Cara Berkomunikasi yang Baik dengan Orang lain

Komunikasi dapat diartikan sebagai interaksi yang menggunakan media bahasa dengan satu orang atau lebih. Untuk berkomunikasi dengan baik kepada seseorang  membutuhkan latihan, tapi hal itu tidak sesulit seperti yang kamu bayangkan.

Komunikasi hampir dilakukan manusia setiap hari, entah itu di sebuah pesta makan malam, sekolah, atau melalui telepon dengan siapapun. Percakapan yang serius dimulai ketika dua orang atau lebih berada dalam satu tempat dan tema yang sama.

Dalam percakapan yang serius, seseorang terebut telah merasa nyaman dengan obrolan yang dibahas. Dalam latihan berkomunikasi, kamu dapat mempraktekannya dengan orang terdekat, atau bisa juga mempraktekan didepan cermin kamu.

Teori dalam berkomunikasi umumnya hanya sebagai pedoman, keberhasilan di tentukan dengan seberapa sering kamu mempraktekannya dengan orang lain. jika kamu sering praktek, kamu akan dengan mudah untuk berbicara secara baik dengan siapapun lawan bicara kamu.


Pixabay

So..simak tips-tips untuk mempermudah kamu dalam belajar berkomunikasi dengan orang lain. ingat, bahwa kesuksesan berawal dari tindakan, bukan hanya membaca teori ...!!!

Tips yang pertama : Cari tahu beberapa hal tentang lawan bicara kamu sebelum kamu melakukan percakapan.  

Facebook dan Twitter profil dapat menjadi sumber informasi yang baik. Kamu dapat menjadikan bahan bicara segala informasi yang kamu peroleh,  asalkan kamu berhati-hati dalam penyamaranmu sebagai penguntit. Namun demikian jagan membicarakan informasi yang terlalu pribadi.
Tips yang kedua :
Kamu perlu memancing dengan pertanyaan yang memungkinkan lawan bicara kamu menjawab secara panjang lebar mengenai dirinya. Contoh : “hari ini kamu pengen nglakuin apa sih ?”. simple kan, hal itu akan membuat orang berfikir bahwa kamu simpati terhadap orang tersebut.
Ajukan pertanyaan untuk klarifikasi. Jika lawan bicara kamu sedang berbicara tentang suatu pekerjaan atau kegiatan yang membuat kamu tidak mengerti, hal tersebut memberi kesempatan kamu untuk belajar lebih banyak.

Pastikan bahwa kamu sangat antusias dengan topik yang dibahas. Menjaga kontak mata dan mengangguk kepala atau sisipkan komentar seperti, "Itu menarik."

Jika suasana mulai “garing”, ajukan pertanyaan yang lebih umum, kemudian gesture kenyamanan lawan bicara kamu. Jika pasangan kamu seperti  bersedia untuk menyambut pembicaraan, maka maka kamu dapat mengajukan beberapa pertanyaan yang lebih pribadi.

Kamu juga dapat membicarakan topik besar yang membuat lawan bicara kamu ingin berdiskusi. Misalnya, kamu bisa berbagi cerita lucu yang akan mengingatkan lawan bicara kamu dengan hal yang pernah terjadi di hidupnya. Kamu juga bisa berbagi pikiran kamu tentang sesuatu dan menginspirasi lawan bicara kamu untuk merespon.

Kamu juga bisa mengajak diskusi lawan bicara kamu dengan pancingan sebuah komentar mengenai peristiwa terbaru yang sedang terjadi.



Tips yang ketiga, mendengarkan secara aktif.

Fokuskan dirimu pada percakapan lawan bicara kamu. Jangan sibuk sendiri dengan melakukan hal-hal yang tidak penting. Bukan hanya kamu akan ketinggalan topik pembicaraan, tapi kamu juga akan lupa apa yang ingin kamu katakan.

Mengutip kembali apa yang kamu dengar dari apa yang lawan bicara kamu katakan. Hal ini menunjukkan penghormatan terhadap lawan bicara kamu dan memberikan dia kesempatan untuk memperbaiki pemahaman kamu, jika kamu salah faham




Tips yang keempat, jangan egois..!!!

Tipe lawan bicaramu mungkin berbeda-beda. ada yang lebih suka mendengar ada pula yang lebih suka didengar. Untuk tipe lawan bicara yang lebih suka didengar, kamu harus menjauhkan diri dari ego untuk lebih ingin didengar oleh lawan bicaramu. Salah-salah lawan bicaramu akan merasa tidak nyaman dan kemudian jenuh untuk berbicara denganmu.

Tips yang kelima : Katakan opini kamu dengan sopan tanpa menyinggung perasaan lawan bicara kamu. 


Hal ini berlaku terutama jika kamu merasa tidak setuju dengan opini lawan bicara kamu. Karena jika kamu menyampaikan pendapat dengan emosi, dikawatirkan akan menimbulkan pertengkaran atau bahkan keributan

    Ingatlah tips dibawah ini:

Akui bila kamu punya kesamaan sebelum menyetujui, dan cobalah untuk menghilangkan kata "tapi" dari pernyataan kamu. Sebaliknya, cobalah menggantinya dengan kata "dan.".

Tips yang keenam, Berikan jeda saat kamu sedang terlibat obrolan dengan lawan bicara kamu. 

Hal tersebut akan memancing untuk membicarakan topik oborlan yang baru. Kamu bisa minum atau makan cemilan saat jeda obrolan itu berlangsung.

Tips yang ketujuh, pahami mana yang patut dan tidak untuk dibicarakan. 

Manusia adalah makhluk sosial. Mereka tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. saat hidup bermasyarakat, kamu pasti sudah pernah mengenal norma-norma atau etika bergaul dengan masyarakat. Ada begitu banyak etika yang orang lain merasa bahwa itu tidak umum untuk dibicarakan, tapi menurut kamu itu lazim. 

Kamu harus menghormati lawan bicara  kamu yang tidak sependapat dengan pikiran kamu. Masih banyak topik lain yang bisa kamu obrolin tanpa menyangkut ha-hal yang dia anggap tidak patut untuk dibicarakan.

Rata-rata seseorang menganggap membahas masalah agama dan politik itu umumnya bagus. Jika kamu pikir kamu dapat berdiskusi dengan seseorang tanpa membuat lawan bicara  terancam oleh keyakinan kamu, go for it!

Cinta adalah topik sensitif lainnya dalam pembicaraan kamu dengan lawan bicaramu. Jangan mencampuri kehidupan orang lain dengan mencoba membahas topik percintaan dengan lawan bicara kamu. Jika kamu membahas topik percintaan, kemungkinan lawan bicara kamu akan berfikir kamu menyukainya. Jika lawan bicara

Katakan “mungkin itu bukan topik yang bagus deh” kemudian meminta maaflah dan ajak lawan bicara kamu pindah ke topik lain.

Tips kedelapan, ceritakan kisah lucu. Cerita lucu adalah bumbu kehidupan. 

Cerita lucu yang bersumber dari realita kehidupan sehari-hari mungkin lebih menarik. Dalam menceritakan kisah yang lucu, berbicaralah perlahan kepada lawan bicara kamu. Biarkanlah lawan bicara kamu memahami dan mencerna setiap kalimat yang kamu sampaikan. Berikanlah efek dramatis dengan mengatur dinamika suara kamu saat bercerita dengan lawan bicara kamu.

Buatlah lawan bicara kamu menjadi terpesona.

Tips kesembilan, Dalam keadaan darurat, ketika kamu merasa canggung saat berbicara dengan lawan bicara kamu, kamu bisa memanfaatkan kecanggungan kamu sebagai topik obrolan.

Ceritakan sebagai humor segar ditengah-tengah kecanggungan yang menyebalkan. Contohnya :
"duh... aku canggung banget ngobrol sama kamu, berasa ngobrol bareng artis terkenal" kemudian tambahkan tawa renyah di akhir kalimat tersebut.

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni