Working Tips : Cara Tetap Positif Thinking Saat Stress

Sebagai seorang pekerja, sangat mudah bagi kamu untuk dapat terjebak pada lingkungan pekerjaan yang membuat kamu mudah stres. Apalagi jika bos mu bukan seorang yang care kepadamu. Sebenarnya penyebab kamu mengalami stres adalah karena kamu tidak bisa mengkondisikan pikiran kamu agar tetap positif.

Pikiran alam bawah sadar sangat penting untuk mendapatkan sugesti positif, karena apa yang kamu sugestikan menentukan apa yang terjadi selanjutnya. Ketika kamu mensugestikan hal positif pada diri kamu sendiri, saat itulah kamu sedang merencanakan keberhasilan.

Seseorang yang sakit parah bisa sembuh salah satunya adalah karena sugesti positif yang di tanamkan pada dirinya sendiri. Namun sebagian besar dari kamu belum tahu bagaimana untuk melakukan hal itu. Mungkin kamu terlalu sibuk menyalahkan keadaan yang membuat kamu stres, dan ujung-ujungnya kamu akan bertambah stres. Berikut ini adalah cara agar kamu bisa tetap berpikir poditif saat stres dalam pekerjaan kamu .

Pixabay


Belajar

Sebagian dari kamu yang menjalankan pekerjaan secara full time mungkin lebih rentan stres. Karena seolah tidak ada pekerjaan yang bisa kamu lakukan selain pekerjaanmu itu. Meskipun kamu sudah bekerja dan tidak sekolah lagi, bukan berarti kamu harus berhenti belajar.  Belajar tidak harus dibangku sekolah, kamu dapat belajar apapun, kapan pun dimanapun, dan dengan siapapun yang kamu inginkan.

Sebenarnya kamu bisa belajar dalam lingkungan kerjamu. Belajar sambil bekerja adalah cara terbaik untuk membangun kesimpulan kamu pada suatu masalah pekerjaan yang memicu kamu stres.pelajari seriap pengalaman baru dalam pekerjaan yang kamu peroleh.

Jika kamu merasa kebingungan jangan ragu untuk bertanya pada teman seprofesimu atau kepada bos kamu. kamu juga bisa belajar dengan cara menemani bos atau teman seprofesimu melakukan tugas. Kamu cukup mengamati tanpa ikut melakukan tugas tersebut, dan pelajari tentang apa yang mereka lakukan. Semakin kamu banyak hal baru yang bisa kamu pelajari dalam lingkungan pekerjaan kamu. kamu akan semakin pintar dan tidak terserang stres. Hal-hal positif yang kamu pelajari akan membantu kamu berfikir secara positif


Sharing pengalaman
Ketika teman kantor mengajak kamu untuk menemaninya melaksanakan tugas, kemudian malah memintamu mengambil alih melakukan pekerjaan itu, mungkin kamu perlu memikirkan tawaran itu. Teman mu memilih mu, mungkin mereka mengira bahwa itu memang keahlianmu, tapi dengan menerima untuk mengambil pekerjaan itu, kamu membiarkan temanmu tidak belajar.
    
Untuk itu kamu perlu membagi pengalaman dan pengetahuan kamu kepada temanmu. Dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan, secara tidak langsung kamu telah memikirkan hal-hal positif dan menularkannya pada orang lain. Bukankah itu adalah sebuah keuntungan ?. ilmu yang dibagikan tidak akan berkurang, kamu justru akan mendapatkan ingatan yang lebih tentang ilmu tersebut.

Itulah sebabnya mengapa para guru yang sudah berusia tua tidak pernah lupa akan ilmu yang di ajarkan kepada muridnya, karena ketika guru tersebut membagikan ilmu kepada siswa, otomatis dia juga akan belajar mengingat ilmu tersebut. So..jika kamu punya ilmu lebih, jangan pernah pelit untuk berbagi dengan orang lain. siapa yang menabur kebaikan, dia juga akan memanen kebaikan.


Istirahat
Saat kamu lelah dalam melakukan sebuah pekerjaan, maka berhentilah sejenak untuk beristirahat. Beristirahat akan membuat kamu merasa lebih segar dan terhindar dari stres. Jika kamu merasa lebih segar, kamu akan lebih gampang untuk berfikir positif dan lebih gampang dalam menyelesaikan pekerjaanmu.

Terlebih jika pekerjaanmu menuntut untuk menghasilkan ide dan kreatifitas, istirahat perlu kamu lakukan di sela kamu bekerja, karena jika kamu terus memaksakan bekerja dalam keadaan lelah, ide dan kreativitas kamu tidak akan muncul dengan mudah. Istirahat tidak harus dilakukan dengan tidur. ketika kamu berjalan-jalan atau makan siang itu juga bisa di sebut istirahat. Istirahat juga bisa disebut sebagai mood boster.

Kamu dapat melakukan hal-hal yang dapat membangkitkan mood kamu saat kamu lelah bekerja. Contohnya adalah, bermain games, mendengarkan musik, nonton film, atau minum teh. Sebelum kamu melakukan hal-hal yang bisa membangkitkan mood boster, kamu perlu mengenali keinginan kamu terlebih dahulu. Karena setiap orang mempunyai mood boster yang berbeda. Setelah selesai melakukan hal-hal yang membangkitka mood boster mu, kembalilah bekerja dan semua akan menjadi lebih baik.


Me time

Kamu perlu melakukan me time untuk tetap berfikiran positif saat lelah dalam bekerja. Waktu untuk diri sendiri sangat penting kamu sisihkan, kamu bisa melakukan apa saja yang ingin kamu lakukan termasuk menjalankan hobimu. Jika kamu bekerja selama delapan jam, dan kemudian pulang ke rumah untuk melakukan pekerjaan lebih, kau tidak akan bersemangat untuk kembali bekerja pada hari berikutnya. Kamu perlu membuat aturan di mana kamu harus meninggalkan pekerjaan kamu di kantor.

Jika kamu tidak bisa menyelesaikan tugas kamu saat itu, kamu bisa membuat prioritas untuk dikerjakan esok paginya.

Yang penting saat kamu lelah, tinggalkan tempat kerjamu sejenak dan jangan memaksakan diri bekerja dalam keadaan lelah. Terdengar memang lebih sulit melakukanya, karena mungkin kamu menganggap pekerjaan kamu adalah sebuah mata pencaharian kamu yang tidak bisa seenaknya ditinggalkan walaupun sebentar. Semua tergantung bagaimana cara kamu berfikir. Jika kamu pandai menempatkan prioritas, kamu bisa menerapkannya, itu akan membuat kamu akan merasa segar setiap hari saat kamu bekerja.


Pixabay

Membangun hubungan dengan rekan kerja
Membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja membuat kamu tetap berfikiran positif saat kamu lelah dalam bekerja. Lingkungan yang menyenangkan membuatk kamu merasa nyaman dan pekerjaan berat akan terasa lebih ringan. Maka ciptakanlah hubungan yang harmonis dengan rekan kerjamu.

Kamu tidak perlu mengnal detail kehidupan pribadi mereka, cukup kamu bersikap ramah dan menyenangkan maka semua akan terkondisi dengan baik Jika lingkunganmu positif, maka kamu juga akan mendapatkan energi positif darinya. Kamu akan jauh dari stres di tempat kamu bekerja.


Berpartisipasi dalam acara setelah bekerja
Saat jam kerja selesai mungkin kamu bergegas untuk segera pulang, namun redamkan niatmu untuk itu sekali waktu. Cobalah untuk berpartisipasi dalam acara dengan rekan-rekan kerjamu setelah bekerja. Tidak ada salahnya jika menyempatkan bergaul dengan mereka sekali waktu saat weekend, minum teh, karaokean, atau menonton film bareng.

Hal itu dapat membantu kamu untuk menjalin hubungan yang menyenangkan dengan sesama rekan kerja kamu. sekalipun kamu setiap hari bertemu dengan mereka, di kantor, tapi waktu tersebut adalah untuk bekerja, kamu tidak akan mendapatkan suasana sekarab saat kamu melauangkan waktu untuk hang out dengan rekan-rekan kerjamu.

Nyaman atau tidak kantormu, akan ditentukan asik atau tidaknya kamu bergaul dengan rekan kerjamu. Selain itu, manfaar bergaul di luar jam kantor dengan rekan kerjamu akan membuat kamu tidak canggung saat ingin meminta tolong sesuatu dengan rekan kerjamu. Karena di manapun kamu bekerja, kamu adalah seorang mahluk sosial yang tidak akan bisa hidup tanpa bantuan orang lain.


Ciptakan kenyamanan di ruang kerjamu
Kenyamanan merupakan hal yang tidak bisa ditunggu, kenyamanan adalah hal yang bisa diciptakan. Ciptakanlah kenyamananmu sendri dalam lingkup ruang kerjamu. Lingkungan yang bagus akan membantumu untuk menciptakan pikiran-pikiran positif, karena di situlah kamu harus mencurahkan segala fikiran untuk menciptakan ide dan kreatifitas, saat kamu tidak nyaman dengan ruangan tempat kamu bekerja, hal-hal penunjang pekerjaanmu seperti ide dan kreatifitas tidak akan muncul dengan mudah.

Menciptakan kenyamanan di ruang kerja tidak perlu memasang perabot mahal atau mengubah bangunannya.

Cukup dengan membuat dekorasi dengan menambahkan poster idola kamu, foto keluarga atau kata-kata mutiara. Hal itu juga bisa membuat kamu lebih termotifasi untuk bekerja lebih giat. Bahkan membawa peralatan minum kopi dari rumah juga bisa meningkatkan kenyamanan kamu saat bekerja. Namun sebelunya kamu mungkin perlu memperhatikan kebijakan kantor mengenai ide perombakan tempat kerja kamu. bertanyalah pada bosmu mengenai boleh atau tidaknya, agar tidak menambah masalah baru.


Menjadi sukarelawan

Ketika bos kamu memberikan tugas proyek yang mungkin bukan bidangmu, mengapa kamu tidak mencoba untuk mengambilnya?. dengan menerima proyek tersebut otomatis kamu telah menjadi sukarelawan. Dengan cara itu kamu akan memiliki kontrol yang lebih besar dalam pengerjaan proyek tersebut. Kamu dapat menuangkan ide-ide kreatif yang kamu punya. Berfikirlah jika belajar sesuatu yang baru akan menambah pengalaman yang positif, dan hal itu diperlukan saat kamu terjun menjadi seorang pekerja.

Kamu tidak harus menunggu bos menunjukmu menjadi penanggung jawab sebuah proyek. Berlatihlah sedikit lebih agresiif dibandingkan rekan-rekan kerjamu yang lain. pencitraan dalam bekerja memang penting, saat kamu diam maka kamu tidak akan terlihat, dan itu sangat fatal.

Kamu tidak akan berkembang dan tidak akan mendapatkan ilmu apapun dalam pekerjaan kamu. namun saat kamu menjadi sukarelawan, kamu akan terlihat “lebih” dimata bos kamu. mungkin kamu akan direkomendasikan untuk kenaikan jabatan atau kenaikan gaji. Its so fantastic...


Fokus
Dalam bekerja, mungkin kamu memerlukan sebuah rencana. Saat ini mungkin juga kamu telah merencanakan banyak hal untuk menunjang kesuksesan proyekmu. Lakukan satu persatu dengan fokus dan teliti. Jika kamu melakukan rencana pekerjaan tersebut secara bersama-sama, kamu tidak dapat menghasilkan pekerjaan yang maksimal.

Niat hati ingin mencicil satu demi satu rencana, malah kamu tidak dapat mengerjakan satupun secara maksimal. Bagi kebanyakan orang melakukan pekerjaan dengan multitasking merupakan hal yang tidak mudah, selain tidak fokus, kemungkinan mengalami kelelahan, kejenuhan dan keterlambatan mengumpulkan dateline pekerjaan itu akan terjadi. Apakah kamu sudah bisa membayangkan hal terburuk apa yang akan menimpa kamu ketika proyekmu gagal ?, akan ada hal terduka selain dimarahi bos, yaitu dipecat !!!!!


Realistis
Saat kamu memasuki dunia pekerjaan yang baru, mungkin kamu akan berekspektasi tinggi terhadap pekerjaan kamu. itu boleh-boleh saja ketika kamu sadar kondisi kemampuan dan situasi lingkungan pekerjaan yang kamu hadapi.

Berfikirlah realistis, dan rencanakan hal yang sekiranya dapat kamu capai. Berangan-angan yang berlebihan hanya akan membuatmu menjadi pribadi yang ambisius. Bisa jadi kamu akan melakukan hal apapun untuk mencapai tujuan kamu.

Bahkan termasuk melakukan kecurangan. Taukah kamu bahwa kejujuran dan loyalitas lebih adalah dua hal yang sangat penting saat kamu memasuki dunia kerja setelah skill ?. skill sehebat apapun yang kamu miliki, jika kamu curang dalam pekerjaan kamu, kamu akan mendapatkan resiko terburuk dalam pekerjaan kamu. so..realistislah, apapun pekerjaanya lakukan dengan baik, agar hasilnya baik. hasil yang baik tergantung usaha yang dikeluarkan.


Imajinasi

Jangan ragu untuk berimajinasi saat kamu ditunjuk mengerjakan suatu proyek dari bos. Namun kamu perlu mengenali medan pekerjaanmu, rekan-rekan yang terlibat, dan tujuan apa yang ingin di capai. Saat kamu sudah mengenali itu semua, susun rencana pengerjaannya dengan sebuah imajinasi.

Sekali waktu jangan gunakan cara yang standar untuk mengerjakan suatu proyek. Imajinasi untuk membangun proses kreatif sangat penting bagi kamu. jangan membatasi imajinasimu, dengan membatasi imajinasi kamu tidak akan pernah mencoba hal baru.

Setelah berimajinasi dan kamu telah mendapatkan ide kreatif, ungkapkan pada rekan-rekan kerjamu dalam suatu rapat. Dengan begitu ide kamu akan menjadi berkembang dan kamu juga akan tahu kelemahan dan kelebihan ide yang kamu miliki.


Stop meratapi kesalahan

Melakukan kesalahan di tempat kerja itu wajar. Sekalipu n kamu adalah karyawan lama, karena memang tidak ada manusia yang sempurna. Yang perlu kamu ingat, setelah kamu melakukan kesalahan, jangan lantas kamu menyalahkan dirimu sendiri secara berlebihan.

Menyadari kesalahan itu penting, tapi tidak dilakukan secara berlarut-larut. Lebih baik kamu melakukan introspeksi diri atas kesalahan yang kamu lakukan. Lakukan dengan tenang dan jangan gegabah melakukan tindakan selanjutnya. Berfikir tenang akan menghasilkan keputusan yang lebih baik, dibandingkan saat emosi.

Kamu harus tau setiap pekerjaan mempunyai resiko, dan setiap tindakan juga akan membuahkan hasil, baik positif atau negatif. Menerima resiko mungkin dapat memberimu pelajaran berharga dalam bekerja. Hal itu membuat kamu harus lebih hati-hati untuk melakukan sebuah tindakan. Berfikir sebelum bertindak itu wajib.



Reward

Setiap kali kamu berhasil melakukan proyek yang besar, kamu perlu memberikan reward pada dirimu sendri. Hal itu akan memberikan sugesti positif dikemudian hari. Saat kamu mendapatkan tugas lagi kamu akan berusaha keras untuk menyelesaikannya dengan hasil yang maksimal. Reward terhadap diri sendiri adalah sebuah motivasi yang bagus untuk meningkatkan kemampuan bekerja.

Hal tersebut juga bisa membuatmu lebih santai saat sebelumnya bekerja terlalu keras, juga menjauhkanmu dari stres. reward juga bisa di artikan sebagai ungkapan rasa syukur ketika kamu berhasil melewati saat-saat sulit menyelesaikan sebuah proyek yang besar, yang mungkin juga menguras waktu, tenaga dan pikiran kamu.

Cobalah untuk makan-makan di tempat yang baru, atau menonton film, atau belanja hal-hal yang kamu inginkan sesaat setelah kamu selesai mengerjakan proyekmu. Ajak orang-orang terdekatmu untuk berbagi kebahagiaan itu, karena menikmati kebahagiaan seorang diri itu kurang mengasikan.


Bergaul dengan lingkungan positif





Pixabay
Dalam sebuah lingkup pekerjaan tidak dipungkiri pasti terdapat beberapa “gank” didalamnya. Pasti juga akan ada permasalahan suatu waktu nanti antar “gank” tersebut. Karena pada dasarnya saja tidak semua orang menyukaimu dan pasti juga ada beberapa orang yang menyukainmu. Hal itu adalah sbuah kewajaran dalam lingkup pekerjaan kamu. hal yang perlu kamu tahu adalah, jangan  buang-buang waktu untuk mengurusi hal itu. Ingat kamu di situ adalah untuk bekerja.

Jika kamu tidak bisa mengendalikan diri dari hal-hal semacam itu, kamu akan terjebak didalamnya. Lingkungan kerjamu menjadi tidak nyaman. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, seprofesional apapun kamu, ketidaknyamanan kamu dalam lingkungan pekerjaan akan mempengaruhi hasil pekerjaan kamu. kalau sudah seperti itu, bukan hanya perusahaan kamu yang rugi, tapi juga dirimu sendiri.

Resiko paling kecil saat pekerjaanmu gagal adalh mendapat teguran dari bosmu, dan paling fatal adalah ketika kamu mendapati suatu pagi dengan surat pemecatan dari bosmu. Berbaur dengan rekan kerja memang penting, namun ada baiknya jika dalam lingkup pekerjaan kamu menjadi seorang yang netral, agar tidak terlalu terlibat dengan hal-hal yang tidak penting seputar kegiatan “gank” itu. Berkumpulah dengan orang-orang yang memberimu hal positif,  mungkin itu akan lebih menguntungkan buat kamu.


Senyum
Senyum adalah obat paling ampuh untuk mencairkan suasana apapun yang terjadi dalam lingkup kantormu. Mengawali sebuah pekerjaan dengan tersenyum membuat pekerjaan kamu setingkat lebih ringan. Senyum juga mampu menebarkan energi positif pada reka-rekan kerjamu, juga bisa membuatmu merasa lebih baik. tersenyum saat orang lain tak menemukan alasanmu untuk itu mungkin membuatmu terlihat seperti tidak waras.

Maka awali senyummu saat kamu dari rumah, atau saat kamu melewati lorong kantor seorang diri, atau saat di dalam mobil. Tersenyumlah saat kamu ingin tersenyum. Bagikan senyummu saat menyapa rekan kerjamu, atau menghadap bosmu saat akan menyerahkan laporan kantor, atau juga saat bertemu dengan clien. Dengan kamu tersenyum pada dunia, dunia akan tersenyum padamu.


Temukan kebahagiaanmu

Ketika kamu ingin merasa bahagia dalam bekerja atau melakukan suatu pekerjaan, kenali dulu apa yang dapat membuatmu bahagia. Setelah itu kamu bisa mengatur rencana untuk mewujudkan kebahagiaan kamu. bekerja dengan perasaan bahagia tentu akan berpengaruh pada pengurangan rasa stres yang kamu alami dalam pekerjaan kamu.

yang mampu membahagiakanmu adalah dirimu sendri, orang lain hanyalah perantara. Jika kamu diberikan kebahagiaan orang lain tapi kamu merasa itu adalah hal yang biasa, tentu kamu tidak akan merasa bahagia.

Oleh : Puri Candraditya

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni