Pekerjaanmu Berpengaruh Buruk terhadap Kesehatanmu, Saat...

Bekerja merupakan rutinitas yang kadang membosankan dan bahkan sangat membosankan. Belum lagi jika sedari awal kamu memang tidak mencintai pekerjaan tersebut. Namun, apapun itu, sebuah pekerjaan tidak boleh merebut kesehatanmu. 

Bekerja harus menyenangkan dan meyehatkan, bahwa tubuhmu bukanlah robot yang harus dipaksa memenuhi tuntutan dari kantor. Mulai saat ini jangan kesampingkan kesehatanmu demi pekerjaan.

Jika kamu sulit membedakan apakah pekerjaan tersebut berdampak pada kesehatan atau tidak, maka perhatikanlah 7 ciri-ciri berikut yang akan memaparkan tentang ciri-ciri pekerjaan yang tidak menyehatkan :

Image Credit : Pixabay

1. Pekerjaan membuatmu stress

Stress adalah pola perilaku yang sering di hadapi oleh para pekerja kantoran, dan tidak terkecuali kamu. Tuntutan pekerjaan yang tiap harinya semakin berat membuat stressmu semakin menjadi-jadi. Belum lagi jika tempatmu bekerja mengalami permasalahan keuangan dan sebagainya, maka stres semakin bertambah.

Jika kamu menemui pekerjaan yang tidak disukai dan membuat stress sepanjang hari, maka tidak jarang stress itu akan dibawa pulang ke rumah dan mempengaruhi kesehatan psikologismu. Maka mulailah berpikir untuk mencari solusi, apabila pekerjaanmu menimbulkan stres dan berdampak bagi kesehatan.


2. Mengurangi interaksi dengan lingkungan sekitar

Waktu bekerja di kantor benar-benar akan menyita waktumu. Jika masuk kantor mulai dari jam 7 pagi dan pulang jam 5 sore, maka interaksimu dengan lingkungan sekitar akan berkurang. Interaksi dengan lingkungan sekitar yang berkurang memang tidak berdampak langsung bagi kesehatanmu. 

Namun, lambat laun ini akan mempengaruhi psikologi, dimana lingkungan mulai tidak memerdulikanmu dan apabila mendapatkan masalah, kamu tidak mempunyai tempat untuk mencurahkan perasaan. Hal ini tentu akan menambah beban pikiran.


3. Pekerjaan itu membuatmu sering marah

Hati-hati jika pekerjaan yang kamu lakukan malah membuat kebiasaan buruk seperti sering marah dan emosi meledak-ledak. Hal ini sangat berdampak pada kesehatan. Dengan emosi yang tidak terkontrol, dapat menyebabkan penyakit seperti tekanan darah tinggi dan kondisi jantung yang tidak stabil. Sebisa mungkin hindari untuk marah ataupun emosi yang berlebihan demi menjaga kesahatan tubuh sendiri.

Jika di lokasi tempat kamu bekerja ini terjadi, maka berpikirlah dua kali untuk tetap bertahan. Karena apapun itu pekerjaan tersebut telah mengganggu kesehatanmu.


4. Membuatmu melakukan pola makan tidak teratur

Keadaan mobilitas yang semakin sibuk sangat berdampak besar pada pola makan. Bagi kamu yang bergelut dengan dunia kerja yang menuntut deadline dan tuntutan yang besar, mengkomsumsi makanan seperti junk food adalah pilihan utama.

Junk food merupakan makanan yang sangat lekat dengan para pekerja kantoran. Hal ini terjadi karena makanan ini mudah di dapatkan dan bahkan melayani order pengantaran sehingga pekerja tidak harus meninggalkan kantor untuk mendapatkan makan siang. Biasanya junk food juga di komsumsi dengan minuman bersoda, hal ini yang semakin memperparah dampak dari makanan tersebut.

Namun, tahukah kamu bahwa junk food tidak sehat bagi tubuh. Mengkomsumsinya dapat menyebabkann berat badan naik yang berdampak pada diabetes, gula darah tinggi, dan sebagainya. Tanpa disadari penyakit-penyakit ini mengintai tubuh dengan berlahan namun pasti.


5. Mengurangi waktu tidurmu

Tidur merupakan rutinitas yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengumpulkan energi. Salah satu alasan yang membuat tubuh lemas keesokan harinya adalah karena kurang tidur. Dengan bekerja sepanjang waktu, maka waktu tidurmu tentunya akan sangat terganggu.

Pada malam hari, dimana seharusnya tubuh beristrihat, namun biasanya digunakan untuk mengerjakan tumpukan kerjaan kantor. Hal ini yang akan berdampak pada diri sendiri dan tentunya pada kesehatan tubuh. Saat mengalami kurang tidur, maka aliran darah akan menurun dan akan mengakibatkan anemia. Hal ini tentu sangat menganggu kesehatanmu. Keeskokan harinya tubuh menjadi lemas dan mudah terjangkit oleh virus penyakit yang lainnya.


6. Membuatmu merasa puas

Hidup ini sangatlah singkat, waktu berjalan terus menerus dan tidak pernah kembali. Jika kamu bertahan pada kerjaan yang tidak disukai, maka akan membuat pikiran merasa cukup dengan apa yang diperoleh tanpa tertantang untuk mendapatkan hal-hal yang jauh lebih baik lagi.

Kamu akan berakhir pada pekerjaan yang sekarang dan berhenti untuk bermimpi dan menginginkan yang lainnya. Jangan pernah merasa puas, itu akan membuat dirimu menjadi malas untuk melakukan perbaikan dan akan berdampak pada kesehatan nantinya.


7. Menyita waktu 

Kita mempunyai 168 jam dalam seminggu. Jika 40-60 jam membuatmu tidak senang atau tidak nyaman, maka sebenarnya kamu tidak nyaman saat bekerja. Hampir seluruh waktu dihabiskan di tempat kerja dan menyampingkan rutinitas bersama orang-orang yang dikasihi.
Pekerjaan sangat menyita waktu akan membuatmu jauh dari keluarga, teman, atau pun sahabat. Jangan sampai kamu lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer dan tumpukan pekerjaan dari pada bercengkrama atau bersenang-senang bersama mereka.
Kehilangan orang yang disayangi karena pekerjaan bukanlah hal yang menyenangkan. Bahkan tak jarang yang tidak lagi memiliki waktu untuk berolahraga karena alasan pekerjaan. Olahraga adalah kebutuhan bagi tubuhmu. Dan jika pekerjaan tersebut membuatmu tidak sempat berolahraga, maka pekerjaan itu benar-benar berdampak negatif bagi tubuh dan kesehatan. Berpikirlah untuk tetap bertahan di tempat yang menyita kesehatanmu.

Adakah salah satu diantara 7 hal yang diatas yang kini kamu alami atau bahkan semuanya? 

Jika demikian, berpikirlah untuk mencari hal yang lebih membahagiakan. Contoh kecilnya adalah mencari pekerjaan yang lebih baik. Di luar sana banyak yang membutuhkan kemampuanmu dan mulailah kembali bermimpi serta menjadi diri sendiri karena kesehatan adalah hal yang utama dari pekerjaan.

Oleh : Andi Rosita

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni