus santai buat menikmati waktu sendiri. Dari skripsi ini juga kamu akan bener diuji.

Mulai dari kerja keras nemuin dan minta persetujuan dosen, minta perijinan penelitian ke instansi atau lembaga yang mau kamu uji, belum lagi masa bimbingan yang harus dilewatin dengan nunggu waktu luang dosen yang kalo dihitung lamanya udah bisa dibuat karaokean berkali-kali.
Dari tantangan tersebut, kamu bisa jadi tambah dewasa dalam menghadapi permasalahan hidup.
Oleh: Intantya Putri

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni