Cara Menjadi Tutor yang Baik

Kerjaan sebagai tutor ataupun guru bukanlah kerjaan yang mudah. Mengajar orang lain mempunyai kesulitan tersendiri. Kalau yang diajar mudah mengerti tentu tidak akan menjadi kesulitan, tapi akan sangat menyulitkan apabila yang diajar susah mengerti dan bandel, itu akan membuat kamu stres sebagai tutor. 

Tugas sebagai tutor butuh kemampuan emosional yang baik dan mampu mengatasi setiap masalah. Menjadi seorang tutor memiliki tanggungjawab moral tersendiri terhadap para siswanya. Jika kamu sedang mencoba kerja sampingan sebagai seorang tutor, maka cara berikut bisa kamu simak untuk menjadi tutor yang baik.


1. Menyenangkan, tapi tegas 
teaching: pixabay
Usahakan menjadi totur yang menyenangkan. Setiap siswa menyukai seorang totur yang mampu membawa suasana belajar menjadi menyenangkan. Jadilah se-menyenangkan mungkin untuk membuat mereka nyaman belajar bersamamu. 

Jadikan posisimu sebagai teman belajar bagi mereka bukan sebagai guru yang harus menggurui. Biarkan mereka mengembangkan potensinya sendiri. Akan tetapi, kamu harus menjadi tutor yang tetap tegas. Buat mereka disiplin dan mengerjakan tugas dengan baik. Tegas dibutuhkan agar tujuan yang mereka ingin capai dapat terwujud. 
Tegas bukan berarti galak ya, berikan suasana belajar yang kondusif.Dalam membuat belajar menyenangkan, lakukan cara-cara pendekatan seperti membuat permainan 
atau tebak-tebakan demi menguasai materi.

2. Berikan istirahat siswa kepada siswamu

Belajar terus menerus tidaklah efisien. Apabila kamu berpikir menghabiskan sepanjang waktu untuk mengajar siswamu, maka renungkan kembali rencana tersebut. Apapun itu kamu tidak sedang menjadi tutor dari seorang robot. Dalam proses belajar, siswamu akan mengalami kejenuhan dan cenderung tidak fokus menyimak apa yang kamu sampaikan. 
Cobalah untuk menjadi totur yang peka terhadap kondisi siswamu.
Beri mereka waktu istirahat untuk beberapa menit. Istirahat tidak harus lebih dari 5 menit. Ketika mereka bekerja untuk waktu yang lama, hal yang terjadi adalah kejenuhan dan kehilangan fokus. 

Jaga kondisi psikis mereka. Dengan istrihat minimal merenggangkan otot, kemudian kembali belajar akan membuat mereka fokus dengan baik. Saat mereka sudah mampu fokus, kamu pun akan lebih mudah menyampaikan pelajaran yang harus disampaikan.


3. Jangan paksa mereka melakukan pekerjaan yang terlalu sulit 
smurf: pixabay
Sekali lagi, pahami kondisi siswamu. Setiap kisaran usia memilki ciri khasnya masing-masing. Kamu harus menyadari dan jeli dalam bersikap. Jangan terlalu keras pada mereka, karena kecenderungan manusia tidak suka di paksa apalagi diperlakukan dengan keras.

Apabila mereka berada di kelas satu, maka jangan berharap bahwa mereka akan mengetahui akar kuadrat, atau aljabar. Lakukan hal-hal yang lebih sederhana secara konsisten, seperti menambahkan dan mengurangkan, mengalikan atau membagi dan sampai mereka menguasainya. 
Ajarkan siswamu hal-hal yang mereka harus tahu di tingkat kelas mereka. 
Berhenti untuk memaksakan mereka mengerjakan tugas atau menyelesaikan masalah yang tidak berada pada tingkatan berpikir mereka saat ini. Jika kamu berpikir untuk memotivasi mereka dengan menguji kemampuan diatas batas kelas mereka, maka lakukan pada beberapa anak saja yang dianggap mampu, karena setiap anak memiliki tingkat pemahamannya masing-masing.


4. Berbuat adil 

Berlaku adil adalah sikap yang harus kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjadi seorang tutor. Adillah terhadap dirimu sendiri, orang lain dan lingkungan. Jangan berteriak pada siswa jika mereka melakukan kesalahan.
Sayangi mereka dan hadapi dengan sabar. Semua murid tidak suka pabila di bentak atau diteriaki. Saat mereka berbuat salah, jangan sudutkan. 
Budayakan untuk mengajarkan cara menyelesaikan masalah dengan baik. Ajak mereka duduk bersama dan bicarakan apabila mereka salah. Kalau memang mereka harus dihukum berilah hukuman yang mendidik dan membuatnya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
Perlakukan mereka dengan sopan dan baik. Anak berbuat salah, itu hal yang wajar.
Jangan membuat aturan terbatas, seperti mendapatkan penahanan untuk membuat kesalahan kecil. Ini tidak adil dan menghilangkan keinginan untuk belajar. Bersikaplah toleran jika mereka melakukan kesalahan kecil, seperti lupa untuk menempatkan kata dalam sebuah kalimat. Hanya menulis di atas kertas mereka jangan lupa periode waktu berikutnya. 

Namun, perkuat aturan disiplin dan pastikan bahwa siswa kamu tidak melewati batas-batas. Selama adil dan menyenangkan, maka kamu akan menjadi guru yang baik.


5. Mengajarlah dengan penuh semangat
child: pixabay
Semangat! Ya, kata ini kamu perlukan setiap harinya dalam menjalani tugasmu sebagai tutor. Jadilah penyemangat bagi para siswamu. Bawa kondisi yang positif, jangan memperlihatkan wajah lesu ataupun lelah. 

Berikan yang terbaik untuk mengajar mereka setiap harinya. Dengan memiliki semangat yang hebat, kamu tidak akan mudah merasa lelah. Siswa pun akan ikut bersemangat di dalam kelas jika gurunya juga bersemangat. Bersemangatlah dan semangati siswamu.


6. Jangan mengeluh

Sedari dini ajari para siswa dengan akhlak yang baik. Menjadi seorang tutor tidak hanya bertanggungjawab akan kemampuan intelektualnya saja tapi juga kepada akhlaknya. 
Tentu kamu pernah mendengar kalimat yang pernah di lontarkan ketua KPK bahwa “negara ini tidak kekurangan orang pintar, negara ini kekurangan orang baik”. Yups, bina muridmu menjadi orang pintar yang berakhlak.
Sebisa mungkin jangan biasakan untuk mengeluarkan keluh kesahmu dihadapan mereka. Tampillah kuat dan tersenyum. Mereka membutuhkanmu sebagai motivator mereka. Jika kamu mengeluh, maka mereka akan mengikuti untuk ikut mengeluh. Berikan motivasi dan biasakan mengeluarkan kalimat yang menyemangati mereka. Itulah yang mereka butuhkan dari sosokmu.

Menjadi tutor yang baik memang tidak mudah. Terlepas kamu sebagai manusia biasa yang juga memiliki kekurangan. Tak ada paksaan untuk menjadi tutor yang sempurna, tapi kamu hanya perlu menjadi tutor yang baik bagi mereka. Tetap semangat.

Oleh: Andi Rosita Dewi

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni