Dimana Kamu Bekerja Tidak Ditentukan Oleh Jurusanmu, Why?

Sebenarnya gak masalah bila kamu kerja dibidang yang tidak sesuai dengan jurusan saat kuliah. Renungkan saja ketika kamu memilih jurusan yang dipilih apakah itu memang sesuai passionmu. Bisa saja memilih jurusan tersebut karena beberapa faktor seperti kepepet masuk jurusan tersebut karena keiinginan orangtua, bingung milih jurusan yang sesuai passion. 

Namun, faktanya kamu sendiri tidak tahu apa passionmu, masuk jurusan tersebut karena kamu tidak lolos dalam ujian seleksi. Atau bisa saja karena gengsi, harus masuk di kampus mahal dan favorit. Gak cuma kamu saja yang ngalamin. Masih banyak ribuan orang yang bernasip sama. Terjebak dengan dunia kerja yang tidak sesuai dengan jurusan. Ada yang bekerja karena passionnya sesuai dan ada juga yang pandai melihat peluang lingkungan kemudian dia cerdas mengambil peluang menjadi keuntungan.

Image Credit : Flickr

Yuk bahas kenapa fenomena ini bisa terjadi didunia terutama di Indonesia.

1. Menemukan Passionmu ketika berada dibangku kuliah

Ini dia yang saat ini lagi trend yaitu kerja di dunia yang memang sudah menjadi passion dan hobbymu. Pasti menyenangkan bukan karena selamanya kamu akan bermain namun menghasilkan uang. Saat kuliah kamu mulai mengenal diri sendiri dan mencoba banyak hal yang menyenangkan. Tanpa sengaja kamu jatuh cinta dan keahliamu benar-benar terasah dengan baik. itu sih tidak masalah. 

Jika memang itu passionmu kamu tidak perlu takut dengan dunia karena passion bisa diubah menjadi lapangan pekerjaan. Toh selama kuliah dosen tidak mengajarimu cara bekerja yang sesungguhnya dilapangan pekerjaan nanti. Dosen gak bakalan ngajarin kamu gimana caranya mencari uang dengan nominal yang gede. Dosen memberikan kita matakuliah yang harus kita resapi biar setelah lulus nanti ilmu yang masuk ke otak menjadi dasar terciptanya seperti apa masa depanmu nantiya. 

Selama kuliah dosen banyak memberimu petunjuk mengenai dirimu sendiri dan bagaimana kamu membentuk dirimu dengan semua ilmu yang ada diotakmu. Ya itulah namanya pendidikan, bekal yang harus dipelajari.


2. Banyak pekerjaan baru yang bermunculan

Ternyata masalah gak hanya datang dari kita yang kerja tidak sesuai dengan jurusan. Contohnya saja dulu jarang ada orang yang tahu tentang tentang desain grafis. Namun sekarang desain grafis memiliki prospek kerja yang luas. Kemajaun teknologi juga dapat menciptakan lapangan kerja. Kamu pasti tahun dong pekerjaan seorang DJ, dengan alat musik yang canggih seorang DJ mampu menciptakan lagu dengan bayaran yang tinggi pula.

Kamu tahukan para pekerja freelancer yang kerjanya hanya dirumah dan memegang laptop setiap harinya. Contohnya illustrator kerjaannya mengambar sesuai permintaan pelanggan. Namun gajinya gede loh. Mungkin bagi kamu pekerjaan illustrator ini jarang didengar. Ini juga karena keberhasilan teknologi yang maju.


3. Lapangan pekerjaan yang tersedia tidak sesuai dengan jurusan

Banyak kasus dimana sertelah mahasiswa lulus namun tidak mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan. Contohnya kamu adalah lulusan S1 PGSD namun sekarang ini para pendaftar PNS sebagai guru SD sangat banyak. Gak mudah jadi PNS sebagai guru karena harus jadi guru honorer dulu dan pastinya gajinya gak sesuai dong. Setelah melalui sertifikasi kamu baru bisa diangkat jadi PNS dengan gaji tetap. Dengan proses yang ribet itu pada akhirnya dari pada menganggur lebih baik kerja sedapetnya.

 Seiring berjalannya waktu ilmu yang kamu pelajari pasti ada gunanya kok. Ya inilah dunia kerja yang sesunggunya, perusahaan lebih mencari mereka yang memiliki pengalaman dengan kualitas yang baik. meski jauh berbeda dari jurusan yang penting kamu fleksible. Jurusan tidak menentukan seberapa gajimu nanti dan tidak juga  menentukan masa depanmu dengan pasti. Jadi pinterlah kamu untuk bertahan secara mandiri.

Peralihan masa SMA ke bangku kuliah sangat berbeda, saat kita SMA sebagian besar murid hanya terpikir untuk menghasilkan nilai ujian bagus. Kadang kita tidak mendapat kesempatan untuk memikirkan jauh-jauh hari jurusan apa yang harus dipilih kelak. 

Solusinya :

1. Gali dan asah terus passionmu
 passion itu adalah harga mati. Tidak semua orang memiliki passion yang sama. Ikuti dengan tekat dan kedisplinan. Banyak orang yang menjadi bos karena dia menekuni passionnya. Yang penting jangan gaptek teknologi. Jaman sekarang teknologi dan kebutuhan tidak bisa dipisakan. 


2. Jika ada alternatif pekerjaan lain kenapa gak?
Banyak dilema mengenai harus mendapat pekerjaan sesuai dengan jurusan atau memilih pekerjaan yang ada setalah lulus. Jika itu memiliki prospek yang menarik kenapa gak? Memang pada kenyataannya banyak perusahaan besar yang mencari pekerja yang berasal dari lulusan tersebut. Mereka berfikir jika lulusan bekerja sesuai dengan jurusan pasti hasilnya juga bagus untuk perusahaan karena ilmu yang didapatkannya benar dapat dituangkan untuk pekerjaannya.


3. Menjajal berbagai pekerjaan ketika masih kuliah, menurutmu perlu tidak?
Pendapat orang pasti berbeda ada yang berpendapat itu perlu ada yang berpendapat belajar dululah yang baik. jika dirasa perlu kamu bisa melakukan ketika libur kuliah. Hitung-hitung buat pengalaman atau bisa mengikuti berbagai ajang lomba yang kamu minati dan keahlianmu. Itu bisa memotivasimu untuk mengasah kemampuanmu dengan baik. 


4. Bentuk dirimu selama masih kuliah
Wujudkan mimpimu, pastinya tidak mudah. sebelumnya kamu harus membentuk dirimu agar impianmu tercapai. Selama masih kuliah kamu bisa bermeditasi, banyak obrolan-obrolan yang sering dilakukan mahasiswa mengenai lingkungan sekitar. dari mereka dan dosen kamu dapat belajar banyak. Pembentukan diri itu sangat penting karena juga akan menentukan masa depanmu nantinya. 

Aktif ikut organisasi di kampus juga dapat membantu pembentukan diri. Dalam organisasi kamu bisa mendapat teman tentunya banyak kenalan dan mendapat ilmu yang tidak kamu dapatkan dalam mata kuliah. Sukur-sukur kamu mampu menjadi pengurus atau ketua organisasi. Mentalmu akan sangat terasah disini. Jadi saat memasuki bursa kerja kamu tidak kaget dengan dunia kerja. 

Menjadi pengurus sama saja seperti bekerja karena tanggung jawab dan kinerja selama berorganisasimu bisa dilihat hasilnya. Disitu kamu juga akan belajar memecahkan masalah, gak takut menghadapi orang yang istilahnya lebih tinggi dari kamu, terbiasa menghadapi orang yang beda sifat dan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang berubah-ubah Selain itu bisa belajar dari pengalaman kakak tingkat yang sudah biasa menjajdi pengurus

Masa depanmu hanya kamu yang bisa menentukannya. Jurusan dan almamater gak menjamin hidupmu bakalan sukses. Fenomena semacam ini gak jadi masalah dalam hidupmu. Selama bisa mengatasinya tidak akan menjadi beban. Kerja beda jurusan gak masalah, toh siapa tahu dari pekerjaanmu yang berbeda kamu bisa unggul dari teman seprofesimu. 

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni