Kalau Sudah Dewasa Kamu Ingin Jadi Apa?

Saat beranjak dewasa, kamu akan dihadapkan pada banyak pilihan baru dalam hidupmu. Ingat, jadi dewasa berarti kamu harus bertanggungjawab atas pilihan-pilihan yang telah diambil. Salah satu yang tersulit bagi seseorang saat ia beranjak dewasa adalah memilih untuk menjadi apa dirinya kelak.

Ketika seseorang menentukan hal ini, ia berarti sedang menentukan kemana arah sebagian besar aspek kehidupannya. Menjadi sesuatu, bisa dipastikan berpengaruh besar terhadap tujuan pendidikan dan karirmu. Sebaiknya dengarkan saran dari orang lain mengenai pilihanmu, terutama orangtua. 
dream: pixabay
Namun ingat, kamu sendirilah yang kan menjalani kehidupan ini. Jangan biarkan siapapun mendiktemu dan memaksamu jadi apa yang mereka inginkan. Untuk itu, ada baiknya sebelum meminta saran dari orang lain, kamu perlu memiliki gambaran terlebih dahulu ingin jadi orang yang seperti apa kelak. Ikuti beberapa langkah di bawah ini untuk membantumu dalam menentukan arah hidupmu


1. Berpikir jernih

Sebagai seorang remaja yang mudah bimbang dan pilihanmu pun akan mudah berubah. Termasuk memutuskan apa yang kamu inginkan saat beranjak dewasa. Cobalah untuk selalu berpikir jernih dalam mengambil keputusan. 
Jangan biarkan pikiranmu dipenuhi tekanan dari sana sini. Hal itu hanya akan membuatmu mengambil keputusan yang sebenarnya tidak kamu inginkan

2. Kenali dengan baik alasan dan akibat dari sebuah pilihan yang kamu ambil

Terutama ketika kamu dihadapkan pada banyak opsi. Hal ini tentunya sangat penting dalam pengambilan keputusan. Apalagi dalam menentukan pilihan yang akan kamu jalani seumur hidupmu. Cobalah tentukan kenapa kamu sampai mengambil itu. Dan resiko apa saja yang akan kamu alami kelak  ketika mengambil keputusan tersebut. 

Setiap pilihan harus disertai sebab yang jelas. Begitupun setiap pilihan selalu memiliki konsekuensinya sendiri. Jangan memutuskan sesuatu hanya karena dasar suka, karena kesukaan terhadap sesuatu tidak selalu bersifat permanen.


3. Mulai menentukan pilihan

Kamu sudah bisa berfikir jernih dan mempertimbangkan alasan serta akibat dari sebuah pilihan. Kini mulailah menentukan pilihanmu. Tidak perlu terlalu buru-buru untuk memutuskan sebuah hasil dari keputusanmu. Kamu bisa mengeliminasi beberapa pilihan dan menyisakan opsi utama yang dekat denganmu.

Untuk membantu menentukan pilihan ada baiknya kamu mengenali minat dan bakatmu. Apa yang benar-benar kamu sukai sekaligus kuasai. Untuk hal ini mungkin kamu perlu sedikit bantuan dari orang lain. Bukan bantuan untuk mengambil sebuah pilihan namun bantuan untuk mendapatkan sudut pandang lain dari minat dan bakatmu.
Namun ingat, kamu harus punya batasan yang jelas tentang ranah yang bisa orang lain masuki. Tidak ada yang lebih mengenalmu selain dirimu sendiri.

4. Tunggu waktu yang tepat untuk memutuskan

Jika saat ini belum punya gambaran kelak akan jadi apa, itu artinya kamu memang belum siap untuk itu. Tidak perlu khawatir, seiring berjalannya waktu dan berbagai hal yang ditemui sehari-hari kamu akan dituntun untuk menemukan jalan hidupmu.

Pandai-pandailah belajar dari lingkungan sekitarmu. Akan tiba sebuah waktu di mana banyak hal dalam dirimu yang akan tergali keluar. Kamu akan benar-benar tahu apa yang dibutuhkan dan mengenali dengan baik siapa dirimu. Tidak perlu terburu-buru. Ingatlah untuk selalu berfikir jernih.

5. Bertindak seperti detektif dan penjelajah

detective: pixabay
Lakukan apa yang biasa dilakukan seorang penjelajah dan detektif dalam mengambil keputusan. Cobalah untuk mengunjungi tempat-tempat baru dan melakukan observasi-observasi ringan. Datangi perpustakaan dan temukan hal baru yang biasanya tidak pernah kamu sentuh, jangan-jangan hal tersebut malah menarik bakatmu yang tersembunyi. 

Kamu juga bisa mengikuti aksi-aksi atau kegiatan sosial kemasyarakatan, dan terlibat aktif di dalamnya.Seorang penjelajah dan detektif melakukan observasi untuk menemukan segala macam kemungkinan hal baru yang dapat digunakan untuk memecahkan suatu masalah.
Buatlah daftar apa saja yang kamu ingin lakukan dan yang belum kesampaian. Gunakan hasil dari observasimu untuk menemukan kemungkinan baru. Tidak ada hal yang benar-benar pasti di dunia ini.
Gali semua potensi yang mungkin ada dalam dirimu.

6. Kuasai apa yang kamu sukai

Jika kamu menemukan sesuatu yang benar-benar menarik minatmu bahkan sejak awal sudah mengenalnya. Cobalah untuk memperdalam hal atau bidang tersebut. Bacalah buku dan selalu update informasi terbaru tentang hal-hal yang berhubungan dengan yang kamu sukai.

Jika kamu merasa sudah cukup siap cobalah berkegiatan sesuai minat dan bakatmu. Terjun dalam aktivitas yang terkait dengan minat dan bakatmu. Jangan terburu-buru mengejar profit. Tujuan melakukannya hanya untuk mengukur sejauh mana kamu mencintai apa yang disukai dan terlibat dalam hal-hal yang menyelubunginya.


Tips-tips tambahan yang terkait:

- Apa minatmu? dan kenali juga bakatmu

Mulai sekarang berpikirlah secara kritis. Jika sudah menemukan passionmu terus gali dan tekuni.
Ibaratkan pisau yang tumpul bila diasah pasti akan tajam
- Memilah dengan prioritas 

Apakah kamu ingin menghasilkan banyak uang atau senang berjalan-jalan? Pertama, hal itu bisa menjadi perbedaan yang jelas antara karir sebagai pengacara dan pramugari. Kedua, bagaimana dengan karir sebagai pilot? Tentukan yang paling priorotas, karena ini menyangkut masa depanmu.


- Keluar dari zona amanmu
rock: pixabay
Cobalah hal-hal yang mungkin sebelumnya tidak disukai, hindari atau bahkan kamu takuti. Kejutkan dirimu sendiri dengan sedikit keingintahuan dan keberanian. Keluar dari dunia nyaman akan mempertemukanmu dengan petualangan yang baru.
Tidak selamanya zona nyamanmu, aman untuk dirimu.

- Jangan terburu-buru dalam memutuskan apa yang kamu inginkan

Habiskan waktu yang berkualitas dengan keluarga dan teman-teman dan jangan terlalu khawatir tentang hal itu. Jaga dirimu tetap pada jalur. Masa depan akan mendatangimu lewat sebuah kesempatan dan waktu yang tepat.

Namun jangan terlalu lama memutuskan sesuatu. Pandai-pandailah membaca peluang atau kamu akan menyesal karena terlambat untuk menyadarinya.


- Perbanyak pengalamanmu
Cobalah berpartisipasi dalam kontes beasiswa dan melakukan hal-hal untuk menambah resume. Beberapa bidang karir mungkin akan sangat kompetitif. Maka dari itu perkaya dirimu dengan pengalaman dan pengetahuan. Semakin banyak pengalaman yang kamu temui, maka semakin mudah untuk menghadapi berbagai situasi yang sulit.


- Tetap semangat meski banyak hambatan

Jangan berkecil hati karena saat ini kamu tidak memiliki cukup fasilitas atau sumber daya lain. Bisa saja secara tiba-tiba kamu akan mendapatkan pekerjaan, atau mewarisi sesuatu atau memenangkan kontes. Tetap optimis dan jangan menutup diri dari peluang-peluang untuk datang.
Jadikan hambatan itu sebuah tantangan yang harus di lewati 
Baiklah, kamu sudah membaca langkah-langkah beserta tips tambahan untuk menentukan ingin menjadi apa kamu kelak. Ini merupakan salah satu pilihan besar yang akan kamu ambil dan mempengaruhi sebagian besar hidupmu. Namun jangan pernah khawatir atau ragu.
Jangan takut bahwa keputusan yang kamu ambil keliru. Semua orang pasti pernah berbuat kekeliruan dalam hidupnya. Yang perlu kita lakukan adalah tetap menjalani pilhan tersebut dan pandai mengonversi sebuah kesalahan menjadi peluang baru.
Lakukan apa yang disukai, bukan apa yang orang lain inginkan agar kamu mau melakukannya. Hanya karena orang tuamu seorang akuntan atau arkeolog, bukan berarti kamu harus menjadi seperti mereka. Jangan takut untuk menunjukkan cita-citamu kepada orang lain. Hal itu akan sangat membantu mempertebal keyakinan terhadap pilihanmu. Semoga kesuksesan menyertaimu selama sisa hidupmu.

Oleh: Satrio Rizki Dharma

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni