Tips Awet Muda Ala Jepang

Siapa sih yang nggak tahu negara Jepang? Jepang dikenal dengan negeri Sakura, Samurai dan Matahari terbit. Selain itu, jepang juga negara unik yang menciptakan berbagai teknologi baru. Jepang memang maju dalam hal teknologinya.

Cantiknya perempuan Jepang via customize.org

Tokyo, tak hanya suasana kotanya yang enak dipandang, tetapi juga para perempuannya. Banyak perempuan Jepang yang tetap tampil menarik meskipun usia mereka tampaknya mendekati kepala tiga atau kepala empat.

Lalu, saat berbincang-bincang, cerita yang bergulir dari mulut mungil mereka antara lain mengenai susahnya membesarkan anak remaja dan seputar urusan karier yang sudah dijalani selama 20 tahun. Saya agak penasaran dan mulai menghitung, ternyata umur mereka sudah mendekati angka 40-an. Wow, rasa penasaran pun muncul. Sempat terlintas dalam benak, jangan-jangan ada ramuan khusus sehingga mereka tampak awet muda. Namun, melihat hampir semua perempuan Jepang awet muda, sepertinya ada rahasia lain yang perlu ditelusuri.

Yang lebih wow lagi, Jepang termasuk negara dengan tingkat harapan hidup paling tinggi di dunia. Warga Jepang terkenal panjang umur dan awet muda. Tingkat obesitas dan risiko terkena penyakit jantung pada penduduknya tergolong rendah. Begitu juga dengan wanita Jepang. Mereka tampak langsing dan menawan hingga usia senja. 

Kamu penasaran? Sebenarnya apa saja sih yang menjadi rahasia para perempuan ini? Menurut Naomi Moriyama dalam bukunya Japanese Women Don't Get Old or Fat, resep rahasia kecantikan wanita Jepang adalah gaya hidup sehat yang mereka jalani sejak dini.

Selain secara genetika yang membuat para wanita di negeri Sakura tampak cantik, namun ada faktor lainnya seperti pola hidup mereka yang memang menunjang kecantikan wajahnya. 

Pola hidup sehat dari orang jepang sudah cukup popular dan perlu ditiru, sudah terbukti bahwa banyak orang Jepang memiliki peluang hidup yang lebih lama. Banyak orang yang berusia lanjut di Jepang yang hingga saat ini masih bisa bertahan hidup.

Orang Jepang memang dikenal dengan kedisiplinannya dan tidak malas. Inilah yang membuat mereka banyak berhasil bersaing dengan sumber daya manusia negara-negara maju di dunia. Bahkan, mereka sekarang termasuk salah satu negara yang maju di dunia. Dalam kecantikan juga, wanita Jepang terkenal dengan kulitnya yang mulus dan lembut.

Para ahli menyebutkan, kalau mau sehat belajarlah dari Asia, terutama wanita Jepang. Curi ilmu mereka bagaimana berhadapan dengan berbagai macam makanan dalam jamuan makan.


Selama 25 tahun terakhir wanita Jepang telah memegang rekor dunia memiliki harapan hidup terpanjang dengan rata-rata usia 86,4 tahun. Bukan hanya wanita, pria Jepang juga memiliki harapan hidup terpanjang di antara semua pria di 192 negara di dunia. 

Banyak penelitian mengungkap, perbedaan ini disebabkan pola makan yang sehat. 

Kendati proses penuaan adalah sesuatu yang alami, bukan berarti kamu dapat berbuat apapun untuk merawat kulit agar selalu sehat dan awet muda. Dan hal tersebut tidaklah sesukar atau semahal yang dibayangkan. 

Caranya adalah dengan menjadi lebih cermat dalam memilih makanan. Masalahnya, selama ini kamu cenderung makan hanya sekadar untuk mengisi perut, tanpa memikirkan efeknya terhadap tubuh. Padahal prinsip yang benar adalah kamu makan untuk memenuhi kebutuhan sel tubuh. Karenanya, pilihlah jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuhmu, ya!

Nah, berikut adalah merupakan 10 jenis makanan yang dapat membantu memerangi penuaan:


Wortel

Wortel via pixabay.com

Kandungan : Betakroten
Fungsi : Melindungi kulit dari sinar matahari


Paprika merah

Kandungan : Betakaroten dan vitamin C
Fungsi             : Untuk pembentukan kolagen yang secara alami mengencangkan kulit


Stroberi

Stroberi via pixabay.com

Kandungan : Vitamin C dan asam elagik
Fungsi          : Asam elagik dapat mengurangi kerusakan pada DNA (Deoxyribonucleic acid) yang memicu timbulnya kerutan.


Anggur



Kandungan    : Anthocyanins
Fungsi       : Mencegah vena melilit, membantu pembentukan kolagen, menguatkan pembuluh darah yang berfungsi menyebarkan oksigen dan nutrisi sekaligus membuang racun tubuh.


Bawang bombay



Kandungan : Flavonoids dan Diallyl Sulfide
Fungsi             : Antioksidan pelindung DNA, antiperadangan dan alergi


Alpukat

Alpukat via pixabay.com

Kandungan      : Vitamin E
Fungsi       : Memerangi radikal bebas dan merangsang pembentukan sel kulit baru, serta menguatkan jaringan kolagen dan membantu mengurangi risiko terkena kanker kulit.


Minyak zaitun (extra virgin oil)



Kandungan : Lemak tak jenuh tunggal (asam oleat)
Fungsi       : Antiperadangan, menjaga kelenturan kulit (terutama bagi kulit yang kering)


Ikan

Ikan via pixabay.com

Kandungan : Protein organik dan omega 3
Fungsi           : Menjaga tonus otot yang berfungsi menjaga kelenturan kulit. Omega 3 juga berfungsi 'menenangkan' kulit yang meradang.


Apel

Apel via pixabay.com

Kandungan : Plavanoid
Fungsi       : Antioksidan, pelindung tubuh dari kanker paru-paru dan usus. Zat tersebut juga juga dapat melawan kolesterol jahat


Kentang

Kentang via pixabay.com

Kandungan : Mineral natrium dengan kadar alkalin tinggi
Fungsi        : Memperbaiki aktivitas hati sehingga jaringan menjadi elastis dan otot lentur.

Tentunya kamu tidak harus tinggal di Jepang atau menjadi orang Jepang agar tidak cepat keriput. Kamu hanya perlu "mencuri" ilmu diet, gaya hidup, ataupun tips perawatan kulit mereka. 


Nah, ini nih yang paling ditunggu-tunggu tipsnya dari tadi. Penasaran kan? Dan ternyata, inilah rahasianya. Simak tips awet muda ala Jepang di bawah ini:


Menu makan rumahan

Bahan makanan alami via pixabay.com

Cobalah menu hidangan ala dapur Tokyo, yang banyak menyajikan masakan dari ikan, sayuran, nasi, kedelai, teh, dan buah. Semuanya diolah dengan cara sederhana. Cita rasanya yang khas berasal dari minyak kanola, bawang, wortel, dan brokoli.

Kendati demikian, menurut Lilian Cheung RD DSc, direktur Health Promotion and Communication Department of Nutrition, Harvard School of Public Health, kandungan sodium makanan ini harus dikurangi.


Mengkonsumsi makanan sehat

Makanan sehat via www.iwallpapersfive.com

Wanita Jepang terbiasa mengonsumsi bahan yang alami dan bernutrisi tinggi dalam menu makanan sehari-hari mereka. Ikan, rumput laut, sayur-mayur, kedelai, nasi, buah, dan teh hijau yang mengandung nutrisi dan antioksidan tinggi merupakan bahan makanan yang paling sering dipakai dalam hidangan Jepang. 

Selain mencegah kanker, antioksidan dalam bahan-bahan ini juga efektif untuk menjaga keremajaan sel. Selain itu, bahwa orang jepang itu sangat gemar sekali mengkonsumsi makanan dengan vaiasi yang lengkap. 

Makanan lengkap ini dimaksudkan agar mereka mendapatkan asupan nutrisi yang tinggi. Makanan yang biasa dikonsumsi orang jepang adalah ikan, sayur mayur, kedelai, beras, buah dan teh hijau.


Mengkonsumsi slow food

via pixabay.com

Wanita Jepang terbiasa mengonsumsi makanan yang dimasak sendiri. Salah satu menu yang biasa ditemui di meja makan keluarga-keluarga Jepang adalah nasi, ikan panggang, sayur rebus, sup miso, dan teh hijau. Semuanya dibuat dalam satu kali proses pengolahan dan disajikan segera setelah dimasak. 

Seperti sudah diketahui bahwa makanan yang melalui proses memasak satu kali seperti ini jauh lebih sehat dibandingkan makanan yang mengalami proses pengolahan berkali-kali seperti fast food.


Memilih bahan makanan yang segar dan sedang musim

Via www.globalpost.com

Salah satu kunci kelezatan masakan Jepang yang otentik adalah bahan-bahannya yang selalu segar dan terbaik. Ikan, buah, dan sayuran yang dipanen saat sedang musimnya memiliki mutu paling tinggi. 

Rasa dan gizinya lebih baik jika dibandingkan dengan ikan dan sayur-sayuran yang dipanen di luar musimnya. Bisanya warga Jepang mengonsumsi bahan makanan seperti ini mentah-mentah dalam bentuk sushi atau salad.


Makan dengan porsi secukupnya

Porsi secukupnya via japan-web-magazine.com

Warga Jepang terbiasa makan hidangan yang bervariasi dengan porsi yang tidak berlebihan. Makanan di Jepang selalu disajikan dalam piring atau mangkok kecil. 

Orang-orang di sana pun sejak kecil sudah diajarkan untuk tidak mengisi piring mereka penuh-penuh dan selalu makan dengan perlahan agar hidangan yang dimakan dicerna dengan baik dan nutrisinya terserap secara sempurna dalam tubuh.

Kebiasaan itulah yang membuat orang jepang terlihat awet muda dan mungkin banyak orang yang ingin tahu rahasia orang Jepang tersebut.


Mengutamakan sarapan

Mengutamakan sarapan via ourworld.unu.edu

Dalam budaya Jepang, pagi adalah saat makan yang paling penting dalam sehari. Warga Jepang selalu mengusahakan agar mereka sempat sarapan sebelum menjalani aktivitas sehari-hari. 

Menu makan pagi mereka beragam dan sehat. Biasanya terdiri dari seporsi kecil nasi, sup miso dengan tahu dan kaldu, lebaran nori (rumput laut kering), serta telur dadar atau ikan. Menu yang sederhana tetapi nutrisinya cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh sampai saat makan siang.

Selain itu, sarapan pagi juga merupakan kebiasaan yang sehat untuk ditiru.

Seringlah berolahraga

Olahraga via intisari-online.com

Tak perlu olahraga yang muluk-muluk, yang harus amu lakukan cukup dengan berjalan kaki sebanyak dan sesering mungkin. Selain mudah dilakukan, jalan kaki dapat membantu mengikis lemak membandel ditubuh sekaligus menyehatkan jantung kamu.

Warga Jepang juga rajin melakukan aktivitas fisik. Mereka rutin melakukan latihan ringan agar tubuh selalu bugar. Mereka akan lebih memilih bersepeda atau berjalan kaki daripada naik kendaraan umum. 

Selain itu, mereka memiliki kebiasaan untuk selalu berjalan dengan cepat. Hal ini berkaitan dengan anggapan yang berlaku di sana bahwa orang yang berjalan dengan lambat atau tidak suka melakukan aktivitas fisik adalah orang yang pemalas.


Pakai tabir surya setiap hari

Gunakan tabir surya via sugianto-industri.blogspot.com

Menurut spesialis kulit dari Shiseido Tokyo, Yuko Hosnino, bahwa untuk mencegah timbulnya noda di wajah, ibu-ibu di Jepang mulai memakaikan tabir surya kepada bayi mereka sejak lahir. 

Maka dari itu, ketika dewasa wanita Jepang terhindar dari noda hitam dan kerutan di wajah mereka pun hanya sedikit. Di usia 40-an dan 50-an biasanya kerutan disebabkan dari sinar matahari yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu. 

Untuk itu disarankan agar memakai tabir surya setiap harinya agar kulit sehat dan tidak rusak.


Memperbaiki warna kulit

Krim wajah via pixabay.com

Langkah selanjutnya setelah sudah rajin menggunakan tabir surya adalah meminimalkan nota atau flek hitam yang sudah terlanjur menempel di kulit. 

Seorang penulis kecantikan dari Tokyo yaitu Yoko Kisara, menyarankan agar kamu memakai krim yang dapat memperlambat produksi pigmen, yang biasanya dikenal dengan sebutan pemutih atau brightening.

Fungsi dari pemutih ini yaitu untuk memutihkan dan meratakan warna kulit di daerah tertentu. Selain itu, kamu dapat mencoba terapi pengelupasan kulit lewat obat-obat kimia atau terapi yang menggunakan sinar khusus untuk memperbaiki warna kulit.


Menjaga kelembapan kulit

Busana casual via red-luxury.com

Pada umumnya, wanita Jepang yang berumur 40-an jarang mengeluh dengan kulit mereka yang kering. Karena sebagian orang Jepang tidak memakai pendingin atau pemanas di dalam ruangan. 

Banyak perusahaan di Jepang pada musim panas mengeluarkan kebijakan “Cool Biz”, yaitu memberi izin kepada karyawannya untuk berbusana kasual agar lebih nyaman saat udara sedang panas. Hasilnya pun kulit mereka tetap lembab.


Pijat area wajah

Pijat wajah via www.popsugar.com

Memijat wajah merupakan salah satu ritual perawatan kulit bagi masyarakat Jepang dan Cina. Kegitan memijat setiap malam sehabis membersihkan wajah merupakan bagian dari tradisi akupuntur yang dapat memperlancar peredaran darah, sehingga wajah pun tampak lebih segar dan produk perawatan kulit menjadi mudah menyerap ke kulit wajah. 

Daerah pemijatan yang benar adalah di antara kedua alis, garis senyum, dan di samping kedua mata bagian luar.

Setelah kamu mengetahui tips awet muda ala wanita Jepang, maka kini marilah untuk mengetahui resep panjang umur ala Jepang. Nah, bagi yang ingin panjang umur, kamu perlu melakukan beberapa resep berikut. Check this out guys!


Mengonsumsi makanan lengkap bervariasi

Makanan Jepang via www.slow-life.co.uk

Bahan makanan di dapur masyarakat Jepang adalah berbagai makanan yang dimakan sederhana secara konsisten dan harian. Semua bahan makanan itu bukanlah bahan makanan mahal, namun mengandung tinggi nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. 


Orang Jepang menikmati makanan rumahan yang dimasak sendiri setiap hari

Makanan dimasak sendiri via ourworld.unu.edu

Orang Jepang merupakan pengonsumsi ikan tertinggi di dunia.  Mereka mengonsumsi £ 150 ikan (68,04 kg) per tahun setiap orang dibandingkan dengan rata-rata orang dunia hanya 35 kilogram per tahun. 

Seperti diketahui, ikan mengandung dosis tinggi omega-3 asam lemak. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa mereka hidup lebih lama dan sehat. Tidak hanya itu, fakta lain menyatakan mereka juga rajin mengonsumsi brokoli dan sayuran lainnya. 

Mereka mengkonsumsi 5 kali lebih banyak jumlah sayuran seperti brokoli, kubis, kale, kembang kol dan kubis brussel, dibanding dengan orang Amerika.


Orang Jepang hanya memasak makanan yang segar

Bahan makanan segar via deliciousdayz.wordpress.com

Penekanan cara memasak orang Jepang, hanya menggunakan bahan yang segar yang ada di musim itu. Menurut penulis Moriyama, "supermarket Jepang selalu mengutamakan kesegaran. 

Makanan tidak hanya diperhatikan tanggal kadaluarsanya saja, tapi wanita Jepang rata-rata juga selektif saat membeli ikan, daging, dan sayuran. Makanan yang disiapkan dihitung persetengah jam yang dikemas hari itu.


Orang Jepang makan dengan porsi kecil

Porsi mungil via galleryhip.com

Menurut Moriyama, dari masa kanak-kanak mereka diajarkan untuk makan perlahan-lahan dan belajar menikmati setiap gigitan makanan tersebut. Dan makanan yang disajikan di atas piring hanya sepertiga ukuran peralatan makan Amerika. 

Moriyama mengatakan, ada tata cara dan dasar-dasar cara menyajikan hidangan makanan di Jepang."Makanan harus segar, setiap item disajikan dalam satu piring, makanan harus dihias dan setiap item harus diatur untuk menampilkan keindahan".


Teknik memasak di Jepang cukup ringan dan lembut

Teknik memasak via www.iheartjapan.ca

Sebagian besar pekerjaan dilakukan di atas kompor menggunakan variasi teknik seperti mengukus, memanggang di atas panci, menumis, digoreng, dan mendidihkan makanan secara cepat dalam wajan. 

Koki Jepang selalu menggunakan minyak khusus untuk jantung sehat dan kaldu rasa asli dari bahan alami. Pokonya warga Jepang memasak dengan cara yang sehat.


Orang Jepang makan nasi, bukan roti setiap makan

Orang Jepang suka nasi via pixabay.com

Ini merupakan perbedaan penting antaracara makan orang Timur dan Barat. Mereka yakin, mengkonsumsi berlebih dari tepung terigu halus merupakan penyebab utama dari obesitas di Amerika saat ini. 

Jika kamu terbiasa makan roti setiap hari, coba ganti dengan ukuran porsi setengah cangkir beras merah atau gandum 1-2 kali per hari. Itulah merupakan cara yang sehat dan tidak menimbulkan obesitas.


Masyarakat Jepang hanya mengonsumsi sedikit dessert manis

Makanan manis via www.travelocafe.com

Di Jepang, makanan penutup dengan rasa manis hanya disajikan dalam porsi kecil, tidak seperti di Amerika. Namun, bukan berarti coklat, kue kering, kue-kue, es krim dan kue kacang merah tidak berharga. Sebaliknya, mereka sangat menghormati tubuh mereka, ini bisa menjadi cara melawan hawa nafsu. 

Mereka sadar akan merugi jika terlalu banyak mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.

Orang Jepang memiliki mind set yang berbeda tentang makanan

Tidak takut makan banyak via www.foodrepublic.com

Sementara orang Amerika prihatin dengan masalah diet dan berat badan, masyarakat Jepang justru dibangkitkan dan didorong untuk menikmati berbagai makanan yang lebih beragam tanpa masalah diet. 

Namun, saat ini masyarakat Jepang mulai berhati-hati, apalagi dengan diperkenalkannya gaya makan cepat ala barat, tingkat obesitas di kalangan anak muda Jepang mulai meningkat.


Olahraga merupakan bagian dari ritual harian warga Jepang

Olahraga menjadi lifestyle Jepang via log.viva.co.id 

Menurut sebuah cerita dalam cover majalah Time tahun  2004, berjudul 'How to Live to Be 100' tertulis bahwa, "Jepang berada dalam kesehatan yang baik dan dalam kondisi sangat baik, mereka adalah orang-orang aktif yang menggabungkan banyak latihan insidental dalam hari-hari mereka.

"Mereka selalu menciptakan lingkungan yang sehat dengan bersepeda di sekitar kota, berjalan, hiking, dan umumnya mereka berusaha  tetap aktif.

Usia perempuan tertua di dunia Dina Manfredini meninggal dunia, seorang kakek berusia 116 tahun pun langsung dinobatkan sebagai orang tertua di dunia pada tahun 2012 kemarin. Pria itu berasal dari Jepang. 

Jiroemon Kimura menyandang gelar yang dulu disandang oleh Manfredini. Kimura adalah seorang mantan petugas pos dengan 14 cucu, 25 cicit dan 13 canggah. Demikian, seperti yang diberitakan Associated Press.

Waowww. Memang Jepang merupakan negara yang istimewa ya. Nah, jika kamu ingin seperti orang Jepang agar awet muda, car atersebut dapat dilakukan di rumah, bila kamu teratur mengikuti cara-cara di atas pasti hasilnya bisa cepat dirasakan. Semoga berhasil dan salam sehat!

Oleh: Puri Candraditya

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni