Cara Berteman dengan si Introvert

Dalam perkumpulan manapun, kamu pasti akan menemui sosok yang tertutup, pendiam, atau yang biasa dikenal dengan istilah ‘introvert’. Pada dasarnya, sosok pendiam atau introvert ini bukan berarti pemalu dan males bergaul, loh. Bukan berarti juga kepasifannya dalam berbicara itu mengartikan bahwa dia tidak menyukai orang – orang disekelilingnya.

Mereka yang introvert biasanya memang memiliki cara sendiri untuk bersosialisasi, dengan sedikit berbicara dan sedikit bertindak. Namun disisi lain, sosok introvert adalah sosok yang cenderung pemikir, baik terkait dengan apa yang direncanakannya ataupun tentang kreativitasnya.

Tapi, sadar nggak sih kalau kamu suka mengalami kesulitan untuk mendekati atau bergaul dengan anak pendiam alias introvert itu? Kadang, diajak ngomong kayak susah nyambung, tanggepannya Cuma singkat, dan lain-lain. Tapi, di sisi lain, kita juga mau berteman sama mereka. Gimana, dong?

Pada ulasan kali ini, nilni.com akan memberikan tips-tips gimana caranya agar kamu bisa berteman dekat dengan si pendiam. Yuk, kita simak tips-tipsnya!

1. Ngopi bareng atau makan malam bareng
people: pixabay
Ajaklah si pendiam itu keluar bersama saat malam hari, dimana biasanya orang – orang memiliki waktu  luang. Ajak ia sekedar pergi ke kedai kopi ataupun makan malam bersama. Jangan takut untuk memulai pembicaraan terlebih dahulu. 

Pancing dengan pertanyaan agar si pendiam mau bersuara dan turut menikmati obrolan kalian. Pada dasarnya, orang tipe introvert ini menyukai percakapan – percakapan santai seperti sambil ngopi bareng atau pun makan malam bersama. 
Namun yang perlu diingat, mereka tidak menyukai obrolan yang cenderung mengarah pada basa basi.

2. Tanyakan kabar

Tiap kali kamu berpapasan dengan si pendiam, jangan lupa tanyakan kabarnya. Baik sebentar maupun lama, usahakan untuk menanyakan bagaimana kabar ataupun kelanjutan hidupnya beberapa waktu ke depan.

Tanyakan sekedar ‘bagaimana kuliahmu?’, ‘apa kabar bisnismu?’ dan lain sebagainya untuk memastikan hubungan kamu dengan dia bisa terus terjalin. Tapi ingat, kamu harus memakluminya apabila ia menjawabnya dengan singkat dan padat. 


3. Sering menghubungi via telepon atau chatting

Orang yang introvert cenderung kurang suka berbicara dengan bertatap muka langsung. Nah, kalau kamu pengen banget deket dengan orang introvert, salah satu caranya adalah menghubungi mereka lewat kemajuan teknologi yang ada seperti melalui telepon, sms, atau pun chatting melalui media sosial lainnya. 
Biasanya, mereka yang introvert cenderung lebih terbuka saat kamu menyapanya lewat perantara media.

4. Jangan putus asa bila diabaikan
Berteman dengan tulus, tentu tidak mengenal kata putus asa, dong. Yup, apabila kamu mencoba menghubungi ataupun menyapa si pendiam, kemudian si pendiam mengabaikanmu begitu saja, jangan patah semangat! 

Pada dasarnya, mereka ingin membalas sapaan kamu, tetapi ada kalanya mereka merasa bahwa mental mereka tidak siap untuk terlibat dalam sebuah percakapan dengan kamu. Terlihatnya sih memang jadi kayak nggak mau berbicara sama kita, ya..


5. Dengarkan dan bantu dia berbicara
walking: pixabay
Apapun tanggapan si pendiam mengenai obrolan yang kamu mulai, dengarkan! Sepatah dua patah kata sekalipun, ketika dia berbicara dan mengalami kesulitan dalam mengutarakan sesuatu, maka bantulah dia. 

Pancing terus si pendiam agar mau mengeluarkan banyak kata dan menemukan kenyamanan untuk bercerita denganmu. Kenyamanan adalah kunci utama yang dapat mengubah segalanya. Apabila kenyamanan sudah ditemui satu sama lain, si introvert pun tidak lagi akan merasa malu ataupun sungkan untuk memulai obrolan dengan kamu.


6. Tenang dan percaya

Kebanyakan orang dengan tipe pendiam atau introvert, berpikir dengan  tenang dan santai. Apapun yang kamu bicarakan dengan mereka, akan disimpan baik-baik dan mereka akan tutup mulut. 

Ya, untuk memulai pertemanan khususnya dengan orang tipe seperti ini, kepercayaan juga perlu kamu bangun. Dengan memberikan kepercayaan kepada si introvert, ia pun akan  merasa dihargai dan tergugah untuk menerima pertemanan kamu dengan baik.


7. Jangan terlalu cepat memasuki kehidupannya

Kepribadian dengan tipe introvert biasanya tidak terlalu suka kehidupannya sering diganggu. Janganlah terlalu lancang untuk memasuki kehidupannya seperti sering main ke rumah atau kamarnya, mengajaknya berangkat ke kampus bersama, dan lain sebagainya.

Di sisi lain ia hanya mengiyakan dan diam, namun di sisi itu pula lah  ia memendam perasaan tidak nyaman karena hidupnya merasa terusik dengan keberadaan kamu yang terlalu sering. 
Tetapkan porsi kapan harus ada untuk dia sebagai teman, dan kapan harus menghargai kepribadiannya yang tertutup dan senang menyendiri itu.

8. Selalu beri waktu mereka untuk berpikir
worried: pixabay
Apa bila kamu menawarkan sesuatu kepada si introvert kemudian mereka tidak lantas langsung menjawabnya, ada baiknya kamu memberi waktu mereka untuk berpikir. Ya, mereka si pemilik kepribadian introvert memang membutuhkan banyak waktu untuk berpikir sebelum memutuskan sesuatu. 

Terlebih lagi, mereka lebih senang mengutarakan keputusannya itu secara tidak langsung, seperti melalui tulisan dan lain sebagainya, ketimbang harus bertatap muka dan berbicara langsung dengan kamu.


9. Lihat sisi lain dari sifat pendiamnya

Jangan melihat seseorang dari satu sisi saja. Di luar kepribadiannya yang pendiam, pemikir dan jarang berbicara, kamu harus menemukan sisi lain dari dirinya. Ya, temukan sifat serunya yang justru terkadang bisa bertingkah konyol dan humoris. Pasti ada. 

Dekati si introvert secara perlahan, buat mereka nyaman berteman dengan kamu, dan pastikan kamu tidak menutupi kepribadianmu sedikitpun. Adanya keterbukaan tersebut menjadikan si introvert merasa percaya untuk bisa berteman dekat dengan kamu, sehingga tidak ada lagi yang ditutup-tutupi, termasuk tingkah konyolnya sekalipun.


10. Jagalah perasaan dan ikatan emosional

Seseorang yang memiliki kepribadian introvert, cenderung memendam segala sesuatunya sendiri, terlebih lagi apabila ada masalah. Untuk itu, ketika kamu berteman dengan pribadi yang introvert, ada baiknya kamu benar-benar membangun dan memelihara keterbukaan dan kepercayaan satu sama lain. 
Selalu berhati-hati dalam berbicara karena biasanya mereka termasuk orang yang mudah tersinggung. Teruslah menjaga ikatan emosional dan batin masing-masing, agar tidak tercipta perseteruan yang bisa memecah pertemanan kamu.

11. Lakukan komunikasi secara intens, tapi jangan mengganggu

Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa pribadi yang introvert cenderung lebih suka menulis dibandingkan berbicara. Ya, dengan clue tersebut, kamu bisa menyapa dan menjalin komunikasi dengan si introvert dengan menggunakan social media.

Meskipun hanya sekedar teks saja, tapi yakin deh, bahwa sapaan kamu melalui media tersebut akan membuat dia senang. Ia akan merasa diperhatikan, dianggap sebagai teman dan dihargai oleh kamu. Hal-hal seperti ini akan menjadi awal mula kenyamanan terbentuk dalam pertemanan kamu dan dia. 
Ups, tapi kamu juga perlu ingat, bahwa sapaan kamu yang niatnya baik dan pengen deket itu juga harus diatur supaya si introvert tidak merasa terganggu. Yup, salah waktu dan keseringan chatting, bisa mengganggu dia dan akhirnya dia sulit untuk terbuka sama kamu karena merasa terganggu.

Jadi, pintarlah kamu menempatkan diri aja. Hmm, terlihatnya memang kita yang banyak mengalah, ya. Tapi, semua demi pertemanan yang baik, bukan?

Oleh: Intantya Putri

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni