Hal Penting yang Tidak Bisa Dilupakan Saat KKN

Dimanapun lokasi penempatan KKN kamu harus tetap menyadari bahwa disana hanyalah sebagai tamu ataupun pendatang. Jadi, kamu harus senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat. Meskipun mahasiswa dan tamu, bukan bearti harus diutamakan dan dilayani terus. Justru disitulah momen dimana kamu harus nunjukin totalitas dan kepedulian kamu dalam membangun masyarakat desa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kurang lebih dalam waktu dua bulan, selama KKN tentu kamu diharuskan untuk tinggal disana. Kalau yang dapet lokasi KKN-nya bagus dan nggak terpencil banget sih, oke lah. Tapi coba bayangin, gimana kalau dapet lokasi KKN yang ada di pelosok, nggak ada sinyal, susah air, susah warung, dan lain sebagainya? Takut? Atau justru malah semakin menantang?

Nah, pada ulasan kali ini, Nilni.com akan memberikan informasi mengenai hal apa saja sih yang tidak boleh dilupakan dan harus dipersiapkan untuk KKN. Dengan memperhatikan hal yang dijelaskan di bawah ini, dijamin deh, KKN kamu akan berjalan lancar. Apa saja poinnya? Yuk, kita simak sama-sama.


Persiapkan barang-barang pribadi


Barang pribadi tentu harus dipersiapkan lebih dulu. Alat mandi, alat make up buat cewek, laptop, buku, baju, dan perkakas lainnya, tentu harus kamu bawa layaknya mau liburan atau camping. Kan nggak lucu, saat kamu udah stay disana terus ada barang yang ketinggalan, padahal itu penting. Ya kalo lokasi KKN kamu masih bisa dijangkau waktu sebentar dari rumah, kalau jauh? So, siapin barang pribadi sedetail mungkin ya guys.

Obat-obatan juga penting banget untuk dibawa, apalagi untuk kamu yang punya penyakit bawaan seperti asma, asam lambung ataupun sakit gigi.
Buat kamu yang sakitnya cuma sakit hati aja, ya.. dibawa aja perasaannya. Nanti di KKN, akan nemuin obatnya sendiri kok dengan kumpul asyik bareng temen.

Mental dan pembawaan diri

Selain barang pribadi yang perlu dipersiapkan, kamu juga perlu mempersiapkan psikis kamu. Yup, pembawaan diri. Gimana kamu bisa membawa dirimu di tengah masyarakat yang baru dikenal akan mencerminkan dirimu yang sebenarnya. Perilaku dan sikap kamu dalam segala hal di masyarakat, tentu akan berpengaruh pada citra diri dimata masyarakat, bagaimana nantinya masyarakat menilaimu. Siapapun tentu ingin dinilai sebagai orang yang baik, kan?

Untuk itu, pembawaan diri dan sikap rasanya perlu diperhatikan. Kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi dan situasi apapun yang nantinya akan ditemuin di KKN.
Terkadang, situasi dan kondisi bahkan sulit ditebak loh. Jadi kamu harus pandai menempatkan diri dengan berperilaku pantas sesuai dengan etika dan situasi yang ada, mulai dari cara berbicara, gaya bahasa, gaya duduk, cara menanyakan sesuatu, cara meminta tolong. 
Kalau merasa kurang percaya diri dengan pembawaan dirimu, kamu bisa minta saran ke orang yang lebih menguasai ini. Oh ya, gunakan etika yang baik pada umumnya, nggak perlu harus mengikuti adat setempat. Tapi ingat, tetap hati-hati. Karena terkadang komunikasi yang buruk sering muncul karena perbedaan nilai budaya seperti ini.


Dana segar


Selama KKN, pastinya ada beberapa program yang akan diajukan dan terapkan di masyarakat. Nah, jangan lupa juga bahwa untuk merealisasikannya, kamu butuh dana segar. Kali ini, kamu memang butuh uang. Tapi inget deh, uang yang digunakan untuk merealisasikan program tersebut, akan jadi amalan yang tak terhingga buat kalian di surga nanti.

Kenapa? Karena kita memberdayakannya untuk membangun masyarakat, untuk membangun orang lain. Jadi, jangan tanggung-tanggung  membantu lewat program KKN itu, asyik loh! 

Biasanya sih, pihak kampus menyediakan sejumlah dana bantuan yang memang sudah dialokasikan khusus untuk kegiatan KKN setiap kelompok. Kalau program yang direncanakan budgetnya melebihi dana bantuan dari kampus tersebut, otomatis harus mengeluarkan dana dari kantong pribadi.

Cara menyiasatinya, kamu bisa kok mengajukan sponsor ke beberapa instansi, lembaga ataupun perusahaan yang ada dan sekiranya mau memberikan bantuan dana ataupun barang. Tinggal ajuin aja proposal pengajuan bantuan dana, tunggu beberapa waktu, dan kamu akan dibantu sama pihak tersebut.

Eh tapi, yang namanya dana segar dari kantong pribadi juga pasti perlu. Untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan membantu masyarakat juga perlu dana, kan? Buat kamu yang memang belum punya penghasilan tetap sendiri, ada baiknya mengajukan sponsor ke orang tua sendiri.


Rencana program yang ingin disosialisasikan

Ini akan jadi kewajibanmu. Jangan sampai, udah tinggal berminggu-minggu di lokasi KKN, kamu belum punya pandangan apa-apa tentang program kerja yang ingin diterapkan di masyarakat. Alhasil kamu akan seperti mahasiswa bingung gak tentu arah. Wah, kalo udah kayak gini sih, bisa-bisa kamu dicap jelek oleh masyarakat termasuk kepala dusunnya.

Untuk menghindari hal itu, persiapkanlah rancangan program kerja yang sesuai dengan jurusan kamu dan ketentuan kampus sejak jauh hari sebelum berada di lokasi KKN. Rajinlah sharing dengan teman atau dengan kakak kelas yang udah KKN sebelumnya.

Kamu bisa mengadaptasi program kerja dari mereka. Jangan lupa juga, rajin observasi ke lokasi KKN, supaya tahu apa aja yang dibutuhkan oleh masyarakat sana.
Karena sebesar dan sebagus apapun program kerja yang akan dilaksanakan, kalau dari masyarakatnya kurang antusias karena nggak benar membutuhkannya, perhitungannya program kerja kamu tetap gagal.

Budaya desa setempat


Nah ini nih yang kelihatannya sepele, tapi berarti banget buat kelangsungan hidupmu selama KKN. Kamu harus mempelajari dan memahami budaya di desa tempatmu KKN. Gimana cara menyapa dan berjalan di depan orang lain, bagaimana etikanya bertanya, bagaimana etikanya melewati sekumpulan orang, etika berbicara, dan masih banyak lagi.

Hal seperti itu sih keliatannya gampang, tapi kita juga mesti hati-hati. Karena biasanya setiap tempat punya budaya atau nilai sosial yang beda. Maka dari itu, kita juga perlu beradaptasi dengan nilai sosial yang ada di lokasi KKN, supaya kita nggak salah bersikap pada suatu situasi kondisi.

Intinya, sopan santun dan etika moral itu harus dijunjung tinggi banget, demi harkat dan martabat kamu selama KKN disana dan supaya kamu bisa dikenal serta dikenang baik oleh masyarakat setempat.

Oleh: Intantya Putri

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni