Cara Mudah Belajar Kosakata Bahasa Asing

Salah satu cita-citamu adalah berkunjung ke negara-negara di luar negeri. Sebagai salah satu persiapan untuk mewujudkanya, ehm selain uang tentunya juga perlu belajar bahasa asing yang digunakan di negara tujuanmu. Mempelajari kosakata bahasa asing selama ini mungkin terasa menyakitkan buatmu.

Sulit untuk menterjemahkan kata-kata bahasa Indonesia ke dalam bahasa asing. Sekarang tidak lagi karena tips-tips dan metode baru di bawah ini bisa kamu ikuti untuk memudahkanmu mempelajari kosakata dalam bahasa asing.

Tiga metode maut yang akan menjadikan kosakata bahasa asingmu makin kaya!

Metode pertama: Temukan Kosakata baru

1. Cari buku
book: pixabay
Cari buku yang menarik atau majalah dalam bahasa yang ingin kamu pelajari. Ada baiknya membelinya jika memungkinkan. Agar lebih hemat mungkin pasar loak bisa jadi pilihanmu. Kenapa membeli, karena mungkin saja kamu perlu mencoret-coretnya atau bahkan memotong beberapa artikel.

Teman-temanmu mungkin akan segera meninggalkanmu jika kamu melakukannya pada buku atau majalah-majalah mereka. Siapkan kamus bahasa yang terkait, tesaurus atau apapun yang mungkin dibutuhkan. Selain buku dan majalah juga bisa mempelajari kosakata baru dari koran, acara TV atau film-film asing


2. Mulailah membaca

Bacalah buku-buku tersebut sejauh kemampuanmu memahaminya. Perhatikan kata-kata baru yang belum pernah kamu dengar sebelumnya. Beri tanda pada kata-kata tersebut. Lingkari atau beri garis penanda.


3. Buat catatan dari kata-kata baru tersebut

Usai membaca satu halaman atau satu bab atau artikel buku dan majalahmu, catatlah kata-kata tersebut pada selembar kertas. Tentunya kamu akan mudah menemukannya karena kata-kata tersebut sudah diberi tanda sebelumnya.


4. Temukan makna kata-kata tersebut

Sebelum beranjak ke artikel atau bab berikutnya, carilah makna dari setiap kata yang sudah kamu catat di kertas dengan bantuan kamus yang sudah disiapkan sebelumnya. Lalu pindahkan kata-kata beserta makna yang sudah ditemukan ke dalam buku catatanmu.


5. Cari sinonimnya 
Setelah mendapatkan kosakata baru beserta artinya, sekarang saatnya menggunakan tesaurusmu untuk menemukan sinonim dari kata-kata tersebut. Carilah di tesaurus kata-kata yang sudah kamu catat, lalu temukan sinonimnya. 
Catat sinonim yang paling relevan di buku catatanmu sebelumnya. Dengan ini kamu akan belajar mengungkapkan satu kata dengan berbagai macam cara.

6. Ulangi setiap bab dalam buku atau majalahmu

Ulangi cara ini untuk setiap bab hingga bukumu atau majalahmu berakhir sepenuhnya. Lakukan untuk buku-buku lain yang sudah kamu beli. Hingga mendapatkan buku catatanmu terisi penuh dengan kosakata baru sekaligus arti dan padanan katanya. 
Kamu akan terkejut dengan hasilnya bahwa satu buku bisa memberimu kosakata yang sangat kaya.

Langkah kedua: Menghafal list kosakata dengan flash cards
paper: pixabay
Sebelumnya kamu perlu menyiapkan kertas yang dipotong-potong menyerupai kartu. Ukurannya tidak perlu terlalu besar, mungkin 4x6 cm sudah cukup. Kartu-kartu inilah yang dinamakan flash card.

1. Catat

Keluarkan daftar kosakata dan definisinya dari buku catatanmu. Catat dengan hati-hati setiap kata yang sudah kamu temukan di salah satu bagian flash card.


2. Tulis definisi

Pada sisi kosong kartu tulis makna atau terjemahan kata yang ada di sisi sebaliknya. Tulis serapi mungkin.


3. Uji dirimu sendiri!

Lihatlah kata pada setiap flash card cobalah untuk mengingat kata-kata apa saja yang sudah kamu tuliskan. Setelah berhasil melakukannya, lihatlah terjemahan dari kata-kata tersebut dan cobalah mengingat setiap kata beserta definisinya.


4. Lanjutkan sampai kamu berhasil dan merasa nyaman dengan semua kata

Cobalah untuk menggunakan kata-kata tersebut dalam percakapan atau tulisan-tulisanmu untuk mengukur sejauh mana kamu bisa menggunakan kata-kata tersebut dengan tepat. Juga untuk membiasakan dirimu sendiri.


Metode ketiga: Membuat daftar kosakata dengan Excel

1. Buat spreadsheet

Buat spreadsheet baru di Excel atau program lainnya yang relevan. Buatlah tiga kolom dan beri label untuk masing-masing kolom sebagai “Kata asing”, “terjemahan” dan “tes”.

Mulailah mempelajari frase dan idiom. Kadang ada gabungan kata yang memiliki arti baru yang bisa jadi berbeda jauh dengan makna tunggalnya. Cobalah tempatkan mereka dalam sel baru yaitu “idiom”. Misalnya. "J'en ai marre" ("Aku sudah cukup" dalam bahasa Perancis)


2. Inputkan kata-kata

Mulailah menginputkan kata-kata. Ketik daftar kata-kata asing ke dalam kolom “kata asing”, dengan satu kata per selnya.

Masukkan makna kata-kata yang sudah kamu temukan sebelumnya. Ketik terjemahan bahasa Indonesia dari kata-kata asing tersebut ke dalam kolom “terjemahan”.


3. Mencampur bahasa

Gunakan cara ini untuk menghubungkan kata-kata dalam bahasa asing dengan maknanya dalam bahasa Indonesia.

Cara mengoneksikan yang bisa kamu coba misalnya: dengan persamaan suara, bayangan NAMA dalam bahasa Indonesia untuk NAME dalam bahasa Inggris. Dengan persamaan arti dan penggunaannya pada kalimat, “Candi Borobudur dipenuhi wisatawan DOMestik” (DOMUS dalam bahasa latin, dan дом untuk bahasa rusia

Gunakan Memonik (alat bantu mengingat) untuk membantu belajar kosa kata, yang mungkin sulit untuk diingat. Belajarlah menggunakan teknik asosiasi untuk mengingat kata-kata dengan lebih mudah. Misalnya, dalam bahasa Spanyol, kata "mahal" adalah "caro". Untuk mengingat kata ini, kamu bisa  bayangkan ada mobil mahal besar diparkir di tengah jalan dan diisi penuh uang.


5. Buatlah agar kata asing tidak terlihat

Pilih teks dalam kolom “kata asing” dan ubah warna teks menjadi putih sehingga kamu tidak bisa lagi melihat kata-kata yang tertera di kolom tersebut.


6. Uji diri sendiri
plate: pixabay
Lihatlah setiap makna kata pada kolom kedua. Tuliskan kata-kata asing sesuai dengan makna ke dalam kolom “tes”. Cocokkan jawabanmu. Ubah kembali warna teks di kolom “kata asing” ke hitam. Periksa jawabanmu di kolom ke-3 lalu sesuaikan dengan kata-kata asing di kolom pertama. Jika ada kesalahan, tandai kata-kata di kolom terjemahan dengan warna merah.

Untuk kata benda yang memiliki gender, bayangkan objek dengan warna bir untuk maskulin dan merah muda feminin. misalnya. "Le chien" (Perancis) - Anjing.


7. Ulangi langkah 5 dan 6 lagi dan lagi hingga seluruh daftar kata-kata asingmu terpenuhi
Jangan bosan untuk mengulanginya, belajar itu butuh proses. 

8. Unhighlight 

Saat kamu pergi kembalikan tabel-tabel tersebut seperti semula. Agar ketika membukanya tidak mengalami kebingungan.


9. Pelajari hingga bisa 

Ulangi menguji dirimu sendiri sampai benar-benar tidak ada warna merah. Kamu dapat mulai menghentikan menguji dirimu sendiri  jika sudah menguasai kata-kata.
Fokuslah hanya pada kata-kata yang sukar, seringlah gunakan kata-kata yang menurutmu sulit namun biasa dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Kali ini tugasmu adalah membayangkan sebuah kondisi yang berhubungan dengan kata-kata tersebut. Kemudian gunakan kata-kata tersebut untuk membuatnya menjadi kalimat dalam bahasa asing, misalnya: "Le chatting est sur la chaise" (artinya "kucing di kursi" dalam bahasa Perancis)


11. Gunakan kata-kata baru

Cetak daftar kosakata dan cobalah menggunakan kata-kata baru ke dalam tulisan dan berlatihlah berbicara menggunakan kata-kata tersebut. Gunakan referensi lain untuk membantumu mengucapkan kata-kata tersebut dengan benar.

Jangan hanya belajar kosakata dalam daftar, tetapi cobalah untuk mengidentifikasi kata-kata yang belum kamu ketahui dan temukan dalam kehidupanmu sehari hari seperti penjelasan guru dan tugas.


12. Ucapkan 
  
Biasakan pikiranmu mengucapkan kata-kata asing tersebut ketika kamu melihat objek atau membaca sesuatu yang berhubungan dengan hal tersebut.

Menggunakan kata-kata dalam percakapan lisan adalah praktek terbaik karena hal tersebut mendorongmu lebih aktif dan spontan.


13. Revisi daftarmu secara teratur

Terus perbaharui daftar yang dibuat, jangan lupa mencatat sesuatu yang penting. Kelompokkan daftar kosakatamu ke dalam kategori-kategori.

Oleh: Satrio Rizki Dharma

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni