Tips Berhenti dari Gaya Hidup yang Boros

Uang, dicarinya penuh kerja keras, menghabiskannya terkadang Cuma sebentar. Ya, begitulah apabila kita memiliki gaya hidup yang dinilai boros. Terkadang, gaya hidup boros bisa membawa kamu jadi punya pengeluaran yang lebih besar dibandingkan dengan pemasukan yang kamu terima.

Siapapun tentu tidak ingin terjebak dalam hal ini, bukan? Untuk itu, kamu harus pandai – pandai mengatur keperluan kamu dalam mengeluarkan uang. Biar bagaimanapun, kamu juga butuh tabungan untuk masa depan, kan?

Pada kesempatan kali ini, Nilni.com akan memberikan kamu cara untuk berhenti dari gaya hidup boros. Bila kamu memang menginginkannya, jangan berhenti membaca artikel Nilni.com kali ini. Yuk!

Atur tabungan kamu dan tentukan tujuannya

Untuk terhindar dari gaya hidup boros, pastikan bahwa menabung adalah menu wajib buat kamu. Jadikan menabung sebagai rutinitas yang kamu lakukan setiap bulan, lebih baik lagi setiap minggu. Sisihkan uang hasil pendapatanmu untuk ditabung guna keperluan di masa depan.

Agar kamu memiliki motivasi yang tinggi untuk menabung,  kamu perlu menentukan target ataupun tujuan kamu mengapa kamu menabung. Ya, kalau kamu jelas menentukan uang itu buat apa, tentu kamu akan memiliki semangat tersendiri untuk terus menambah jumlah tabungan kamu agar target atau tujuan kamu segera terwujud.


Buat rencana anggaran kamu selama sebulan ke depan

Salah satu cara untuk meminimalisir pengeluaran dan menjauhi gaya hidup boros dalam diri kamu, adalah dengan membuat rencana pengeluaran selama satu bulan ke depan. Buatlah daftar pengeluaran kamu secara rinci dan teratur.

Pastikan tidak ada yang terlewat satupun. Susun daftar barang apa saja yang ingin kamu beli pada bulan ini, serta pengeluaran lainnya yang harus kamu bayarkan.

Dengan membuat rencana anggaran seperti ini, kamu bisa menentukan mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu dalam menggunakan uang.

Selain itu, uang yang kamu keluarkan pun dapat dengan jelas terpantau, jadi nggak tau – tau abis gitu aja seperti yang kebanyakan ini dialami oleh banyak kaum muda. Hihihi.


Prioritaskan tagihan bulanan yang harus kamu selesaikan

Pulsa, listrik, biaya sekolah, kartu kredit, dan lain-lain yang menjadi tagihan bulanan yang harus kamu bayarkan secara rutin, juga harus diprioritaskan, lho. Pastikan bahwa tagihan tersebut kamu bayarkan secara tepat waktu dan sesuai anggaran.

Nah, untuk mengaturnya, kamu bisa mengira – ngira, mana pengeluaran yang paling banyak mengambil sebagian besar uangmu. Kalau sudah ketauan, kamu bisa mengatur ulang pengeluaran dengan meminimalisir di salah satunya atau beberapa diantara semua pengeluaran.


Bawa bekal dari rumah untuk makan siang kamu

Satu lagi cara mudah untuk berhenti dari gaya hidup boros. Membawa bekal! Yup, disaat ngampus, ngantor ataupun sekolah, kadang kala jam makan siang memang cukup banyak menguras uang di dompet.

Tapi semua ini bisa minimalisir dengan membawa bekal dari rumah untuk makan siangmu. Nggak perlu ribet, bangunlah lebih awal dan siapkan nasi beserta lauk pauknya guna menghemat pengeluaran untuk makan.
Bayangkan, berapa pengeluaran yang bisa kamu simpan apabila kamu membawa bekal makan siang setiap hari? Lumayan, kan?

Bila berbelanja, buatlah daftar belanjaan yang jelas

Berbelanja adalah salah satu kegiatan yang mengasyikkan. Nah, supaya kamu bisa berbelanja tapi tidak boros, buatlah daftar belanjaan yang jelas. Buatlah daftar barang apa saja yang memang benar dibutuhkan dalam waktu dekat, dan pastikan kamu bisa menahan membeli barang yang hanya kamu inginkan dalam waktu sesaat.


Jangan mudah tergoda oleh catalog dan penawaran lainnya

Dalam berbelanja baik langsung maupun melalui media online, tentu kamu akan menemukan banyak sekali penawaran menarik melalui catalog, email, brosur dan lain sebagainya. Hal tersebut memang menjadi bagian dari promosi yang dilakukan oleh pihak penjual.

Namun, ada baiknya dapat menahan diri kamu untuk tidak mudah tergoda membeli barang yang ditawarkan tersebut. Ingat kembali target kamu dalam menabung, dan kembalilah pada prinsip gaya hidup hemat yang sedang kamu terapkan.


Buatlah aktivitas menabung semenarik mungkin

Menabung terkadang cenderung membosankan, tapi.. kamu bisa membuatnya menjadi sebuah kegiatan yang menarik! Kamu bisa menuliskan beberapa target kamu di beberapa celengan yang sudah kamu siapkan.

Celengan satu bertuliskan “Liburan ke Bali”, celengan dua bertuliskan “Beli iPhone”, celengan ketiga bertuliskan “Masa depan”, dan seterusnya. Unik dan membuat dirimu selalu termotivasi, bukan? Atau punya cara lainnya yang lebih menarik?


Bedakan keinginan dan kebutuhan kamu

Secara psikologis, cara untuk berhenti dari gaya hidup boros adalah bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Dalam menginginkan suatu barang yang mengharuskan kamu untuk mengeluarkan uang, kamu harus dapat memikirkannya secara matang.

Kamu harus bisa mengidentifikasi apakah hal yang kamu inginkan tersebut merupakan kebutuhan ataukah keinginan. Bila termasuk kebutuhan, prioritaskanlah hal tersebut dan segeralah penuhi kebutuhanmu.

Tapi apabila hal tersebut hanya sebatas keinginan, ada baiknya kamu memikirkannya kembali secara bijak, apakah pengeluaranmu saat itu tepat untuk memenuhi keinginan kamu.


Untuk keperluan jangka  pendek, pinjamlah, bukan membeli

Terkadang, kebutuhan suka sulit ditebak dan datang mendadak. Nah, untuk menerapkan gaya hidup hemat, nggak ada salahnya kalau kamu meminjam sesuatu hal yang kamu butuhkan kepada orang lain, ketimbang kamu harus membelinya.
Ups, ini untuk kebutuhan yang diperlukan dalam jangka pendek, lho, ya. Kalau jangka panjang, itu sih namanya bukan pinjam, tapi nyewa.
Jangan lupa juga kalau kamu harus mengingat etika meminjam. Jaga barang yang dipinjam sebaik mungkin. Ucapkan terima kasih setelah memakai dan mengembalikannya. Jangan lupa juga bahwa meminjam pun ada etikanya, salah satunya dengan memberi timbal balik, apapun itu bentuknya, meskipun sederhana.


Berdagang atau barter

Apabila kamu menginginkan suatu barang baru, mengapa tidak memutar otak untuk melakukan barter atau berdagang? Yup, nggak ada salahnya lagi. Misalnya ketika kamu menginginkan sepatu baru. Coba cek kembali susunan rak sepatumu, dan jual beberapa sepatu  yang sudah tidak lagi sering digunakan.

Saat ini banyak kok, penggemar barang bekas asal masih dalam kondisi yang bagus. Atau, kamu bisa menawarkan barter dengan pemilik sepatu lainnya. Kamu bisa terbebas dari kebosanan akan barang lamamu, atau dapat memperbaharui koleksi tanpa harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak.


Kurangi penggunaan kartu kredit

Menggunakan kartu kredit memang memudahkan kamu dalam membayar sesuatu. Tanpa membawa banyak duit cash, kamu bisa berbelanja dalam jumlah yang banyak tanpa takut kekurangan uang tunai.

Namun disisi lain, belanja dengan menggunakan kartu kredit justru dapat membahayakan status pengeluaran kamu sendiri. Kamu akan dengan mudah terjebak pada deretan belanjaan yang dapat membuat tagihan kartu kreditmu membengkak.

Untuk itu, sebaiknya kurangi penggunaan kartu kredit untuk apapun fungsinya, lebih baik lagi jika menyimpan kartu kreditmu dengan baik dan tidak menggunakannya dengan gegabah.


Pertimbangkan setiap pengeluaran

Setiap pengeluaran yang dikeluarkan, usahakan pertimbangkan secara matang. Pikirkan baik-baik sejauh mana manfaat dan imbas dari pengeluaran yang kamu lakukan. Apabila kamu ragu dalam mengeluarkan sejumlah uang untuk hal tertentu, ada baiknya kamu kembali mengacu pada rencana anggaran pengeluaran yang sudah kamu buat sebelumnya.
Jangan keluarkan uangmu secara sembarangan, apabila kamu tidak menginginkan rasa penasaran kemana uangmu di akhir bulan.

Ambil atau simpan uang secukupnya

Dari keseluruhan uang atau penghasilan yang kamu terima, ada baiknya kamu menyimpannya dengan baik di ATM atau bank. Sementara untuk pengeluaran sehari-hari, ambillah secukupnya dan jangan gunakan berlebihan. Dengan menyimpannya di bank, kamu akan lebih bijak dalam menggunakan uangmu.


Ingat target-targetmu di masa depan

Kamu juga perlu mengingat target-targetmu di masa depan. Tidak semuanya bisa berjalan tanpa adanya sokongan dana yang dibutuhkan. Untuk berjaga-jaga, tentu ada baiknya kamu memiliki sejumlah dana untuk memenuhi target yang akan kamu capai nantinya.

Disinilah gunanya uang tabungan untuk masa depan. Kamu bisa menggunakan uang tabunganmu yang kamu sisihkan sejak dulu. Maka dari itu, menabung guna mencapai target di masa depan ternyata sangat penting, ya.


Lakukan saja, jangan gengsi

Untuk melakukan gaya hidup hemat, tentu kamu harus terlihat sedikit berbeda dengan orang kebanyakan. Di saat orang lain berbelanja, kamu justru sibuk menjual barang-barangmu. Di saat orang lain makan siang di luar, kamu tenang memakan bekal makan siangmu.

Di saat orang lain pergi ke klub atau café, kamu memilih untuk fokus pada pekerjaanmu. Hiduplah dengan hemat, tapi jangan juga mengucilkan dirimu sendiri dari lingkungan sosialmu. Tetaplah menjadi pribadi yang fleksibel dan menyenangkan.

Lakukan saja apa yang menjadi prinsipmu yaitu hidup hemat, tanpa mempedulikan apa kata mereka. Buang jauh rasa gengsi, karena hidup hemat akan menguntungkan dirimu sendiri.

Oleh: Intantya Putri

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni