Cara Menyusun Budget untuk Traveling

Ketika kamu menonton televisi hari ini, dan sedang menayangkan destinasi liburan yang menarik, mungkin kamu tertarik ingin mengunjunginya bukan? Ketika televisi menanyangkan betapa romantisnya Bali, atau betapa indahnya Raja Ampat, mungkin kamu ingin segera berlibur kesana.

Atau mungkin kamu memiliki impian ke destinasi liburanmu yang lain? Kamu bisa menabung anggaranmu mulai dari sekarang. Jangan hanya membuang-bunag uangmu untuk jajan di luar sana yang tidak penting.

Bila kamu masih mengikuti gaya hidupmu yang boros, terus kapan donk kamu bisa berlibur ke tempat wisata yang kamu impi-impikan selama ini?  Uang tidak turun dari langit seperti hujan sob.

Tanpa keringat, kamu nggak bisa apa-apa. Artinya, kalau kamu menginginkan segala sesuatu, pasti ada usaha donk ya? Sama seperti bila kamu ingin berlibur jalan-jalan ke tempat wisata. Katakanlah kamu ingin ke luar negeri, tentunya dana yang kamu perlukan sangat banyak bukan?

Entah kamu harus mengurus visa, memikirkan akan tinggal di mana, bagaimana gaya hidup di sana, dan masih banyak lagi.

Beda cerita bila kamu hanya ingin pergi jalan-jalan keliling komplek rumahmu. Yang kamu butuhkan hanya kakimu yang kuat bukan? Tak perlu bersusah payah ngeluarin kocek bukan?

Sebenarnya yang terpenting bukanlah akan di mana kamu berlibur dan jalan-jalan, tapi dana yang harus kamu keluarkan berapa ketika kamu sedang berlibur. 2 juat? 5 juta? 10 juta? Atau bahkan lebih? Lumayan banyak kan kalau dihitung-hitung? Mungkin tidak sepadan dengan penghasilanmu tiap bulannya.

Tapi apa salahnya sih untuk mengumpulkan dana untuk liburan impianmu? Tidakkah kamu merasa jenuh dengan semua pekerjaanmu? Bohong bila kamu tidak menginginkan liburan. Iya kan? Bahkan terkadang kamu merasa iri ketika melihat bosmu pulang dari liburannya di Singapura bukan?

Mungkin kamu sudah menabung untuk berlibur sesuai dengan impianmu. Tapi tetap saja tidak mencukupi. Mungkin ada yang salah dengan system keuanganmu sehingga uang yang selama ini kamu kumpulkan tidak bisa mencukupi biaya liburanmu. Sepertinya kamu membutuhkan langkah-langkah berikut untuk mewujudkan liburan impianmu.

Via Pixabay

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah, pastikan bahwa kamu memiliki penghasilan yang tetap

Pastikan bahwa kamu bukanlah seorang pelajar yang masih meminta uang kepada orang tuamu. Akan sulit bila kamu masih meminta orang tuamu. Karena kamu pasti akan menggunkannya untuk kebutuhanmu yang lebih penting bukan?

Bila kamu seorang pengusaha, atau orang yang memiliki pendapatan yang pasti, kamu harus tahu betul pengeluaranmu perbulan. Jangan-jangan kamu tidak mengetahui pengeluaranmu perbulan?

Ingat, kamu harus mencatat detail pengeluaranmu setiap harinya sob. Setiap struk, setiap nota, kamu harus mencatatnya di buku pengeluaranmu. Kamu harus memiliki buku khusus untuk mencatat semua uang yang kamu keluarkan dan yang pasti mencatat penghasilanmu agar mengetahui berapa uang yang bisa kamu sisihkan dalam waktu sebulan.

Bila kamu belum memilikinya, maka lakukan dari sekarang, mulailah mengumpulkan semua nota dan struk pembelianmu.


Selanjutnya, kamu harus memiliki “spending plan”

Apa itu spending plan? Spending plan bila diartikan adalah rencana belanja. Berbarti, kamu harus merencanakan apa saja yang akan kamu beli atau kamu lakukan sehingga membuat uangmu keluar dari kantongmu untuk sebulan ke depan. Dalam hal ini, kamu harus pintar-pintar menggunakan daya ramalmu.

Kamu harus dengan teliti membuat rencana belanjamu untuk bulan depan. Tapi hal yang harus lakukan sebelumnya adalah mencatat semua pengeluaran dan pendapatanmu dalam sebuah buku.

Seperti pada langkah pertama. Dari catatanmu tersebut, kamu bisa memprediksi apa saja yang membuat uangmu keluar dari tempatnya. Mungkin hal-hal yang pokok terlebih dahulu yang harus kamu pikirkan. Seperti perlengkapan mandi, atau beras yang sudah semakin menipis, atau sayur sayuran yang semakin habis, atau kebutuhan pokokmu yang lain bila kamu sudah berkeluarga.

Bila belum, mungkin akan lebih mudah bagimu, karena biasanya kamu hanya memikirkan kebutuhan pribadimu. Setelah semua kebutuhan pokokmu, bisa dibilang kebutuhan bulanan yang sama sekali tidak bisa ditinggalkan sudah kamu catat, sekarang saatnya kamu meramalkan bulan depan apa lagi yang akan kamu rencanakan untuk membelanjakan uangmu.

Katakanlah kamu ingin mengganti gadgetmu, atau ingin menservis mobilmu, pasti butuh uang ekstra bukan? Kamu harus mencatatnya bukan dengan harga sekarang. Jaga-jaga bila harganya naik. Pemerintah tidak mau tahu kalau kamu punya rencana liburan dan ingin menabung karenanya bukan? Jadi buatlah dengan harga yang lebih sedikit.

Oh iya, sebelum kamu selesai dengan spending plan kamu, kamu sebelumnya harus membuat pos-pos dalam amplop. Jadi sebelumnya, kamu harus memiliki dompet atau tempat dengan banyak kantong, sehingga kamu bisa menempatkan uang-uang yang sudah kamu rencanakan dalam spending plan kamu. Satu persatu kantong tersebut harus kamu namai.

Misal, kantong pertama untuk uang bensin, kedua untuk uang makan, ketiga untuk belanja bulanan, dan seterusnya. Dengan begitu kamu akan mempermudah pekerjaanmu dalam membuat rencana anggaranmu.

Kamu juga bisa menambahkan rencana jalan-jalanmu itu ke dalam kantong. Ingat, kamu harus rinci dalam membuat pos-pos uang tersebut. Jangan sampai ada yang terlewat. Kamu bisa menamai salah satu kantong dengan nama “lain-lain” buat jaga-jaga kalau saja kamu tidak sengaja membeli barang yang urgent.


Selanjutnya, tentukan kapan kamu akan berlibur dan di mana

Kamu harus mencari tahu di mana kamu akan berlibur. Katakanlah kamu ingin berlibur ke Bali di akhir tahun. Biasanya, di akhir tahun harga tempat wisata akan semakin naik. Jadi kamu harus mencari informasi yang lengkap. Mulai dari penginapan, biaya transportasi, biaya masuk ke tempat-tempat wisata di sana, sampai biaya makanmu di sana.

Bila kamu ingin berlibur di Bali di akhir tahun, katakanlah kamu harus menyediakan dana sebesar 12 juta rupiah. Sedangkan waktu yang dibutuhkan untukmu untuk menabung adalah 6 bulan. Maka perbulan kamu harus menabung sebesar 2 juta rupiah bukan?

Mungkin bila gajimu lumayan besaran, dengan kisaran 5 juta perbulan, kamu bisa menyisihkan 2 juta untuk jalan-jalanmu ini. Tapi bagaimana dengan kamu yang dengan gaji pas-pasan? Katakanlah kamu memiliki gaji 3 juta rupiah.

Maka dalam sebulan kamu hanya bisa menikmati gajimu yang 1 juta bukan? Mungkin kamu akan merasa sulit dengan uang 1 juta selama sebulan. Tapi kamu memang harus bisa mensiasati segala kebutuhanmu agar cukup.

Misalkan, tiap bulan kamu ke mall tiap akhir pekan. Katakanlah tiap bulan 4 kali kamu ke mall, kamu bisa menjadikannya tiap bulan hanya sekali atau dua kali ke mall, kamu bisa menghemat sekitar 200 sampai 300 ribu rupiah dengan catatan kamu makan di luar.

Bila kamu pekerja kantoran dan senang dengan makan di kantin, kamu bisa membawa box lunchmu dari rumah ke kantor, itung-itung kamu bisa menghemat 20 sampai 50 ribu perhari. Lumayan bukan?

Dan bila kamu suka jajan makanan-makanan ringan, kamu bisa menjadikannya hanya sekali dalam sehari. Atau kamu bisa tidak usah jajan di luar sana. Kamu bisa menghemat sekitar 10 sampai 15 ribu perhari. Sebisa mungkin hal-hal yang tidak perlu tidak usah kamu lakukan, agar uangmu tidak terbuang dengan sia-sia.

Kamu bisa mengurangi uang yang ada di setiap kantong dan menjadikannya uang jalan-jalanmu. Bila kamu tergiur dengan gaya hidupmu yang boros, ingatkan kepada dirimu sendiri bahwa kamu ingin berlibur ke destinasi impianmu. Bila kamu yakin bisa, kamu pasti bisa.

Sudah mempersiapkan anggaran untuk liburanmu? Ada beberapa pertimbangan lagi yang harus kamu pikirkan agar liburanmu terlaksana dengan baik. Kamu harus menentukan apa yang akan kamu lakukan ketika kamu sudah sampai di tempat tujuan.

Kamu harus mempertimbangkan berbagai hal seperti berikut:

Tujuan, waktu keberangkatan dan lama perjalanan

Kamu harus mengetahui apa tujuanmu untuk berlibur ke tempat yang sudah kamu tentukan. Jangan pergi kesana karena gengsi atau terpengaruh oleh teman-temanmu. Tapi kamu harus tahu betul apa tujuanmu untuk pergi ke sana dan merelakan menyisihkan tabunganmu untuk pergi ke sana.

Jangan terpaku dengan euphoria liburan semata dan memaksakan dirimu untuk ke sana yang padahal kamu sendiri tidak bisa menikmati karena mahalnya uang yang harus kamu keluarkan. Kamu juga harus memikirkan waktu keberangkatanmu.

Bila kamu memang akan berlibur di akhir tahun, pastikan bahwa kamu memiliki waktu yang luang di hari itu. Bila kamu masih dihantui dengan pekerjaanmu, kamu harus minta ijin untuk hari yang telah kamu tentukan dari sekarang. Katakan kepada bosmu bahwa kamu minta ijin beberapa hari untuk pergi berlibur sejenak.

Tapi bila bosmu baik hati, biasanya di akhir tahun diberi waktu selama seminggu untuk karyawannya berlibur. Hitung-hitung agar bosmu juga bisa berlibur. Bila kamu sudah berkeluarga dan sudah memiliki anak yang sudah bersekolah, maka kamu harus menyesuaikan masa liburan mereka.

Kamu juga harus menentukan lamanya kamu berlibur. Semakin lama kamu berlibur, semakin banyak pula uang yang harus kamu keluarkan bukan? Kamu juga harus memikirkan apa saja yang akan kamu lakukan selama waktu yang kamu tentukan.

Misalkan, kamu diberikan waktu selama 7 hari untuk berlibur. Kamu harus memikirkan berapa lama perjalananmu untuk kesana dan untuk pulang. Katakanlah kamu membutuhkan waktu 2 hari untuk berangkat dan 2 hari untuk pulang, jadi kamu masih ada sisa waktu 3 hari untuk menikmati liburanmu di sana.

Pastikan bahwa anggaranmu cukup untuk uang transportasi berangkat dan pulang. Jangan sampai kamu melewatkan rencana anggaran yang satu ini. Karena sangat penting bukan? Bila kamu tidak memiliki uang yang cukup, bagaimana kamu akan pulang ke kampung halamanmu?


Transportasi

Semakin jauh destinasi wisatamu, semakin banyak pula uang yang harus kamu keluarkan. Tapi dengan memastikan tujuanmu jauh-jauh hari sebelumnya, mungkin kamu bisa memikirkan transportsi apa yang akan kamu gunakan. Bila di luar pulau, kamu bisa menggunakan pesawat yang sedang mengadakan promo.

Ketika sudah sampai di sana, kamu bisa menggunakan angkutan umum yang ada di sana bila kamu mau. Atau kamu bisa menyewa mobil bila kamu beramai-ramai, tapi bisa juga kamu menyewa motor agar lebih murah bila kamu berlibur sendiri.

Pixabay

Pikirkan akomodasi untuk hidup di sana

Bila kamu memilih tempat penginapan seperti semacam guest house, kamu bisa menghemat uang konsumsimu dengan membeli bahan pangan mentah dan kamu bisa memasaknya sendiri di rumah tersebut. Tapi kamu juga tetap harus memiliki cadangan uang untuk jaga-jaga bila kamu mau makan di luar. Itung-itung mencicipi makanan khas sana.


Internet dan buku panduan

Kamu akan sangat membutuhkan sekali yang namanya informasi dari internet. Kamu harus sering-sering nyari harga tiket transportasi di internet. Siapa tahu kan ada diskon pas kamu lagi mau libiran? Atau malah biayanya semakin mahal, jadi kamu ada waktu untuk mengumpulkan uang ekstra.

Kamu juga harus rajin-rajin mencari informasi penginapan yang murah di sana melalui internet. Kamu juga bisa mencari tempat-tempat wisata dengan menyesuaikan biaya yang kamu sediakan dengan menggunakan internet.

Di internet kamu akan menemukan semua informasi yang kamu butuhkan. Bila kamu sudah menentukan kemana kamu akan pergi, kamu harus segera memesan tiket secara online. Karena biasanya akan lebih mahal bila kamu membelinya di agen atau loket.

Kamu juga harus memiliki buku panduan. Ini akan sangat penting bila kamu hendak berlibur keluar negeri. Kamu akan sangat membutuhkan buku panduan untuk membantumu mencari tempat yang kamu tuju dan kamu juga bisa menyesuaikan bahasa mereka dengan buku panduanmu.

Biasanya, buku panduan berisikan tentang kamus yang kamu butuhkan, dan tentunya rute-rute perjalanan yang kamu perlukan juga. Kamu tidak ingin dianggap gagu dan tersesat di tempat wisata impianmu kan?


Makanan

Makanan adalah hal pokok untuk pengeluaran uangmu. Di sana tentunya kamu ingin mencicipi makanan khas daerah sana bukan? Bila iya, kamu harus membatasi uang yang perlu kamu keluarkan untuk makan.

Kamu bisa membawa makanmu sendiri dari Indonesia. Buat jaga-jaga bila lidahmu tidak sesuai dengan lidah orang sana, bila tujuan wisatamu adalah luar negeri. Tapi bila kamu ingin jalan-jalan di dalam negeri, kamu juga perlu menghemat.

Katakanlah kamu hanya makan sekali di luar, sisanya kamu bisa memasak sendiri makananmu bila penginapanmu berupa guest house. Karena biasanya guest house memiliki fasilitas seperti mini kitchen, microwave dan kompor gas.

Tapi bila hotel, maka kamu harus memikirkan biaya makan yang harus kamu keluarkan. Kamu tidak mau mati kelaparan bukan? Kamu harus pintar-pintar mensiasati pengeluaranmu agar kamu tetap bisa makan 3 kali sehari dengan harga yang murah tapi bukan junk food..


Bekal uang

Sebisa mungkin kamu menghindari membawa uang tunai yang banyak di dompetmu. Uang tidak selalu ada di tangan. Bila kamj memikirkan keamanan dan kenyamanan, banyak kok metode pembayaran secara elektronik visa. Seperti kartu kredit, debit, atau kartu pra bayar.

Semakin sedikit uang tunai yang ada di genggamanmu, maka semakin sedikit pula risiko yang akan kamu terima. Katakanlah paling buruknya kamu dicopet. Kamu mungkin akan kehilangan beberapa ratus ribu, dan beberapa uangmu masih selamat meski tidak tunai. Meskipun kamu harus mengurus kartu elektronik visamu yang hilang.

Atau bila kamu cermat, kamu bisa menyimpan kartu visamu di tempat yang berbeda. Misal kamu taruh di saku baju atau kamu tempatkan di dompet yang berbeda dengan uang tunaimu. Intinya adalah, jangan membawa uang tunai yang banyak.


Memilih lokasi wisata.

Manfaatkan city tour yang akan membawa kamu ke semua tempat daerah wisata hanya dengan membayar satu kali saja. Jangan lupa mengunjungi tempat wisata seperti museum, atau pantai. Di tempat wisata itu, kamu biasanya tak dikenakan biaya dan tetap bisa mengetahui kebudayaan serta keindahan alam negara tersebut.

Wisata tidak harus mahal bukan? Kamu jauh-jauh hari sebelumnya harus sudah mencari-cari tempat wisata atau city tour yang ada di daerah yang akan kamu tuju. Selain kamu menghemat tenagamu untuk memikirkan lagi tempat mana yang akan kamu tuju, kamu juga bisa menghemat biaya transportasi.

Karena biasanya city tour sudah menyediakan akomodasibselama kamu liburan di sana. Kamu juga sudah disediakan  alat transportasi untuk menuju semua tempat wisata yang ada di negara tersebut, dan juga kamu sudah disediakan pemandu untuk membantumu menjelaskan tempat wisata yang kamu kunjungi.

Jadi carilah di internet informasi mengenai city tour di negara wisata tujuanmu. Tapi bila kamu hanya di dalam negeri, kamu juga bisa kok mencari city tour di Indonesia. Tapi city tour tidak mau tahu bila kamu ingin berlama-lama di tempat wisata. Karena mereka memiliki aturan, jadi kamu harus menyesuaikan aturan mereka. Tapi setidaknya lebih hemat bukan?

via Pixabay

Asuransi perjalanan

Sangat penting memiliki pengaman saat berlibur, seperti asuransi. Namun mungkin hal terakhir yang kamu ingin lakukan adalah membayar asuransi dengan pertanggungan murah tapi harus membayar premi besar untuk membuat klaim. Saat memilih asuransi, lihatlah apa yang kamu butuhkan dan mempertimbangkan jenis liburan itu.

Kamu mungkin tidak berpikir akan melakukan kegiatan petualangan tetapi untuk beberapa perusahaan asuransi menganggap berkuda misalnya sebagai olahraga petualangan. Jadi pastikan asuransi mengamankan setiap kegiatan kamu. Bila kamu sudah memiliki asuransi sebelumnya, maka kamu tidak perlu membuat lagi asuransi.

Tetapi bila tidak, kamu harus membuatnya bila perlu. Sebelumnya, kamu juga harus mengetahui wisata yang kamu tuju, dan yang pasti jenis wisata apa yang akan kamu kunjungi. Kamu juga pasti tidak ingin kan mengeluarkan uang ekstra untuk membayar kakimu yang cedera karena tidak sengaja jatuh dari berkuda? Maka milikilah terlebih dahulu asuransi yang kamu butuhkan.


Oleh-oleh

Biasanya oleh-oleh dapat menggelapkan matamu untuk berbelanja. Terkadang kamu menghabisakan semua sisa uangmu untuk oleh-oleh. Yang hingga akhirnya kamu akan menyesal. Kamu harus tahu mana dulu yang terpenting.

Meski semuanya terlihat bagus, tetapi tidak berarti semuanya harus dibeli bukan? Kamu bisa membeli oleh-oleh yang sudah menggambarkan daerah sana. Kamu bisa membelikan oleh-oleh kepada orang yanb benar-benar orang terdekat kamu.

Katakanlah saudaramu, tetapi untuk kelompok besar, kamu bisa membelikan mereka coklat atau permen untuk dimakan bersama. Sebelumnya juga kamu harus menulis daftar nama beserta oleh-oleh yang akan kamu belikan. Bila semua daftar sudah kamu cek, maka segeralah tinggalkan toko oleh-oleh. Karena terkadang, kamu akan masuk kembali ke toko oleh-oleh tersebut bila tidak segera kamu tinggalkan.

Sebagai saran, ketika membeli oleh-oleh, pastikan kamu memiliki rencana dana untuk ini.
Berlibur memang hal yang menyenangkan. Setidaknya mengurangi rasa jenuhmu ketika kamu harus berkutat dengan pekerjaanmu.

Tetapi kamu juga harus pintar menempatkan uangmu ke pos-pos yang sudah kamu buat. Jangan pernah mengacaukan rencana anggaran yang sudah kamu sediakan untuk liburan impianmu. Kamu sudah memiliki libiran impian? Menabunglah dari sekarang.

Oleh: Devita Putri Mardyanti

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni