Biar Lancar Teleponan Dengan Cowok Idolamu

Ini khusus buat kamu para cewek yang sedang naksir sama cowok keren di sekolah, tempat kerja atau tongkrongan. Sebagai cewek normal kebanyakan, kamu mungkin terlalu malu untuk menyapanya secara langsung. Atau, takut di ‘cie cie’ in teman-temanmu. Lebih gawat lagi mungkin dia akan cuek dengan apa yang kamu lakukan dan tetap memancarkan aura coolnya yang membuat jantungmu berdesir.

Mungkin juga kamu seorang yang menganut paham konservatif, “gengsi dong kalau cewek nyapa cowok duluan!” Hmm, memangnya apa salahnya? Toh kamu benar-benar menginginkannya. Tiap malam kamu memikirkannya dan hanya bisa panas dingin ketika ia lewat di depanmu. Kamu Cuma bisa menikmati sendiri ketegangan dan perasaanmu.

Akhirnya kamu memberanikan diri menyapanya melalui telepon. Hanya ingin mendengar suaranya lalu mengobrol beberapa hal. Mungkin hanya itu cara menyapanya tanpa kamu harus merasa malu, karena ini hanya soal kalian berdua. 
calling: pixabay
Jika kamu terlalu takut atau gugup untuk melakukannya, tips di bawah ini bisa kamu ikuti saat menelpon cowok idolamu!


1. Cari topik yang akan dibahas

Sebelum menelepon, pikirkan apa yang akan kalian bicarakan. Apa yang dia suka? Apakah ada sesuatu yang sedang kalian lakukan bersama? Atau ada informasi yang dia harus ketahui? Ada baiknya kamu sedikit terorganisir dengan menuliskan topik-topik yang akan kalian bicarakan. 

Ingat kamu sedang menghadapi makhluk yang selalu berhasil membuatmu terdiam terpaku, persiapkan cukup amunisi agar tidak mati gaya. Satu lagi, jangan bacakan daftar topik yang kamu tuliskan layaknya sebuah naskah. Biarkan obrolan kalian mengalir dan biarkan semuanya terasa spontan dan santai.


2. Tekan nomor teleponnya

Ada baiknya kamu tenangkan dirimu terlebih dahulu sebelum menelponnya. Ambil nafas perlahan-lahan dan teratur, lalu pejamkan mata. Penuhi kepalamu dengan sugesti positif bahwa pembicaraan kalian akan menyenangkan atau semacamnya.

Katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu cewek yang cantik dengan kepribadian yang menarik. Setelah kamu merasa cukup tenang dan pede, barulah tekan nomor teleponnya. Tetap tenang dan jangan sampai nada sambung atau i-ring miliknya mengintimidasimu. 

Jangan pernah menelponnya jika kamu tidak punya sesuatu untuk dibicarakan. Kamu hanya akan mengganggu waktunya dan dicap sebagai cewek yang menyebalkan. Jangan panik, jangan tutup telepon saat nada sambung terdengar kecuali ia tidak mengangkat teleponnya.


3. Jangan panik jika yang mengangkat bukan dia

Ketika seseorang menjawab teleponmu dan bukan cowok yang kamu taksir, minta padanya untuk menyambungkannya pada cowok tersebut. Pastikan kamu memintanya dengan sopan dan jangan gugup, jika tidak ingin suaramu terdengar gemetar.

Kamu:  “Halo, saya …(namamu.. . Apakah saya bisa bicara dengan …(nama cowok yang kamu taksir)?


4. Jangan tanyakan lagi apa? 

Ketika ia menjawab "Hi" atau "halo" jangan langsung mulai dengan kata seperti, “kamu lagi apa?”. Mulailah dengan "Hei apa kabar?" ... atau hal-hal semacamnya. Karena kalimat "kamu lagi apa?" akan mudah ditebak oleh cowok bahwa kamu ingin mendekatinya.


5. Hindari menanyakan pertanyaan basi 

Seperti contohnya apa warna favoritnya, apa makanan favoritmu?  Ini adalah jenis pertanyaan yang benar-benar umum dan dianggap ‘nggak banget’ bagi sebagian orang.

Cobalah untuk sedikit lebih inovatif dan menarik. Jika benar-benar ingin tahu karena beberapa alasan, kamu bisa menanyakannya dengan cara yang berbeda, misalnya: “aku sering lihat kamu pakai jaket hitam ke sekolah, suka warna hitam ya?”


6. Masuk dalam percakapan 
people talking: pixabay
Coba tanyakan padanya hal-hal yang berhubungan dengan sekolah atau pekerjaan. Mungkin ini akan jadi bahan pembicaraan yang menarik karena kalian sama-sama mengalaminya.

Setelah kamu masuk ke percakapan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan kecuali jika tanpa sadar telah menghinanya. Meski kamu tidak bermaksud seperti itu. Jangan membicarakan hal-hal yang benar-benar penting atau mendalam sampai kamu merasa nyaman dengannya.
Cara berpikir orang berbeda-beda, jadi tetap hati-hati dalam berbicara.

7. Cari alasan yang baik untuk meneleponnya
Tanyakan kepadanya soal pekerjaan rumah, tugas atau apapun jika ia ingin melakukan sesuatu. Pastikan alasanmu bukan alasan bodoh karena orang-orang membencinya.


9. Tinggalkan pesan

Jika kamu mendengar mesin penjawab dari telepon genggamnya, cobalah tinggalkan pesan yang sejuk dan lucu. Pria mungkin berpikir hal tersebut menyenangkan dan akan menghubungimu kembali.

Jika ini tidak berhasil, jangan khawatir. Kau wanita independen yang kuat dan mungkin belum memerlukan seorang pria di sampingmu.


10. Bermain game 

Kamu mungkin bisa bermain 20 pertanyaan dengan saling mengajukan pertanyaan. Dengan begitu kamu bisa tertawa bersamanya atau mungkin lebih mengenalnya. Kalian juga akan terlibat dalam hubungan yang lebih nyaman dan tidak akan ada lagi kecanggunggan satu sama lainnya.
Ingatlah untuk menjadi menyenangkan dan santai ketika sedang berbicara dengannya! Lempar joke-joke lucu atau berikan pertanyaan yang mengarahkannya pada nostalgia masa lalu.
Sering terjadi “jeda canggung” di tengah obrolan kalian. Penyebabnya mungkin karena ada lawakan yang garing atau salah satu dari kalian, terutama kamu mengatakan hal yang seharusnya tidak dikatakan. Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah mengatakan “eh sori, tunggu sebentar ya?” Ia akan berpikir kamu benar-benar melakukan sesuatu. 

Manfaatkanlah jeda itu untuk memikirkan cara membuat percakapan kalian kembali menyenangkan. Mulailah bicara kembali dan kamu sudah lebih siap sekarang.


11. Akhiri telepone

Katakan padanya di akhir pembicaraan bahwa kamu menikmati percakapan bersamanya. Tanyakan kemungkinan apakah kalian bisa melakukannya lagi lain kali.
Jangan bicara terlalu lama.
phone: pixabay
Hal-hal yang dilarang jika kamu tidak ingin dia menjauhimu

  • Jangan merendahkan diri sendiri karena kamu ingin dia mengatakan hal-hal baik tentangmu atau semacamnya. Itu menyebalkan baginya. Fokuslah hanya pada pembicaraan yang menarik dan menyenangkan

  • Jujur. Hubungan yang didasari kebohongan tidak akan menyebabkan kepuasan emosional bagi salah satu pihak.

  • Jangan panggil dia lebih dari 2-3 kali sehari jika kalianhanya berteman. Jika kamu hanya kenalan, gunakan aturan 3 hari: telpon ia sekali dalam 3 hari, jangan lebih.

  • Jangan membuat pola untuk menelponnya hanya dalam waktu atau hari tertentu. Dia akan menyadarinya dan berpikir kamu aneh.

  • Jika kamu merasa terlalu gugup, dan nada bicaramu jadi sedikit gemetar jujurlah padanya. Katakan saja bahwa kamu sedang gugup karena tidak biasanya kamu meluangkan waktu untuk menelpon seorang cowok. Mungkin dengan begitu ia akan merasa istimewa.
  • Jangan telepon sambil makan, bernafas berat juga usahakan untuk tidak bicara dengan orang di sekitarmu selama menelponnya. 

  • Ingat anak laki-laki biasanya tidak menyadari jika mereka tidak tahu, jadi jangan pamer. Cowok-cowok benci tukang pamer, karena biasanya mereka tidak mau kalah.
Jika kamu terlalu gugup hingga tanganmu berkeringat, keringkan dengan handuk terlebih dahulu. Tangan yang basah kemungkinan besar menyebabkan ponselmu licin dan kamu bisa menjatuhkannya. Menjatuhkan telepon ditengah panggilan berarti menghancurkan segalanya.

Oleh: Satrio Rizki Dharma

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni