Hal yang Perlu Dibelanjakan Saat Umur 20 Tahun

Apakah sekarang kamu berusia 20 tahunan ?. mungkin ada sebagian dari kamu yang telah selesai menempuh kuliah di perguruan tinggi. Atau jika kamu tidak kuliah, mungkin kamu sudah menemukan pekerjaan tetap. Usia 20 tahun adalah gerbang menuju kedewasaan. Kamu harus memikirkan banyak hal, termajuk tujuan hidupmu.

Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, usia 20 tahun akan mendorong kamu memasuki “duia nyata”. Dunia dimana kamu harus mulai mandri dan mulai bisa menghidupi dirimu sendiri. Kamu juga akan belajar tentang siapa diri kamu yang sebenarnya, apa yang ingin dan tidak ingin kamu lakukan, dan bagaimana kamu akan mencapai hal itu. Kamu juga akan mulai merasakan jatuh bagun ketika kamu baru mengawali usaha kamu mencapai hal-hal tersebut.

Jika kamu telah menemukan pekerjaan tetap, mungkin kamu akan mencintai pekerjaan kamu atau bahkan malah membencinya. Mungkin karena keadaan yang memaksamu harus bekerja bukan pada bidangmu. Tapi bukan berarti kamu melakukan dengan seenaknya. Kamu harus tetap profesional, karena kamu mendapatkan gaji dari itu. kamu harus mulai memikirkan untuk apa gajimu.

Jika kamu sudah mulai mandiri, keluar dari tempat tinggal ibu dan ayahmu, dan mulai punya tempat tinggal sendiri dikota lain, kamu perlu menjaga dirimu sendiri dengan lebih ketat. Jangan memakai uang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat atau bahkan merusak dirikamu sendiri. Kamu mungkin patut bangga dengan gaji yang kamu terima, kamu merasa harus memberikan reward pada diri kamu sendiri dengan bersenang-senang atau berfoya-foya dengan gaji yang kamu dapatkan.

Tapi itu justru akan membelenggu kamu. kamu merasa kerja itu sulit, biaya hidup mahal dak kehidupan itu kejam, tapi kamu tidak ada usaha melawan itu, malah kamu berfoya-foya. Oleh karena itu mungkin kamu perlu membuka rekening untuk membantu kamu mengelola gaji kamu. jika kamu merasa kebingungan tentang apa-apa saja yang harus dan tidak harus kamu beli Kamu perlu membaca artikel ini .


Pixabay

Kamu akan memerlukan Lemari

Sebuah lemari adalah benda yang penting untuk kamu miliki saat kamu sudah mulai mandiri. Tahu kan fungsi lemari buat apa ?. saat kamu sudah mulai bekerja, lemari bukan Cuma jadi tempat baju-baju main kamu, tapi juga baju kerja yang akan sering kamu gunakan.

Oleh karena itu pilih lemari yang sesuai dengan kebutuhan kamu. sesuaikan dengan jumlah baju yang kamu miliki. Fikirkan juga space untuk baju kerja kamu. jangan dicampur adukan. Biarkanlah baju kerjamu tersimpan dengan menggantung, bukan dilipat dan ditumpuk. maka baju kerja kamu akan terhindar dari kusut. Selain itu sisihkan juga space yang lain untuk baju yang belum kamu beli.

Jadi kamu tidak akan kesulitan menaruh baju baru kamu ketika semua space telah dipakai. Jangan lupa mensortir pakaian kamu, pakaian yang sudah tidak muat atau sudah tidak layak pakai perlu kamu singkirkan. Mungkin kamu bisa memberikannya pada orang lain yang lebih membuuhkan. Pertimbangkan jugaa bahan lemari tersebut. Kamu tidak perlu risau mengeluarkan uang yang sedikit lebih banyak untuk kualitas lemari yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan kamu. karena lemari bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.


Tagihan telefon keluarga

Saat kamu terjun di “dunia nyata”, mungkin kamu harus mulai memikirkan hal-hal sepele seperti tagihan telefon bulanan. Bagi kamu yang masih tinggal bersama orang tua kamu, mungkin kamu belum bisa membantu keseluruhan kelangsungan hidup mereka. Kamu juga masih harus memikirkan kebutuhan kamu sendiri, tapi rasanya akan aneh, jika kamu sudah bekerja dan masih tinggal dengan orang tua kamu, lalu kamu tidak memberikan kotribusi apapun dalam hal materi.

Mungki kamu bisa membantu mereka sedikit mengambil alih pembayaran tagihan telefon bulanan mereka. Biarkanlah mereka menggunakannya seperti biasa, jangan membatasi penggunaannya hanya kamu ingin menghemat pengeluaran kamu. ingat saat dulu kamu masih kecil, orang tua kamu tidak pernah membatasi mimpi-mimpimu untuk menjadi apapun. Sudah saatnya kamu di usia 20 tahunan ini balas budi kepada mereka.


Bagi kamu yang sudah tinggal sendiri, kamu layak memperhatikan pengeluaran kamu untuk tagihan yang satu ini. sesuaikan dengan pekerjaan yang kamu tempuh.

Jika kamu memang bekerja dengan mobilitas yang tinggi dan sering berkomunikasi dengan orang lain, pilihlah provider yang sesuai dengan kebutuhan komunikasi kamu. gunakan provider yang berkualitas dengan tagihan yang pas sesuai kantong. Jangan pelit untuk sebuah kebutuhan penunjang pekerjaan kamu. hemat atau boros akan tergantung seberapa efektif kamu menggunakan telefon kamu.



Rencanakan untuk Liburan

Me refresh otak itu penting, ambilah beberapa hari untu cuti dan pergi berlibur. Namun harus ingat kantong ya..., gunakan dengan se efektif dan seefisien mungkin. Akan lebih baik jika kamu pergi berlibur bersama keluarga kamu. atau jika kamu bekerja di lokasi yang jauh dari keluarga kamu, pulanglah menemui mereka.

Itu juga termasuk liburan loh...jika kamu merasa ingin liburan sendiri, jangan gunakan uang kamu untuk  berfoya-foya dengan kesenangan sesaat. Itu justru akan membuat masalah baru untuk kedepannya. Ingat masih ada kehidupan setelah kamu berlibur. Berfoya-foya bukan alasan yang tepat untuk menghabiskan uangmu saat liburan. Kamu bisa memilih liburan hemat namun menyenangkan yang lain selain berfoya-foya.

Sekalipun kamu ingin berlibur dan kemungkinan akan menguras kantong kamu, gunakan saat itu dengan melewatkannya bersama teman atau kerabat terbaik kamu. hal itu lebih baik daripada berfoya-foya sendiri, bahkan yang lebih buruk lagi kamu menghabiskan uangmu dengan menyewa para gadis-gadis yang sama sekali tidak kamu kenal. Mungkin itu adalah akan menjadi liburan dan refresing terburuk sepanjang hidupmu di usia 20 tahunan.


Membeli Ranjang

Segila apapun kamu bekerja saat usia produktif kamu, pasti dalam sehari kamu butuh waktu untuk tidur. Karena kamu bukan sedang menjadi super hero dalam permainan Dota yang mampu untuk tidak tidur berhari-hari. Pada sebagian besar orang, tidur mungkin menjadi sebuah hiburan setelah seharian bekerja keras. So ... nyamankan dirimu saat kamu tidur.

Gunakan gajimu untuk membeli ranjang yang nyaman untuk kamu tidur. pilihlah dengan menyesuaikan kantong dan keinginan kamu. ranjang yang terlalu nyaman mungkin akan membuat kamu malas bekerja. Mungkin kamu perlu memikirkan bahannya. Pilihlah ranjang dengan ukuran yang lebih lebar dari badan kamu, sebagai investasi jangka panjang sampai kamu menikah. Jadi kamu tidak perlu repot-repot membeli ranjang baru kan saat kamu akan menikah.


Pergi ke kota atau negara impian

Usia 20 tahun adalah usia dimana kamu harus bisa merealisasikan sebagian besar mimpi-mimpi kamu. termasuk jika kamu pernah bermimpi mengunjungi sebuah kota atau negara impian, sekalipun itu berada di luar negeri.

Saat kamu belum punya tanggung jawab kepada orang lain, hal ini mungkin bisa membuat kamu lebih mudah mewujudkan mimpi kamu. Jangan segan untuk pergi ke kota atau negara impian kamu. bahkan jika itu berada di luar negeri. Manfaatkan jika kamu mendapatkan kesempatan. Atau kamu dapat menciptakan kesempatan itu menghampiri kamu.

Caranya jika kamu sudah bekerja, kamu perlu menabung untuk membuat sendiri kesempatan itu. Akan menjadi suatu kebanggaan jika semua mimpi kamu terealisasi atas usaha dan kerja keras kamu sendiri. Kamu akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa untuk di ceritakan dan juga masalalu yang indah untuk dikenang. pengalaman indah saat kamu tahu budaya, bahasa, dan kebiasaan orang-orang di kota atau negara impian kamu. hal itu juga merupakan sebuah pembelajaran yang mahal dan berharga bagi kamu.



Rencanakan Untuk Membeli Komputer Baru

Ketika kamu berusia 20 tahun dan kamu “gaptek” atau gagap teknologi kamu akan menjadi manusia yang rugi. Saat yang lain seusia kamu sedang asik dengan gadget, atau komputer baru, dan kamu hanya diam tidak mengikuti perkembangan teknologi itu, masa muda mu akan sia-sia. Saat usia kamu 20 tahun, otak kamu masih bekerja secara bagus untuk sekedar mempelajari  hal-hal baru yang sedikit rumit. Teknologi memang jahat, dia berkembang dengan sangat cepat. Teknologi juga bisa menjadi sangat rumit, namun jika kamu mau belajar kerumitan itu akan bisa kamu kuasai, kerumitan itu yang kelak akan memudahkan kehidupan kamu.

Jangan ragu untuk membeli komputer baru atau meng upgrade komputer mu yang lama. Memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tapi ketika kamu masih berusia 20 tahun dan sudah bekerja, kamu patut untuk menyisihkan sebagian penghasilan kamu untuk ikut memeriahkan perkembangan teknologi dengan membeli komputer baru atau meng upgrade komputer kamu yang lama. Jangan ragu bila ada tawaran kredit komputer baru, itu sangat memudahkan kamu untuk menyisihkan uang hasil kerjamu.

Membeli baru atau meng upgrade komputermu yang lama adalah hal penting, meskipun mengikuti perkembangan teknologi adalah investasi jangka panjang yang “jahat” karena sangat cepat berganti dan bila kamu tertinggal kamu akan di anggap ketinggalan jaman. Namun bila kamu sudah merasa capek untuk mengikuti, setidaknya kamu cukup informasi akan hal itu, agar ketika kamu terlibat diskusi mengenai hal itu, kamu tidak akan menjadi kambing congek yang hanya bisa mengangguk tanpa mengerti.


Memperbaiki tempat tinggal

Jika kamu berusia 20 tahun, dan kamu bekerja pada bidang yang mengharuskan kamu untuk menjadi manusia yang kreatif, kamu harus mencari ide ide segar untuk menunjang pekerjan kamu. mulailah mencari dari tempat yang kamu tinggali.

Jika kamu masih tinggal bersama orang tua, kamu mungkin perlu merombak kamar kamu. rubahlah posisi ranjang, lemari atau meja kerja kamu. mungkin kamu bisa merubah arah hadapnya saja. Posisi menghadap langsung di luar ruangan bisa jadi ide yang cemerlang.

Dengan menatap langsung ke luar ruangan, kamu bisa melihat segala sesuatu yang bergerak alami, itu dapat  memunculkan ide-de yang bagus untuk membangun kreativitas yang memang menunjang pekerjaanmu.

Atau jika kamu mempunyai biaya yang lebih, kamu dapat merombak dengan merubah warna cat dinding. Kamu juga bisa merubah atau mengganti perabotan yang ada dalam ruangan pribadi kamu. buatlah kenyamanan saat kamu berada disana. Itu juga termasuk investasi jangka panjang.


Ikut gym

Saat usia 20 tahun, kamu mungkin sedikit tidak memperhatikan kesehatanmu. Padahal kesehatan merupakan investasi jangka panjang paling penting. Kamu bisa saja membuat karya-karya yang luar biasa, atau kamu bisa sangat produktif, tapi jika kamu sakit kamu tidak akan menikmati hasil dari semua itu. Jika kamu sudah bekerja, jangan ragu untuk menyisihkan sedikit penghasilan kamu untuk merawat diri sendiri.

Merawat diri sendiri bukan berarti harus pergi kesalon, tapi lebih ke menjaga kondisi kesehatan badan. Pergilah ke gym, dan sewalah instruktur gym untuk mengarahkan kamu agar lebih mudah untuk menjaga kondisi tubuh. Mintalah saran pada instruktur gym kamu, ceritakan segala aktifitas kamu, dan tanyakan olahraga apa yang cocok, asupan makanan yang bagaimana yang dapat menunjang kesehatanmu untuk lebih baik.

Menjaga kesehatan saat muda memang bukan hal yang mudah, tapi tidak juga sulit ketika kamu menyadari tujuan hidup kamu dan seberapa penting peran kesehatan untuk kelangsungan hidupmu.


Membahagiakan keluarga

Di usia 20 tahun, kamu akan menyadari bahwa keluarga adalah bagian penting atas kesuksesanmu kelak. Jangan ragu untuk membahagiakan keluargamu ketika kamu sudah bekerja. Terutama kedua orang tua kamu. karena jika kamu sukses, itu adalah efek dari kerja keras kamu dan doa orang tua kamu. tidak ada salahnya untuk membelikan mereka barang-barang yang mereka butuhkan. Berilah kejutan sama seperti saat kamu diberi kado saat ulang tahun oleh mereka.

Percayalah apapun yang akan kamu berikan bukan menjadi masalah bagi mereka. Ada kebanggaan tersendiri dari orang tua saat kamu ternyata sudah besar dan kamu mampu membelikan sesuatu untuk mereka. Usia 20 tahun memang sudah saatnya kamu untuk berganti peran. Jika dulu kamu selalu menggunakan kata “di” dalam kamus hidupu, belajarlah untuk memakai “me”. Apa lagi untuk keluarga, jangan terlalu perhitungan untuk memakai kata “me”. 

Meskipun apapun yang kamu berikan tidak akan pernah sebanding dengan pengorbanan mereka selama ini, setidaknya kamu berusaha semaksimal mungkin untu menyenangkan mereka dengan hasil kerja kerasmu sendiri.



Membayar hutang kuliah

Kuliah adalah tingkatan menuntut ilmu yang dilalui saat kamu berusia 20 tahunan. Sebagian dari kamu mungkin mengalami masa-masa jauh dari orang tua, tinggal di asrama, atau kos. Kuliah adalah masa-masa dimana kamu mendapatkan kebebasan secara penuh. Bebas menggunakan uang kiriman orang tua untuk apapun yang kamu senangi. Awal-awal masa kuliah mungkin sebagian dari kamu adalah mahasiswa yang boros. Kamu membeli keperluan-keperluan yang tidak penting. Kamu hang out bareng teman-teman di mall dan melakukan wisata kuliner di tempat-tempat yang mewah.

Saat itu mungkin kamu tidak ingat bagaimana susahnya orng tuamu mencari nafkah untukmu. Lebih tepatnya untuk mengirimi setiap bulan sebagi jatah uang makan mu. Uang yang seharusnya kamu kelola dengan baik, namun kamu menghabiskannya dengan instan. Apakah kamu pernah berfikir tentang berapa banyak uang kuliah, uang, biaya hidup selama kuliah, dan biaya kebutuhan tambahan saat kamu menghabiskan biaya hidupmu saat tengah bulan. Belum lagi saat kamu terlambat menyelesaikan kuliah sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Sebagian dari kamu mungkin pernah merasakan berhutang kuliah pada orang tua, dengan biaya yang begitu besar yang mereka keluarkan setiap semester dan setiap bulannya untukmu, sedangkan kamu hanya menghasilkan sebuah  title. Memang itu adalah sebuah kebanggaan, tapi apa menurutmu itu cukup dan pantas untuk membayar hutang kuliahmu pada orang tuamu.

Coba fikirkan kembali uraian di bawah ini :
Jika kamu setiap bulan diberi jatah biaya hidup sebesar
 Rp.600.000-, perbulan x 60 = Rp. 36.000000 (sudah termasuk nunggak kuliah satu tahun)
Untuk uang kuliah Rp. 2.000.000/smesternya x 8 = Rp. 16.000.000-,
Belum kalo kamu nunggak kuliah setahun harus nambah lagi
Rp.2.000.000 x 2 = Rp. 4.000.000-,
Terus biaya beli buku, kamu sakit harus beli obat dan biaya kehabisan uang tengah bulan adalah Rp. 500.000 x 60 = Rp. 30.000.000

Keseluruhan biaya saat kamu kuliah kurang lebih adalah Rp.860.000.000-,. Sangat fantastis bukan ?. mungkin dulu kamu merasa dulu mereka sangat mudah mencukupi semua kebutuhan kamu, tapi kamu tidak pernah tau bagaimana sebenarnya kerja keras mereka untuk membiayaimu sebanyak itu saat kuliah.
    
Setelah kamu selesai, mulailah membayar hutang kuliah mu pada orang tua. Sebenarnya orang tua tidak pernah mengharapkan imbalan uang darimu, cukup kamu menjadi orang sukses yang patut
dibanggakan.

So..mulailah bekerja, jadikan hutang kuliahmu sebagai motivasimu untuk sukses. Jangan ragu untuk menyisihkan sebagian uang hasil kerjamu untuk membeli sesuatu dan kamu berikan untuk mereka. Sekecil apapun pemberian kamu akan sangat berarti. Mereka tidak akan melihat nominal dari barang atau uang yang kamu berikan. Tapi seberapa niat kamu memberikannya saat gajimu sebenarnya masih kecil.

Itulah beberapa saran dari nilni.com untuk kamu yang memasuki usia 20 tahun. Sebagian dari kamu yang mungkin sudah bekerja, boleh mengikuti saran ini untuk membatu kamu saat kamu kebingungan untuk membelanjakan gajimu.

Jangan lupa sisihkan beberapa lembar uangmu untuk orang-orang yang membutuhkan. Sudah saatnya kamu perduli dengan lingkungan sekitar kamu. hal itu sama sekali bukan tindakan yang akan merugikan. Selain kamu ber investasi di dunia, beramal juga tindakan investasi jangka panjang kamu untuk awal kehidupan setelah kematian.

Oleh : Puri Candraditya

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni