Cara Mengenali Bahwa Kamu Mengalami Ketergantungan Pada Ponselmu

Percaya nggak percaya pada awal kemunculannya, (telepon seluler) ponsel adalah sebuah barang mewah. Tidak semua orang bisa memilikinya dan begitupun tidak semua orang merasa perlu untuk memilikinya. Waktu bergulir dan kini kita lihat ponsel berkembang sedemikian rupa.

Ponsel via pixabay.com

Ponsel menjelma sebagai salah satu kebutuhan bagi masyarakat modern. Hingga ponsel berkembang menjadi sesuatu yang disebut smartphone, ia makin merajalela di kehidupan kita. Kemanapun  pergi paling tidak kamu akan menemukan seseorang sedang menatap layar ponselnya.

Masalahnya, kadang ponsel digunakan secara berlebihan oleh beberapa orang. Bahkan mereka merasa tidak bisa ‘hidup’ tanpa ponsel. Memang kenyataanya mungkin tidak semengerikan itu. Tapi apakah kamu memprioritaskan ponselmu di atas banyak hal. 

Apakah ponselmu benar-benar menjadi layaknya pendamping hidupmu? Kemanapun kamu pergi pasti selalu ingin terdokumentasikan dengan ponselmu, foto-foto di restoran baru dan mengunggahnya ke akun media sosialmu, atau apakah bagimu tiada piknik tanpa ‘check in’?

Cahaya menjulang konstan terpancar dari layar ponselmu dan mengikuti kemanapun kamu pergi. Ia menerangi wajahmu bagaikan tongkat cahaya yang biasa kamu pegang saatnonton konser, pergi hiking atau saat makan malam dan nongkrong dengan teman-teman.

Ponsel merupakan terobosan teknologi besar dan telah menjadi kekuatan progresif dan inspirasi di seluruh dunia. Tapi saat itu digunakan secara berlebihan bagaimanapun juga kamu tahu segala sesuatu yang berlebihan hampir selalu menimbulkan masalah.

Mungkin bukan kamu saja yang mengalaminya, namun sebagian besar pengguna ponsel merasa sangat bergantung padanya.Ketergantungan pada ponsel adalah hal nyata dan di sini ada 10 tanda-tanda yang jelas bahwa jika kamu mengalaminya,kamu perlu segera meletakkan ponselmu sejenak dan mulai ‘menghidupi’ duniamu.

Jika kamu mulai menyangkal bahwa kamu tidak sedang ketergantungan pada sebuah ponsel, maka setelah membaca artikel ini ada pertanyaan besar yang harus dijawab. Benarkah aku mengalami ketergantungan pada ponselku? Kenali gejala-gejala nyata bahwa kamu sedang ketergantungan ponsel berikut ini:


Kamu membawa telepon ke kamar mandi. Dan menggunakannya!

Pakai hp ke kamar mandi via pixabay.com

Saat-saat ketika berada di kamar mandi biasanya digunakan seseorang sebagai sebuah pengalaman pribadi. Kamu sendirian di dalam kamar mandi dan menikmati apa yang dilakukan tanpa harus berhubungan dengan orang lain, sejenak. Sekarang banyak orang memilih untuk membawa kehidupan sosial dan seluruh aktivitas hubungan dengan orang lain kemanapun, bahkan di kamar mandi. 

Berkirim sms, chatting, ngetwit dan berbagi foto di Facebook atau Instagram. Beberapa bahkan berlaku sangat ekstrem denganberselfiesebelum atau setelah mandi, atau ketika menatap dirinya di cermin.Beberapa orang mengatakan bahwa merajalelanya fenomena selfie memperkenalkan bentuk baru narsisisme. 

Beberapa produsen ponsel, telah menciptakan ponsel anti air, dan anti pecah. Itu adalah jenis ponsel yang memungkinkan untuk dibawa bahkan ketika mandi oleh penggunannya, sehingga mereka tidak melewatkan waktu tanpa terkoneksi dengan dunia luar. 

Jika kamu merasa sering membawa teleponmu ke kamar mandi, cobalah untuk belajar mengurangi kebiasaan tersebut hingga suatu hari kamu benar-benar berhenti melakukannya.Jadikan waktumu saat berada di kamar mandi adalah satu waktu untuk berkonsentrasi pada tubuhmu dan bukan jenis aktivitas yang bisa melibatkan ponsel.

Memang kenyataanya banyak orang yang merasa wajib untuk selalu berada didekat ponsel mereka sepanjang hari denganalasan pekerjaan atau kebutuhan keluarga. Namun sepertinya jikakamu bukan seorang dokter darurat atau pemadam kebakaran, rasanya tidak selalu perlu untuk berada didekat telepon genggam meski saat mandi.


Kamu tidur dengan ponsel berada di dekatmu

Tidur dekat dengan hp via e-g-p.blogspot.com
Jika ponselmu adalah hal pertama yang harus dilihat ketika kamu terjaga sekaligus hal terakhir yang dilihat sebelum tertidur, artinyaada yang tidak beres denganmu. Kedengarannya memang sepele dan sebagian besar orang mungkin terbiasa melakukannya dan menganggap hal tersebut wajar.

Terapis kognitif Dr Suzanne Phillips pernah mencatat bahwa tidur dengan ponsel memiliki efek negatif pada pengguna. Dia menulis bahwa, "Texting sebagai sebuah kecanduan bisa membahayakan pola tidur, fungsi kognitif dan hubungan di dunia nyata dengan orang lain.Bentuk ketergantungan tersebut akan mulai menggerogotimu lagi dan lagi." Ih sereeeem.

Kalau memang tidak terbiasa bangun atau tertidur tanpa sesuatu yang bisadibaca atau dilihat, cobalah menantang pola ketergantunganmu pada ponsel dan mengganti ponselmu dengan membaca sebuah buku, koran atau majalah sebelum dan setelah bangun tidur. 

Kamu juga bisa menulis sesuatu dalam buku catatan milikmu, tentang segala yang terjadi tadi siang dan renungan-renungan tertentu. Jika kamu tidak tinggal sendiri, misalnya dengan teman sekamar atau pasangan cobalah ngobrol sejenak dengan mereka sebelum tidur. Saat benar-benar tertidur hal tersebut akan menawarkan lebih banyak kenyamanan dan membantu dalam membangun hubunganmu dengan orang yang kamu cintai. 

Jika tinggal sendiri dan membutuhkan hal yang bisa membuatmu terlelap dengan nyaman, kamu mungkin bisa membuat playlist lagu-lagu pengantar tidur favoritmu yang bisa kamu dengarkan sebelum tidur.


Ponselmu memiliki tempat ‘istimewa’ di meja makan

Hp di meja makan via pixabay.com

Jika ponselmu memainkan perannya pada waktu makan, itu artinya sudah saatnya untuk meletakkan telepon. Banyak dari kita tidak dapat menahan diri untuk memotret setiap makanan yang hendak dimakan dan membagikannya lewat media sosial.

Jika kamu seorang koki atau seorang jurnalis kuliner hal tersebut sah saja untuk dilakukan. Tapi jika kamu secara konsisten memilih bermain ponsel dan berhubungan dengan seseorang yang entah di manaketimbang teman dan keluarga saat makan, itu adalah tanda nyata kecanduan ponsel. 

Ketika merasa perlu untuk check-in lewat media sosial milikmu, mengirim pesan teks serampangan, atau hanya menatap ponsel saat kamu mengunyah makanan, cobalah untuk tidak melakukannya untuk, nikmatilah suasana saat bersama orang-orang yang makan bersamamu. Sembari menunggu makanan yang dipesantersaji, kamu bisa ngobrol dengan orang-orang di dekatmu, mungkin membaca buku, atau ber ramah tamah dengan server atau koki yang menyiapkan makananmu.


Kamu menggunakan ponselmu sambil berjalan

Memakai hp sambil berjalan via en.rocketnews24.com


Ini adalah salah satu sumber bencana bencana. Jauhkan ponsel ketika sedang berada di jalanan.Berjalansembari menatap ponselmu dan menabrak pejalan kaki lainnya, dan yang lebih gawat kamu bisa saja tertabrak sesuatu yang lebih besar karena tidak memperhatikan sekitarmu.

Atau malah berfoto selfie ketika harus fokus untuk menuju tempat tujuan dengan aman. Sama seperti ketika mengemudi sambil menggunakan ponsel, jangan pernah dilakukan ini! Banyak contoh penggunaan ponsel yang tidak pada tempatnya menyebabkan kemalangan bagi seseorang. Seperti yang sudah dicontohkan sebelumnya kamu bisa celaka karena menabrak sesuatu.

Ketidakwaspadaan tentunya akan mengundang seseorang untuk berbuat kriminal padamu. Jangan biarkan itu terjadi, mulailahmengatur penggunaan ponselmu.


Kamu sedang nongkrong dengan teman-teman dan semua orang malah sibuk dengan ponselnya

Sibuk dengan hp sendiri via hindustantimes.com

Kamus sedang nongkrong sama teman-teman di sebuah café atau restoran, dan yang terjadi kalian bukannya ngobrol tetapi malah asyik senyam-senyum menatap layar ponsel.Percayalah aku sering melihat hal tersebut di luar sanadan memang terlihat sangat konyol.

Ada saatnya untuk fokus bermain ponsel dan ada saatnya fokus untuk bersosialisasi

Tahukah kamu saat melakukan hal ini dan kalian semua tidak benar-benar saling membangun hubungan dengan orang lain. Ponsel memang mendekatkan yang jauh tapi menjauhkan yang dekat. Menyedihkan ya? Ponsel ukurannya tidak terlalu besar, tetapi ia bisa bertindak sebagai penghalang yang sangat besar untuk mencuri perhatianmu dari sekitarmu saat ini.


Kamu tidak lagi sungkan untuk memeriksa ponsel ketika kamu sedang bersama seseorang

Asik sendiri dengan hp via fosizneias.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa ponsel telah memungkinkan orang untuk tetap berhubungan dan membuat rencana dengan teman-teman. Tetapi di sisi lain mereka juga telah mengubahpola komunikasi antar manusia dan bukannya menciptakan hubungan yang nyata dengan yang lain. 

Menurutmu lebih menyenangkan mana ngobrol secara langsung dengan bertatap muka atau lewat dunia maya? Pikir sendiri deh......

Sudah jadi hal umum untuk pergi kencan atau bertemu dengan orang lain dan salah satunya mengecek ponsel sementara yang lain berbicara sesuatu atau kedua belah pihak sibuk mengobrol dan berkirim pesan dengan orang lain. Dan mereka saling memakluminya. Hubungan macam apa ini, sekalian aja pacaran sama ponsel.

Tahukah kamu bahwa ini sebenarnya adalah hal yang kasar, norak dan tidak dewasa? Dulu seseorang akan mohon izin pada orang didepannya jika ia ingin mengecek pesan atau telepon yang masuk. Jika sedang berada di luar dengan seseorang siapapun mereka, penting untuk mengambil istirahat sejenak dari pemakaianponsel dan mulai menghargai percakapan dengan orang di depanmu. 

Untukmenghilangkan kebiasaan buruk ini kamu bisa mulai menemukan kesamaan dengan lawan bicaramu, membahas kepentingan, dan saling melontarkan pertanyaan-pertanyaan menarik atau gagasan-gagasan menarik. Sejenak kamu tidak perlu sms, Instagram, Facebook atau Tweet untuk momen bersama orang lain ini. Simpan reviewmu setelah pertemuan


Kamu mengalami serangan panik ringan karena lupa membawa ponselmu

Panik! via pixabay.com

Kecemasan ini mungkin tampak berlebihan, tetapi sangat nyata untuk orang yang mengalaminya. Studi telah mencatat bahwa kebanyakan orang merasa lebih nyaman dengan ponsel berada didekat mereka . Hanya dengan memikirkan bahwa ponselmu tidak berada didekatmu karena kamu lupa membawanya atau lupa dimana terakhir menaruhnya akan membawamu kedalam ketakutan dan perasaan yang emosional.

Percayalah sebagian besar orang benar-benar mengalaminya. Jika telapak tanganmu berkeringat, merasa cemas, gugup, gelisah atau terburu-buru untuk pulang, karena kamusedang beraktifitas tanpaponselmu selama beberapa jam-jam. Mulailah berpikir untuk menghilangkankekuatan ponsel mempengaruhimu sedemikian ruma.

Ingat bahwa kamu berhak menikmati waktu istirahatmu tanpa gangguan dari siapapun dan apapun termasuk ponsel. Nikmati makanan hangat, berjalan-jalan di taman, waktu bermain dengan hewan peliharaan, nonton film, ngobrol dengan tetangga atau memeriksa buku-buku dari perpustakaan setempat ketimbang panik karena ponsel.

Jika mendapatidirimu tidak bisa berhenti menggunakan ponsel, bahkan untuk beberapa saat, pertimbangkan untuk menghubungi seorang ahli seperti terapis yang bisa membantumu meredakan kecanduanmu tersebut.


Teleponmu telah menjadi simbol status, dan kamu senang memamerkannya

Suka pamer hp via pixabay.com

Memiliki sebuah ponsel terbaru bisa menghabiskan biaya yang sangat besar. Beberapa jenis smartphone model terbaru harganya paling tidak lima juta belum lagi kalau rajin men-download aplikasi, musik, biaya kuota bulanan beli aksesoris dan lain-lain.

Orang-orangbisa saja menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah per bulan dalam penggunaan ponsel. Tidak dipungkiri ponsel telah menjelma dari fungsi aslinya sebagai alat komunikasi menjadi simbol status era modern. 

Setiap orang berhasrat untuk memiliki model smartphone terbaru hanya untuk mendapat pengakuan dari orang lain. Jika kamu tidak hanya terobsesi menggunakan ponsel, tetapi menggunakannya untuk menampilkan status dalam masyarakat, atau ponselmu telah menjadi simbol, saatnya untuk menyesuaikan lagiantara harga diri dan kepentingan. 

Jangan hamburkan uang untuk mengejar sesuatu yang tidak pernah kamu butuhkan dan kembali ke hal-hal yang benar-benar layak untuk diperjuangkan, seperti kualitas hidup dan orang-orang yang kamu sayangi.


Kamu sedang berkegiatan di luar ruangan dan tetap tidak bisa lepas dari ponsel

Tidak bisa lepas dari hp via letsjapan.markmode.com

Liburan akhir pekan tiba dan kamu ingin menghabiskannya dengan piknikke alam terbuka, bermain olahraga, menikmati kunjungan ke tempat wisata alam, atau kegiatan luar ruangan lainnya. Tentunya saat-saat tersebut bukan waktu yang tepat untuk memeriksa ponselmu atau memamerkan apa yang dilakukan pada teman-teman di jejaring sosial milikmu, tetapi benar-benar fokus untuk mendapatkan pengalaman baru.

Nggak lucu banget rasanya kalau kamu jauh-jauh pergi ke pantai atau gunung dan yang kamu cari hanyalah sinyal 3G atau wifi supaya kamu bisa check-in dan nge-upload foto-fotomu di instagram. Ayolah nikmati saja keindahannya.


Kamu mengecek ponsel saat mengemudi

Memakai hp saat mengemudi via automedia.com

Ini adalah perilaku dan tanda yang paling berbahaya sekaligus mengganggu yang bisa terjadi dari hubungan yang tidak sehat dengan ponselmu. Mengemudi membutuhkan fokus untuk menghindari kecelakaan di jalan.Ketika merasa harus menjawab sebuah pesan penting atau mengangkat panggilan darurat sebaiknya menepi sejenak kendaraanmu dan melakukannya saat kamu tidak dalam keadaan berjalan.

Jika bukan dalam keadaan darurat, semua pesan dan panggilan di teleponmu bisa menunggu, percayalah. Banyak negara-negara di seluruh dunia menerapkan sanksi keras dalam hal penggunaan ponsel saat mengemudi. Hal ini sangat memprihatinkan karena membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.


Oleh: Satrio Rizki Dharma

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni