Ini Dia Cara Menjadi Penulis Lepas Online

Apakah kamu senang menulis? Apakah kamu senang berkutat dengan segala sesutu yang berbau jurnalis? Mungkin kamu bingung dengan apa yang akan dilakukan dengan tulisan-tulisanmu. Ketika teman-temanmu mengatakan bahwa tulisanmu bagus, pastinya akan lebih semangat membuat tulisan-tulisan bagus lainnya bukan? Tapi untuk apa tulisan tersebut kalau kamu tidak bisa menikmati hasilnya? Kamu juga ingin memiliki penghasilan dari hobimu itu bukan? 

Dari setumpuk tulisan yang telah dibuat selama beberapa waktu berkat kerja kerasmu. Banyak iklan lowongan kerja sebagai penulis lepas online. Mungkin kamu menanyakan apa sih penulis lepas online itu? Penulis lepas online itu kamu hanya perlu berkutat dengan tulisanmu di depan laptop atau komputer tanpa harus datang ke kantor. Kemudian kirimkan tulisanmu tersebut ke redaksi melalui e-mail. 

Tapi yang paling penting adalah jalinan komunikasi yang baik antar rekan. Kamu tidak bekerja sendiri kok, akan ada rekanmu yang membantumu bila merasa ada kesulitan. Mau tahu cara menjadi seorang penulis lepas online? Setidaknya kamu bisa menikmati hasil dari bakat menulismu yang selama ini tersimpan.
writer: pixabay
1. Temukan kembali gairah menulismu

Mungkin kamu adalah seorang siswa yang terkenal dengan tulisan yang mengkritik mengenai birokrasi sekolah atau siswa yang terkenal dengan puisi-puisi roman picisan. Akan ada kalanya kamu merasa jenuh dengan semua kebiasaanmu itu bukan? Semua akan terasa biasa saja, kamu akan merasa bahwa menulis sangatlah membosankan dan tidak menantang. 

Kamu harus temukan lagi gairahmu untuk menulis. Jangan sampai rasa bosan membelenggumu untuk menulis. Carilah moodbooster yang mampu mengembalikan semangat menulismu. Sebagai seorang penulis lepas online harus selalu memiliki mood yang baik untuk kelancaran penulisannya bukan? 
Kamu bisa dengan beristirahat sejenak atau setidaknya mendengarkan musik kesukaanmu yang bisa membuat kepalamu mengangguk-angguk.
2. Minta pendapat dari teman dan keluarga 

Ketika selesai menuliskan sebuah artikel, coba tanyakan apa pendapat teman dan keluargamu. Mereka adalah orang-orang terdekatmu yang mengetahui secara pasti kekurangan dan kelebihanmu. Mereka akan menilai secara jujur apa yang mereka rasakan ketika mereka membaca artikelmu.

Mereka adalah pembaca pertamamu sebelum kamu mempublikasikan tulisanmu, jika tidak ingin menuai banyak kritikan karena tulisanmu. Mereka bisa mengoreksi tulisanmu yang dirasa tidak pas dengan tema artikel yang dibuat.


3. Jangan terlalu terbawa dengan komentar mereka

Ketika mempublikasikan tulisanmu, kamu pasti akan menerima banyak komentar. Entah itu saran, pujian ataupun kritikan. Terkadang ketika ada yang memberimu sebuah pujian, mendadak kepalamu menjadi besar dan helm yang biasa kamu pakaipun bisa menjadi sesak. Jangan terlalu bangga dengan sebuah pujian. Cukup berterimakasih dan buat lagi tulisan itu menjadi lebih baik.
Tapi ingat juga, ketika menerima sebuah kritikan, kamu jangan langsung merasa rendah. Karena kritikan itulah yang sesungguhnya membawamu ke dalam keberhasilan. temukan titik kelemahanmu, dan buat menjadi sebuah kesempurnaan.
Kamu bisa belajar dari sebuah komentar yang entah itu membuatmu melambung atau terjatuh. Yang terpenting adalah harus bisa mengontrol emosimu ketika mendengar komentar-komentar yang kamu sendiri tidak mampu menampungnya. Jangan dijadikan sebuah beban, tetapi jadikan sebuah lucutan agar menjadi lebih baik lagi. Menulis harus dengan hati. Bila hatimu goyah, apa yang kan kamu tulis?


4. Tulis lebih dari 5 artikel di awal

Untuk menguji apakah kamu bisa menjadi seorang penulis lepas online, kamu perlu menguji dirimu sendiri dengan menuliskan 5 artikel atau lebih yang berbeda sebagai langkah awal. Banyak yang bisa ditulis dan dituangkan ke dalam 5 artikel tersebut. Tentang sekolah, bisnis, politik, gaya hidup, atau apapun yang bisa kamu tulis. 

Catat juga berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk membuat sebuah artikel atau kelima artikel tersebut dalam sehari. Ini sangat penting bagimu karena sebagian besar penulis lepas online memiliki target waktu yang telah ditentukan. Lebih banyak artikel lebih bagus, dengan catatan topik yang berbeda di tiap artikelnya.


5. Artikel harus mewakili sudut pandangmu, bukan kamu

Ketika menceritakan tentang kehidupanmu atau tentang orang lain, tidak harus terdengar seperti benar-benar bahwa itu adalah murni dari pendapatmu sendiri. Atau ketika menuliskan artikel tentang berita di sekolahmu. Kamu harus menyertakan fakta di dalam artikel tersebut. Kamu tidak bisa sepenuhnya menggunakan pendapat pribadimu untuk sebuah artikel. Tetapi kamu juga bisa berpendapat meskipun tidak dominan.


6. Mulailah dengan Blog

Ketika menjadi seorang blogger, secara tidak sengaja kamu telah mendaftarkan diri menjadi seorang penulis lepas online. Di dalam blog kamu bisa menulis apapun yang diinginkan. Entah tentang bobroknya birokrasi pendidikan yang ada di Indonesia, atau tentang kehidupanmu yang berantakan.
blog: pixabay
Tetapi ingat, ketika kamu mempostingkan tulisanmu ke dalam sebuah blog, akan ada jutaan mata yang membacanya. Tak terkecuali seorang editor yang bisa jadi akan menjadi rekan kerjamu kelak ketika menjadi seorang penulis lepas online.
Maka hati-hatilah ketika menulis artikel yang akan dibaca oleh jutaan pasang mata di luar sana yang kamu sendiri tidak tahu siapa mereka.
7. Duduk di depan laptop selama berjam-jam

Bila kamu adalah seseorang yang memiliki banyak pekerjaan rumah seperti mengepel, mencuci pakaian, setrika, atau lain sebagainya, sebaiknya sisakan waktu selama beberapa jam untuk menulis artikel di depan laptopmu. Menulis dapat menghabiskan waktu seharian. 

Kamu bisa berjam-jam di depan laptop hanya untuk menulis sebuah artikel mengenai buruknya aturan hukum di negeri ini. Bila tidak memiliki banyak waktu, maka kamu harus bersiap-siap untuk tersingkirkan. Karena sebagai seorang penulis lepas online, dituntut untuk memiliki waktu luang yang banyak. Kamu juga harus menerima tekanan karena sehari tidak hanya menuliskan satu atau dua artikel, bisa lebih dari lima artikel yang harus kamu selesaikan.

Sedangkan kamu tahu sendiri bahwa satu artikel bisa menghabiskan waktu selama satu atau dua jam lebih bila idemu sudah buntu. Jadi siapkan waktumu untuk berlama-lama di depan laptop.



8. Selesaikan tugas dengan cepat


Jika kamu seorang pelajar atau mahasiswa, sesegera mungkin selesaikan tugasmu. Menunda menyelesaikan tugas malah akan mempersulitmu dalam menyelesaikan tugas lainnya. Karena menulis benar-benar akan menyita waktumu. Maka selesaikan tugas yang sudah menghadangmu.


9. Jangan berkecil hati oleh penipuan

Banyak di internet yang menyebutkan bahwa mereka telah mengalami penipuan setelah menuliskan sejumlah artikel namun tidak mendapatkan bayaran, malahan hak cipta mereka seolah tidak terpakai. Kamu tak perlu khawatir atau kemudian merasa takut dengan hal ini. 

Kamu hanya perlu gigih dalam menuliskan artikel. Cari redaksi lain yang bisa dipercaya. Kamu harus yakin bahwa masih banyak redaksi di luar sana yang bisa dipercaya dan mau membayarmu untuk sebuah tulisan asli darimu. 
Jadi jangan mudah patah semangat hanya karena ditipu oleh sebuah redaksi online.

10. Sering lakukan penelitian

Kamu bisa melakukan banyak hal bukan. Dalam waktu 30 menit saja, bisa mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang bisa saja kamu belum pernah dapatkan. Kamu bisa meneliti apa saja yang ada di sekitarmu dan bisa menjadi sebuah tulisan yang bermanfaat karena penelitianmu itu. Bagikan kepada orang lain dan kamu akan mendapatkan bonus lebih karena penemuanmu.

coin: pixabay
11. Jangan menuntut atau mengharapkan gaji yang besar

Di setiap Negara, instansi, dan pekerjaan memiliki gajinya masing-masing. Sebagai seorang penulis amatir misalnya, jangan pernah berharap ketika tulisan pertamamu langsung booming dan mendapatkan upah jutaan rupiah. 

Setiap karir yang baru dimulai pasti harus melalui beberapa tahapan. Untuk menjadi seorang penulis yang terkenal harus merasakan betapa tulisannya dihargai dengan murah. Jadi jangan berharap banyak dengan gaji yang akan kamu dapatkan dengan menjadi seorang penulis lepas online. 
Jangan mudah menyerah juga hanya karena sebuah angka yang tidak kamu harapkan.

12. Butuh setengah hari untuk menyeleksi redaksi yang dipilih 


Ketika mencoba melamar menjadi seorang penulis lepas online, maka kamu akan mengirimkan tulisanmu tersebut untuk dijadikan sebagai penilaian.  Kamu bisa melakukan menyelidikan terhadap redaksi tersebut. 

Bisa dengan membaca testimony ataupun artikel-artikel yang telah mereka terbitkan. Ketika sudah mendapatkan yang dirasa cocok, kamu bisa bergabung dengan redaksi tersebut dan membuat kontrak perjanjian untuk selanjutnya membicaraan tentang kontribusi yang mereka berikan untuk sebuah artikelmu.



13. Tulis artikel yang menyenangkan


Artikel memang harus menyenangkan. Artikel yang sudah basi dan membosankan siapa yang akan membaca? Buatlah artikel dengan bahasamu sendiri agar orang lain bisa menikmatinya tanpa merasa kantuk. Akan lebih bagus lagi jika kamu membuat artikel yang seru seperti tips-tips menjadi seorang remaja atau artikel mengenai perjalananmu ke pantai berpasir pink.



14. Jangan mudah menyerah


Ketika kamu mengirimkan sebuah artikel, jangan berkespektasi terlalu besar. Jika beruntung, kamu akan mendapatkan redaksi yang baik yang akan memberimu upah besar atau sesuai dengan kesepakatan. Tapi bila tidak diberi sepeserpun, jangan mudah menyerah. Kamu hanya perlu meningkatkan kualitas menulismu. Berusahalah lebih keras lagi untuk mendapatkan redaksi yang pas untukmu.

Tidak semua orang bisa menjadi seorang penulis lepas online. Tetapi semua orang bisa menjadi penulis. Hanyalah kegigihan yang bisa membawamu menjadi seorang penulis lepas online yang handal dan bisa dikenal di luar sana. Jangan mudah menyerah pada keadaan, kamu lebih kuat dari apa yang dikira. Dengan menerapkan tips yang sudah disebutkan di atas, kamu selangkah lebih maju dari mereka yang akan telah menjadi seorang penulis lepas online juga.

Oleh: Satri Rizki Dharma

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni