Kesulitan Mengatur Keuangan Pribadi? Pepeku.com Solusinya

Account : Pixabay

Hidup tanpa punya pengelolaan keuangan yang baik bisa menjadi bumerang tersendiri di masa depan. Seringkali uang keluar tanpa terasa. Tahu-tahu boros aja. Udah gitu juga hidup pasti selalu diliputi dengan slogan: ‘kehidupan tanggal muda tapi rasa tanggal tua’

Lalu kalau pertengahan bulan, slogannya jadi: ‘kehidupan pertengahan bulan tapi rasa tanggal tua banget’. Kemudian ketika akhir bulan, slogan pun berubah: ‘kehidupan tanggal tua tapi rasa tanggal tua bangettt’. 

Iya, yang benar-benar tanggal tua jumlah huruf ‘t’ dibelakang ada tiga. Biar menimbulkan kesan banget yang akut gitu.

Kamu sudah merasa hemat tapi kok kantong kering terus? Ngerasa pengen nabung tapi nggak bisa-bisa? Atau kamu merasa kesulitan mengatur keuangan? 

Tenang... tenang... tenang... 

KITA SAMA!

Nah, maka dari itu kali ini Nilni mau bahas tentang Pepeku. Yakni, sebuah aplikasi untuk mengelola keuangan yang pastinya bakal berguna banget buat kita-kita yang susah ngatur uang. Eh iya, sekalian sama manfaatnya juga loh. Biar kamu jadi benar-benar yakin untuk menggunakan aplikasi ini. 
Pepeku akan merangkum seluruh keuangan kamu. Pengeluaran, pemasukan, dan semua transaksi-transaksi sepele yang biasanya luput dari perhitungan akan tercatat secara detail melalui aplikasi ini. 
Siap-siap aja untuk tercengang melihat betapa borosnya keuanganmu di pos pengeluaran tertentu. 

Bisa jadi juga terjadi kesalahan. Seperti betapa terlalu hematnya diri sendiri, padahal pada pos-pos pengeluaran yang sebenarnya sangat penting kayak harusnya anggaran untuk beli nasi, malah dipakai untuk beli nasi aking. Uang untuk beli sabun, malah dipakai buat beli batu. Jadinya tiap setelah mandi badan merah gara-gara digosok batu.



Kegunaan Pepeku.com :

Praktis

Hari gini masih menggunakan kertas untuk pencatatan keuangan?

Beuh! Repot! Kenapa nyatatnya nggak di batu prasasti sekalian?

Dengan Pepeku, kamu bisa mengontrol keuangan pribadimu. Kapanpun, dimanapun, nggak ribet dan gratis pula. Bagian akhir itu kan yang kamu suka? Mas Penulis suka yang gratis-gratisan juga soalnya.

Selain itu kamu juga bisa mendownload laporan keuangannya di Pepeku versi Desktop ( http://apps.pepeku.com ) lalu mencetaknya. Dengan mencetak secara rutin, kamu akan memiliki evaluasi terkait apa saja yang harus dikurangi dan tingkatkan untuk kedepannya.


Efisien dan Efektif

Dengan Pepeku kamu nggak perlu lagi mengingat-ingat seluruh pengeluaranmu. Apalagi jika itu selama sebulan. Wuih, pasti lupa. PASTI! Maka dari itu aplikasi ini membantumu untuk mendokumentasikannya. Pun dengan cara yang rapi, karena semua dikelompokkan dalam kategori-kategori tertentu. 

Udah gitu, semua data keuangan disimpan pada server dan secara online. Jadi kalau smartphone atau komputer kamu rusak gara-gara keseringan dipakai untuk mengganjal meja, tenang. Data kamu tersimpan secara aman kok.


Gampang!

Pepeku dirancang segampang mungkin untuk digunakan. Jadi kamu nggak perlu belajar mengenai investasi, neraca, budgeting, pasar uang, penyusutan modal, dan bagaimana belajar menghadapi kekasih yang suka ngambek sambil gigit-gigitin monitor komputer. Nggak perlu!

Pokoknya kamu nggak usah belajar tentang seabreg pengetahuan ekonomi dan akuntansi rumit lain deh. Cukup catat pengeluaran dan pemasukan sehari-hari lalu lihat laporan seluruhnya per bulan. Enak kan?

Pepeku juga ada sih yang berbayar. Tapi itu dikhususkan untuk perusahaan besar yang tentunya memiliki kepentingan tinggi seperti untuk rekapitulasi pajak dan akutansi profesional. Sehingga mau nggak mau harus nambah fasilitas pada aplikasi. Kalau buat kamu, gratis kok. Apa sih yang enggak buat kamu?


Kapanpun, Apapun, dan Dimanapun

Dengan Pepeku kamu bisa mengetahui dan menganalisa jumlah pemasukan serta pengeluaran secara realtime karena aplikasi ini berbasis online. Jadi ya seperti yang Mas Penulis bilang diatas tadi: kamu bisa melihat dan melakukan pencatatan di mana saja, kapan saja, serta lewat gadget apapun. 

Jadi nggak masalah, mau kamu pakai PC, tablet, Mac, iPhone, Android, apapun. Selama kamu terhubung dengan internet, semua bisa.

“Mas Penulis, kalau ngaksesnya pakai tamagochi bisa nggak?”

“...................”

Nah, karena ini sistemnya online, jadi ketika karyawan input keuangan, kamu bisa mengaksesnya meski lagi dirumah sambil kayang. Kurang enak apalagi?



Manfaat mengatur keuangan:

Pengeluaran Terminimalisir

Dengan adanya software Pepeku ini tentu bakal menimbulkan kontrol tersendiri. Masak ya tiap hari nginputin keuangan tapi gaya hidup tetap aja boros. Mungkin di awal-awal bulan memakai Pepeku jantungmu akan copot melihat jumlah pengeluaran bulanan. Tapi lama-kelamaan pasti bakal timbul kesadaran kok. Sehingga menimbulkan kemauan untuk meminimalisir keuangan.


Keuangan Terkontrol

Dengan pencatatan setiap hari, keuanganmu akan terkontrol. Kamu jadi lebih tahu kemana larinya setiap rupiah dalam sehari tersebut. Sehingga dengan demikian akan menimbulkan kesadaran untuk memanfaatan uang secara bijak, bersikap hidup hemat, melatih kemandirian, kesadaran menabung untuk masa depan, gaya hidup lebih sederhana


Menabung

Timbulnya kesadaran setelah bebeapa lama menggunakan aplikasi ini membuat setiap awal bulan selalu berusaha menyisihkan uangnya terlebih dahulu. Bukan menggunakannya dulu baru kemudian saat akhir bulan baru menabungkannya. 

Karena kalau nabungnya di akhir bulan, sudah pasti sebelum waktunya, uang sudah raib dari dompet.


Hemat

Lazimnya orang setiap kali menggunakan barang, kalau sudah bosan pasti langsung ganti. Berbeda dengan orang yang sudah mengetahui ilmu finansial. Karena mereka pasti akan lebih hemat saat mengatur keuangan. Bukannya pelit. 

Tapi lebih bijak dalam mengatur keuangan. Karena pelit dan tidak sesungguhnya hanya manusia dan Tuhannya yang tahu. Lalu hemat, adalah tindakan bijak karena memang sudah mengetahui tentang teknik keuangan.
                    
                                                         
Sederhana

Pernahkah kamu mendengar slogan hidup:

“Sederhana itu sikap, dan miskin itu keadaan.”

Yah, memang demikian faktanya. Sederhana itu sikap yang setiap orang bisa mendidikkan hal tersebut kepada diri masing-masing. Kalau nggak pernah belajar hidup sederhana ya jiwanya akan miskin. Sehingga potensi yang timbul, orangnya jadi miskin beneran.

Miskin juga bisa berhubungan dengan ekonomi. Ini lebih memberikan dampak secara langsung kepada diri sendiri. Sehingga banyak orang akan berbondong-bondong berusaha agar nggak jatuh miskin. 

Meski terkadang cara yang banyak orang gunakan salah. Yakni dengan beli banyak barang mewah agar terlihat kaya raya.

Padahal kekayaan sejati itu lahir dari jiwa loh. Orang yang banyak duitnya tapi dia nggak punya rasa perhatian atau sopan santun ke orang lain, ia akan dijauhi banyak orang bahkan bisa disebut miskin jika kerap menampilkan perlakuan yang kurang baik di mata orang lain.

Tapi sebaliknya, orang yang secara ekonomi berkekurangan namun orangnya memiliki sopan santun tinggi, siapapun akan bilang bahwa ia sopan serta memiliki kekayaan hati yang tinggi.


Sedekah

Menggunakan aplikasi Pepeku bukan berarti melakukan banyak penghematan di berbagai lini sampai sama sekali bikin diri enggan berbagi. Ingat loh, bahwa di setiap berapapun rejeki yang kita miliki, selalu ada hak orang lain di dalamnya. 

Jadi jangan lupa juga untuk selalu menyisihkan minimal 2,5% karena itu merupakan hak orang lain. Syukur-syukur dilebihkan. Karena kan 2,5% itu masih hak orang lain. Jadi kalau yang kita kasih masih sejumlah itu, berarti belum ngasih apa-apa dong. 

Oleh : Ahmad Mufid

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni