Cara Merencanakan Sebuah Pernikahan

Kapan kamu nikah? Mungkin pertanyaan ini masih terlalu dini untukmu. Atau mungkin pertanyaan ini adalah pertanyaan yang menampar kamu karena mungkin kamu belum terpikirkan untuk menikah di waktu yang dekat.

Ini bukan masalah waktu, tetapi ini sebuah keyakinan. Kamu harus menentukan dan memastikan kapan kamu akan menikah, tentukan targetmu mulai dari sekarang. Menikah itu tidak mudah. Bukannya menakut-nakuti, tetapi menikah itu bukan perkara gampang seperti membalikkan telapak tangan.

Kamu harus tahu seluk beluk pasanganmu, kamu harus memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan acara pernikahanmu, dan sebagainya. Rumit bukan? Tetapi jangan khawatir, kami memiliki beberapa cara untuk menyiapkan pernikahanmu. Mau tahu seperti apa?


Tetapkan tanggal pernikahanmu

Bila kamu sudah memiliki pacar, dan kamu merasa yakin dengannya dan ingin menjalani hubungan yang lebi serius, terutama ke pernikahan, makan tentukan tanggalnya dari sekarang. Semuanya butuh perencanaan. Paling cepat dalam menentukan tanggal pernikahan adalah tergantung pada dana yang kamu miliki dan yang pasti adalah niatmu untuk menikah.

Bila kamu sudah memiliki dana tetapi tidak ada niat untuk menikah, buat apa? tetapi jangan kemudian kamu mengundur-undur jadwal pernikahanmu. Kamu harus memiliki target untuk menikah. Meskipun kapan harus menikah adalah urusanmu, tetapi apa salahnya kamu menentukan dan memastikan kapan kamu akan menikah.

Kamu harus membuat target sesuai kemampuanmu. Kamu juga jangan memaksakan kemampuanmu untuk menikah. Menikah itu dengan hati, memangnya kamu mau di tengah perjalanan hatimu berantakan karena perencanaanmu tidak matang? Tentukan waktumu dari sekarang.


Pertimbangkan dari segala aspek

Aspek pertama yang harus kamu pertimbangkan adalah, pasanganmu. Pastikan dulu kamu memiliki pasangan untuk diajak menikah. Yang pasti yang direstui oleh kedua orang tuamu dan orang tua pasanganmu. Bila kamu tidak ada pasangan, dengan siapa kamu akan menikah? Yang kedua, dari aspek keuangan.

Apakah kamu memiliki dana yang cukup untuk menyelenggarakan pernihanmu kelak? Atau kamu sedang ingin meniti karirmu? Atau kamu sedang akan mencari kerja? Pikirkan dana yang ada sehingga cukup untuk meminang pasanganmu.

Bila kamu sudah menentukan kapan kamu akan menikah, pastinya kamu harus tahu mulai kapan kamu mengumpulkan danamu, dan kamu juga harus bisa pintar-pintar menyisihkan uangmu untuk persiapan pernikahanmu.

Ketika kamu sudah menikah kelak, akan ada yang namanya tagihan listrik, tagihan air, uang untuk makan sehari-hari, uang untuk membayar ini dan itu. kamu harus benar-benar memikirkan bagaimana kelak kamu akan menghidupi keluargamu.

Kamu juga harus mengerti tentang keadaan keluarga kalian satu sama lain. Bisa saja keluargamu tidak setuju? Pertimbangkan pula kesediannya untuk menjadi pasanganmu kelak. Kamu dan pasanganmu haruslah sama-sama mau untuk mengurusi pernikahanmu.


Ajak pasanganmu untuk ikut mempersiapkan pernikahan kalian

Jangan kamu melulu yang menentukan ini itu. Ajak pasanganmu untuk ikut bergabung memikirkan apa yang akan kalian persiapkan. Ajak pasanganmu untuk memilih baju pengantin, catering mana yang akan dipakai, menikah di tempat mana, menggunakan tradisi apa, dan lain-lain. Libatkan pasanganmu untuk menentukan hari pernikahan kalian juga.

Jangan membuat dirimu dominan. Selain akan membuat pasanganmu kecewa, kamu juga dapat menyinggung perasaan keluarga pasanganmu, karena akan dianggap tidak menghargai pasanganmu. Ketika akan memutuskan tentang pernikahanmu, pasti kamu dan pasanganmu mengalami perselisihan.

Misalkan kamu ingin menyelenggarakan pernikahanmu di sebuah gedung, tetapi pasanganmu ingin di outdoor, atau kamu ingin menggunakan catering yang ini, tetapi pasanganmu ingin yang itu, kamu ingin memakai tradisi yang sana, pasanganmu ingin memakai tradisi yang sini.

Yang namanya menyatukan dua kepala memang susah. Oleh sebab itu, lebih baik kamu juga mengajak temanmu yang terdekat untuk meminta penilaiannya.


Jujur terhadap keluarga tentang keuangan yang kamu miliki dengan pasangan

Kamu harus jujur dengan pasanganmu terlebih dahulu mengenai berapa besar gajimu perbulan, kamu juga harus meminta pasanganmu untuk jujur juga mengenai hal tersebut. Setelah kalian saling jujur, kemudian saatnya kamu dan pasanganmu untuk jujur terhadap keluarga masing-masing tentang keuangan kalian.

Siapa tahu kan saudara ada yang bisa membantu. Mungkin saja mereka ada kenalan di bagian fotografer, atau bagian percetakan undangan, atau di bagian gedung mungkin? Kamu bisa menghemat biaya bukan?


Libatkan teman dalam memeriahkan acaramu kelak

Kamu bisa meminta tolong temanmu untuk tampil dalam acara pernikahanmu kelak. Kamu bisa memintanya untuk menyanyi, ngedance, atau apapun keahlian mereka. Itung-itung biar nggak garing atau membosankan. Dan yang terpentting, acaramu bisa meriah dan bisa irit dana untuk mengundang bintang tamu datang ke acaramu.


Buat daftar harga dan anggaran biaya

Ketika kamu memutuskan untuk menikah, kamu harus membuat daftar harga terlebih dahulu, rinci setiap hal yang dapat mengeluarkan uangmu dari kantongmu. Seperti catering, sewa gedung, fotografer, undangan, souvenir, kamu harus tahu berapa kisaran harganya.

Kamu juga harus tahu berapa batas kemampuanmu untuk membayar itu semua. Jadi, usahakan kamu memiliki batasan dana, tentukan dari sekarang! Bila kamu ingin membeli sepasang baju pengantin, kami sarankan untuk membelinya jauh-jauh ahri sebelum hari H. kamu bisa membeli bahannya dulu, sekitar bulan Maret dan Juni.

Karena bulan-bulan tersebut bahan tekstil sedang turun. Jadi setidaknya kamu juga tidak tidak terlalu menyesal dan juga tidak tergesa-gesa yang pada akhirnya kamu sendiri tidak puas. Jadi, kamu harus mencari informasi mengenai apa saja yang kamu butuhkan.

Kamu bisa menanyakannya ke teman, mencarinya di internet, atau kamu juga bisa survey ke setiap tempat yang menyediakan hal mengnai pernikahan. Tetapi agar meyakinkanmu, kamu juga bisa menanyakan ke temanmu yang sudah mengalami pernikahan. Kamu bisa meminta pertimbangannya, atau mungkin mereka akan memberimu saran.


Pilih persiapan pernikahan dalam bentuk paket

Untuk memudahkanmu dalam mengurus segala urusan pernikahanmu, lebih baik kamu mencari perlengkapan pernikahan dalam bentuk paket. Bisa dibilang kamu akan memerlukan wedding organizer. Mereka akan mengurus pernikahanmu dari A sampai Z. Kamu hanya perlu menyampaikan idemu dan pasanganmu, maka mereka akan bekerja.

Biasanya, wedding organizer tidak menyediakan kartu undangan dan souvenir. Jadi untuk urusan ini, kamu sepertinya harus mencari sendiri. Tenang, bila kamu sudah mempersiapkan pernikahanmu dalam bentuk paket, kamu tidak perlu pusing-pusing lagi mencari apapun yang akan kamu butuhkan. Kamu tinggal mencari apa yang kurang.


Buatlah perjanjian dengan vendor dengan tertulis

Ketika kamu ingin memesan catering, atau kamu ingin memesan seorang fotografer untuk memotret pernikahanmu, usahakan kamu membuat perjanjian dengan tertulis. Dengan begini, kamu akan terhindar dari kecurangan atau penipuan.

Kamu bisa menuntut vendor yang kamu ajak kerja sama karena tidak sesuai dengan perjanjian. Perjanjian tersebut diusahakan disertai dengan materai agar sah dan saling tidak merugikan.


Seminggu sebelum hari H, kontak semua vendor yang bersangkutan dengan acara pernikahanmu

Kamu harus menghubungi pihak catering, pihak ftografer, pihak gedung, pihak salon, dan lain sebagainya untuk memastikan bahwa mereka siap dan tahu bahwa kamu dengan si vendor sudah membuat perjanjian. Pastikan semua aman dan semua siap dengan tanggal yang telah ditetapkan. Ingat, waktu kamu seminggu sebelum hari H untuk mengecek semua yang kamu butuhkan.


Biasanya, ketika hari H, para pengantin merasa mual, pusing, dan lemas secara tiba-tiba

Jadi, sebelum kamu masuk ke gedung acara pernikahanmu, kamu dan pasanganmu harus makan terlebih dahulu. Kamu tidak mau pingsan di tengah-tegah acara sakralmu bukan? Pastikan juga bahwa kamu dalam keadaan sehat.

Jauh-jauh hari kamu memang harus menjaga pola makanmu dan juga yang pasti kamu harus meminum vitamin agar selalu fit dan siap ketika hari pernikahanmu. Bila kamu terasa tidak enak badan, istirahatlah. Demi pernikahanmu, kamu harus sehat bukan?


Belajarlah berjalan dan memutar ketika menggunakan baju pengantin

Mungkin beberapa hari sebelum hari H kamu bisa mencobanya, kamu bisa berlatih berjalan. Cobalah untuk nyaman dan menyatu dengan baju pengantinmu. Kamu tidak mau kan, ketika kamu berjalan menyusuri karpet gedung tetapi kemudian kamu terjatuh karenakamu tidak merasa nyaman menggunakan bajumu dan menjadi tertawaan? Jadi, berlatihlah dari sekrang.


Lakukan rangkaian prosesi pernikahan satu hari saja

Bila kamu seorang karyawan, akan sulit bagimu mendapatkan cuti yang panjang untuk hari pernikahanmu. Untuk itu, buatlah semua acaranya menjadi satu haru saja. Ketika kamu menyatakan perjanjian pernikahanmu, ketika resepsi, dan lain-lain, lakukanlah dalam sehari saja untuk menghemat waktu dan yang pasti untuk menghemat dana yang harus kamu keluarkan.

Bila dilaksanakan sampai beberapa hari, maka kamu harus mengeluarkan uang ekstra untuk membayar segala sesuatu yang dibutuhkan. Bisa jadi kamu membayar 3x lipat karena pelaksanaannya yang berhari-hari. Kamu harus membayar catering lagi, kamu harus membayar sewa gedung lagi, dan lain sebagainya. Tekor sekali.


Tentukan lokasi pernikahan

Selain kapan kamu harus menentukan hari pernikahanmu, kamu juga harus menentukan dimana kamu akan melaksanakan pernikahanmu. Bisa jadi kamu ingin di gedung, atau di tengah laut, atau di udara. Pastikan kamu dan pasanganmu memiliki bayangan akan dimana kalian menikah. Yang pasti lagi, kamu harus mempertimbangkan antara jarak, dan kapasitas tempat yang kamu pesan. Kamu harus mengetahui berapa kapasitas lokasi untuk memuat semua tamu yang kamu undang.


Untuk lebih kreatif, kamu bisa membuat kartu undanganmu sendiri seunik mungkin

Kamu bisa mencarinya di internet atau menanyakan teman di percetakan mana yang bisa menyalurkan ide kartu undanganmu yang unik. Kamu juga bisa membuatnya sendiri dengan melihatnya di youtube. Di sana banyak sekali cara membuat undangan handmade. Dan yang pasti, kamu bisa meliarkan idemu pada undangan tersebut.


Pilih souvenir yang pantas

Bila kamu seorang dokter, atau perawat, atau apapun yang menyangkut tentang obat, kamu bisa memberikan souvenir berupa thermometer. Unik bukan? Dan sangat bermanfaat tentunya. Atau apapun yang menurutmu selain indah juga dapat bermanfaat bagi tamu-tamumu.

Atau bila kamu kreatif, kamu bisa juga membuatnya sendiri. Sama seperti halnya undangan buatan sendiri, kamu bisa melihat-lihat di youtube. Kamu bisa membuat souvenirmu menjadi sangat berkesan dan lucu di mata tamu-tamumu.


Konsultasikan kepada orang tuamu

Kamu bisa menanyakan apapun tentang rencana menikahmu dengan orang tuamu. Mereka sudah merasakan yang namanya menikah bukan? Mereka juga pasti sudah merasakan asam garam tentang dunia pernikahan. Kamu bisa berkonsultasi dengan orang tuamu. Kamu bisa menanyakan tentang dulu mereka menikahnya bagaiman.

Sebagai refrensimu untuk menikah kelak. Kamu pasti akan menerima banyak sekali yang namanya nasihat. Terimalah nasihat dan saran dari orang tuamu. Mereka pasti akan memberikan solusi yang menguntungkan bagimu.


Jangan mudah terpengaruh

Terkadang, kamu gampang tergiur dengan diskon ataupun promo yang sedang diselenggarakan oleh pihak vendor. Kamu harus tahu dulu seluk beluk vendor yang akan bekerja sama denganmu. Kamu jangan pula mudah terpengaruh dengan televisi yang menayangkan pesta-pesta pernikahan ala artis.

Kamu harus tahu kemampuan biaya yang kamu miliki. Kamu harus tahan dengan segala godaan yang ada menjelang pernikahanmu. Kamu harus memiliki konsepmu sendiri. Dalam merencanakan pernikahanmu, pasti akan banyak keluarga dan teman yang terlibat bukan?

Mereka memiliki konsep mereka masing-masing. Dan terkadang kamu juga malah mengikuti konsep mereka. Kamu harus teguh! Tentukan konsepmu sendiri tanpa ikut campur orang lain. Yang memiliki acara adlah kamu, bukan temanmu. Jadi, buatlah gayamu sendiri.


Rencanakan jauh-jauh hari

Ketika kamu memiliki rencana untuk menikah, pastikan bahwa kamu merencanakannya dalam waktu yang jauh hari sebelum hari H. kamu bisa merencanakannya sekitar setahun atau 6 bulan sebelum jatuh hari H. ingat, yang kamu urus bukan hanya kamu dan pasanganmu. Jadi kamu memang harus merencanakannya jauh hari. Jangan mendadak, karena dapat mempersulitmu dan yang pasti dapat membuatmu stress.


Perkirakan berapa tamu yang akan datang

Kamu harus mengetahui siapa saja yang akan kamu undang. Siapa tahu kan akan ada penyusup? Kamu bisa menggunakan system membawa undangan ketika sampai di lokasi. Sehingga semua undangan terdata dan memang terdaftar sebagai tamumu.

Kamu bisa memperkirakan berapa jumlah tamu yang akan kamu undang. Mungkin teman kerjamu, teman kuliahmu, atau mungkin teman-temanmu yang lainnya. Jangan lupa juga, undang teman-teman pasanganmu. Bila kamu ingin pernikahanmu terkesan eksklusif dan tertutup, kamu bisa mengundang keluarga besarmu dan pasanganmu.

Serta teman-teman yang paling dekat denganmu dan pasanganmu. Selain itu, kamu juga harus mengetahui berapa kapasitas dari besarnya ruang lokasi pernikahanmu untuk menampung tamu-tamumu.

Kamu juga harus mengetahui berpa biaya bila kamu mengundang sekian orang. Kamu juga harus memikirkan catering bukan? Dan yang pasti souvenir. Jadi pikirkan dulu akan berapa jumlah tamu yang akan kamu undang.

Sudah siap menikah? 

Hal yang harus kamu pertimbangkan, bahkan yang paling penting adalah, kesiapanmu dalam menikah. Kamu harus benar-benar tahu bahwa kamu sudah siap untuk memiliki keluarga. Siapkan hati, pikiran dan mental untuk merencanakan pernikahan. Jangan sampai rencana tinggal rencana.

Kamu harus tahu bagaimana kondisimu. Bila belum siap, kamu bisa merencanakan pernikahanmu untuk beberapa tahun ke depan. Tapi yang terpenting, pastikan bahwa kamu dan pasangan siap untuk menikah kelak.

Menikah memang bukan hal yang mudah. Tetapi juga bukan hal yang sulit. Bila kamu bisa merencanakan pernikahanmu dengan baik, kamu pasti tidak akan merasa sulit dan kebingungan. Rencanakan dari sekarang! Pastikan semua ada di jalurmu. Selamat menikah!

Oleh: Devita Putri Mardyanti

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni