Ingin Bertengkar dengan Pacar? Ucapkanlah 8 Kata Ini

Dalam hubungan percintaan, sering terjadi permasalahan-permasalahan yang kadang tak terduga dari mana asal mulanya, mulai dari hal kecil sampai hal besar bisa menjadi pemicu utama. Namun berhati-hatilah apabila berucap kepada pasanganmu, jangan sampai ucapan tersebut malah menjadi bumerang sendiri. 

Kata atau ucapan memiliki kekuatannya tersendiri. Namun, kadang kata atau ucapan mampu memercik api pertengkaran. Berikut 8 kalimat yang jangan pernah kamu ucapkan kepada pasanganmu. Tetapi, jika kamu memang sudah berniat untuk melukai pasanganmu, ucapkan saja. 

Image Credit : Pixabay

1. Tidak apa-apa

Saling mendiamkan diri atau ngambek adalah suatu kondisi yang sangat tidak menyenangkan dalam suatu hubungan. Kondisi seperti ini akan membuat kita kebingungan untuk melakukan tindakan apa pun.
Sering kali kalimat “tidak apa-apa” terdengar begitu menyebalkan dan sesungguhnya sedang menggambarkan bahwa kondisi kita sedang tidak baik. 

Pasangan kita sangat tidak suka jika mendengar kalimat tersebut. Kalimat itu bisa membuat pasangan menjadi frustasi dan bingung bagaimana menghadapi sikapmu selanjutnya, dan tak jarang bisa berujung pada pertengkaran. Dalam berbagai kondisi, pasanganmu membutuhkan penjelasan yang lebih detail dari sekedar kalimat “tidak apa-apa”. Jadi hati-hati dalam mengungkapkan perasaan dengan kalimat ini.


2. Ini adalah salahmu

Relasi hubungan dengan seseorang memang sering memicu konflik baik itu dari masalah kecil maupun yang besar. Contoh kecilnya jika terlambat datang ke pesta karena si wanita terlalu lama berdandan. Si pria sering berucap “Ini karena kamu terlalu lama berdandan”, kalimat ini secara tidak langsung menggambarkan bahwa keterlambatan mereka ke pesta adalah salah si wanita. Maka jika kata-kata itu dilontarkan, maka tunggulah perang dunia III akan terjadi.

Pasanganmu tidak suka disalahkan dengan sepihak akan kondisi yang terjadi. Maka hindarilah untuk menyalahkan satu sama lain, karena ini akan memicu perdebatan yang jauh lebih panjang lagi. Apapun itu, kata menyalahkan akan terdengar begitu menyudutkan dan tidak menyenangkan bagi pasanganmu.


3. Kamu selalu atau kamu tidak pernah

Hubungan terkadang memang saling menuntut satu sama lain. Saling mengkritik acap kali menuai perselisihan sendiri. Merasa paling benar pun sering dirasakan. Protes bahwa pasangannya tidak perhatian atau pasangannya tidak peka sering dilakukan. Tapi tahukah kamu, sebagai pasangan kalimat seperti “kamu selalu” atau “kamu tidak pernah” adalah kalimat yang menuduh dan sangat menyebalkan. 

Bagi yang melontarkan kalimat tersebut, itu bisa saja sebagi bentuk kritik terhadap pasangannya. Namun, bagi pasangan yang menerima kata-kata tersebut akan memiliki kesan menuduh dan tidak menyenangkan. Maka berhati-hatilah menempatkan kalimat tersebut. Ada baiknya mengajak pasanganmu berdiskusi sebelum menyampaikan kritik sehingga tidak harus menggunakan kalimat-kalimat tersebut.


4. Kamu salah

Dalam perdebatan pasangan kalimat “kamu salah” sering dianggap sebagai pembelaan. Namun pada kenyataannya, itu akan terkesan sebagai sebuah tuduhan yang sepihak.

Sebisa mungkin jangan ucapkan kalimat tersebut kepada pasanganmu, karena bagaimana pun hubungan ini dijalani berdua dan sangat tidak adil jika hanya menyalahkan sau pihak saja. Usahakan diskusi dalam menyelesaikan setiap permasalahan.


5. Tidak pengertian

Tidak ada hubungan yang sempurna, begitulah kenyataannya. Mengatakan kepada pasangan bahwa “dia tidak pengertian” merupakan kalimat yang dapat memicu pertengkaran dan kemarahan bagi pasanganmu. Takaran untuk pengertian bagi setiap orang tentu berbeda-beda. Mungkin menurut pasanganmu ia sudah memberikan pengertian terbaiknya, namun menurutmu itu adalah sifat yang acuh tak acuh. Maka dari itu, perlu memahami tentang masing-masing sebelum saling menilai satu sama lain.


6. Mengucapkan kata “berpisah” saat marah

Sangat tidak dianjurkan untuk mengucapkan kata “berpisah” pada setiap kondisi kepada pasanganmu. Karena kata ini ternyata sangat sensitif dan dapat berdampak besar terhadap hubunganmu ke depannya. 
Kata perpisahan ini dapat melukai pasanganmu dan membuatnya marah bahkan bisa saja tidak terima. 

Meski dalam kondisi semarah apapun, jangan ucapkan kata berpisah jika kamu masih menyayangi pasanganmu.

Kata berpisah tidaklah memberikan solusi bagi setiap pertengkaran. Ada baiknya kamu duduk bersama dan saling mendengarkan satu sama lain dan mengalahkan ego masing-masing.


7. Mengatakan “Dia lebih perhatian”

Apakah kamu suka dibanding-bandingkan dengan orang lain? Ya. Tentu semua orang tidak suka dibanding-bandingkan apalagi yang membanding-bandingkannya adalah pasangannya sendiri. Hargai pasanganmu dengan baik sebagai manapun kondisinya, maka dari itu jangan pernah membandingkannya dengan orang lain.

Mengatakan “dia lebih perhatian” atau apapun itu bentuk kata perbandingannya, akan membuat pasangan marah dan merasa tidak dihargai olehmu. Sehingga dia akan merasa semua yang telah dilakukannya tidak ada gunanya dan kamu terkesan tidak menghargainya. Hargai setiap yang diberikan pasanganmu dan jangan pernah ucapkan kalimat itu dihadapnya atau kamu akan meilhatnya marah. Mulailah untuk mengatakan kepadanya apa yang kamu inginkan dan apa yang dia inginkan untuk menghindari salah paham diantara kalian.


8. Mengatakan “Ini kenapa ibuku tidak menyukaimu”

Jangan pernah membawa orang lain dalam pertengakaran kamu dengan pasangan, karena itu akan menambah masalah. Seperti mengucapkan kalimat “ini kenapa ibuku tidak menyukaimu”. Kalimat seperti ini akan melukai perasaan pasangan.  Secara tidak langsung dengan kalimat tersebut, kamu membenarkan pendapat orang lain terhadap pasangan. Padahal, seharusnya kamu adalah orang yang membelanya, bukan malah membenarkan orang lain.

Berhati-hatilah dalam melibatkan orang lain dalam setiap pertengkaran karena bisa saja hal tersebut berdampak buruk bagi hubungan.

Delapan kalimat ini merupakan kalimat yang sebaiknya tidak kamu ucapkan terhadap pasangan. Saling menghargai adalah kunci utama. Jika ada permasalahan, maka selesaikanlah dengan kepala dingin tanpa harus menyalahkan satu sama lain. Hindari pertengkaran yang akan membawa pada hal-hal yang tidak diinginkan sebagai pasangan. 

Oleh : Andi Rosita

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni