Tips Betah di Tempat Kerja

Apakah kamu salah satu orang yang sering pindah pekerjaan dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain? Atau karena suasana kantor tidak membuatmu nyaman? Pernah mengalami hal seperti itu? Pernahkah berpikir bahwa masalah tersebut bersumber pada dirimu sendiri? Bukan tempat kerja atau lingkungan kerja.



Jika masalah ini tidak kunjung diselesaikan bisa berakibat buruk loh. Etos kerja kamu akan dipertanyakan dan apabila akan mencari pekerjaan lagi. Mereka akan berpikir untuk mempertimbangkanmu.

Sebenarnya kamu ingin bekerja dengan orang lain atau membuat usaha sendiri itu sama saja, mau tidak mau harus menjalin hubungan dengan orang lain yang memmiliki karakter yang berbeda. Ada orang yang  rewel, maunya menang sendiri tetapi ada juga yang nyaman diajak diskusi.

Nah disini adalah tantangan kamu untuk bisa bertahan di tempat kerja, jadikan tempat kerjamu nyaman dengan caramu sendiri. Bukankah lebih enak bekerja dengan orang yang saling megerti satu sama lain dan suasana  kantor terasa berada dirumah sendiri. Berikut adalah tips bagaimana kamu betah di tempat kerja:


Awali harimu dengan senyuman

keep smile! via pixabay.com
Tersenyum adalah suatu sedekah yang murah meriah, paling mudah dan paling menyenangkan. Apabila kamu memulai bekerja dengan senyuman pasti semua akan terasa mudah dan teman-teman kamu pun akan menyambut kau dengan senyuman.

Tersenyum dapat memberimu energi positif. Jika kamu susah untuk tersenyum cobalah memaksakan diri untuk senyum. Sesedih apapun hatimu atau secapek apapun badanmu dan lihatlah efeknya.

Lebih detilnya, kenapa sih kita harus tersenyum :

Pertama, Kamu Akan Mendapatkan Lebih Banyak Kebahagiaan

Senyum adalah obat luka yang paling mujarab. Kok bisa? Coba saja jika kamu mengalami kejadian yang tidak menyenangkan tidak peduli bagaimana perasaanmu saat itu cobalah memaksakan diri tersenyum dalam 30 detik. Maka di dalam tubuh akan terjadi reaksi-reaksi kimia yang akan membuatmu merasa lebih baik dan rasa bahagiapu akan muncul.

Kedua, senyuman akan mengubah kedaan kamu

Cobalah tersenyum jika kamu merasa putus asa, marah atau bosan, sebuah senyuman akan mengubah keadaan emosi kamu menjadi lebih positif. Dan sebuah keadaan yang positif tidak hanya membuat hidup lebih menyenangkan tetapi juga membuka segala kemungkinan lain dalam pikiran.
Kamu akan melihat dunia dengan cara yang berbeda melalui lensa kebahagiaan dan dunia akan terasa lebih indah. Dari situ kamu dapat mulai membangun sederetan tindakan yang positif dan berinterasksi dengan banyak orang setiap harinya dan merasa punya banyak teman yang akan mewarnai hari-harimu.

Ketiga, selain mengubah keadaan kamu senyum juga bisa mengubah kedaan orang lain

Jika sedang bertemu klien atau kamu sedang membeli sesuatu di toko cobalah tersenyum sebelum memulai obrolan maka semua orang akan berbalik tersenyum. Tahukah kamu? Hal ini akan banyak membantu mencairkan setiap ketegangan atau kekakuan yang ada. Interaksi akan lebih terbuka, santai dan penuh dengan kegembiraan.

Keempat, Senyum apa ruginya?

Jika tersenyum dapat membahagiaan diri dan orang lain kenapa tidak dijadikan rutinitas sehari-hari? Selain sebagai sedekah yang paling murah dan menyehatkan maka tidak ada ruginya untuk selalu tersenyum. Oke teman!?


Bekerjalah di bidang yang sesuai dengan bakat kamu

Bekerja di bidang yang kamu sukai via pixabay.com

Bekerjalah di bidang yang sesuai dengan bakat, jika senang maka semua akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Banyak orang yang memaksakan diri untuk bekerja apa saja yang penting dibayar, baru lulus sekolah langsung mendaftar pekerjaan dimana saja yang penting kerja.

Walapun ini bisa dijadikan proses, kata orang bisa juga sebagai batu loncatan sebelum mendapatkan pekerjaan yang lebih baik tetapi tidak semua orang bisa bertahan di tahap ini, dan mungkin juga kamu.

Kamu akan merasa kaget ketika melihat pekerjaan pertama kali yang mungkin sangat jauh dari apa yang dibayangkan sebelumnya. Pada tahap ini kamupun akan merasa terpaksa untuk bekerja dan pasti akan berpikir bagaimana keluar dari pekerjaan.

Jadi teman bekerjaan di bidang yang sesuai dengan bakat yang dimiliki agar betah di tempat kerja.

Efek yang akan timbul jika kamu tidak bekerja di bidang yang sesuai passion:

Pertama

Kamu tidak bahagia dan merasa terpaksa untuk melakukan pekerjaan itu. Sekuat apapun bertahan tetap akan merasa selalu berat.

Kedua

Kamu akan memiliki motivasi yang rendah. Ketika jam alarm berdering di pagi hari, rasa malas untuk bangun dan berangkat bekerja adalah efeknya. Jangankan mandi, bangun saja sudah malas. Gimana mau punya semangat yang baru jika rasa malasmu sudah mengahantuimu.

Ketiga

Kamu akan  selalu mengeluh. Yup mengeluh karena banyak tugas yang harus dikerjakan dan tak kunjung selesai. Atau mungkin pekerjaan terlalu berat sehingga kamu tidak mengetahui cara cepat untuk menyelesaikanya.

Jurus terakhir yang digunakan adalah mencari kambing hitam untuk menutupi kesalahan. Jika itu terus terjadi tidak hanya pekerjaan yang bermasalah tetapi juga kesehatan kamu karena terlalu stress memikirkannya.

Keempat

Dengan merasa bekerja tidak sesuai passion, yang ada hanya akan berpikir bahwa kamu bekerja hanya untuk uang. Jika kamu tahu uang bukanlah satu-satunya sumber motivasi seseorang yang berada pada pekerjaan yang tepat.

Mereka yang berada pada pekerjaan yang tepat, tidak mempedulikan tentang uang. Bukan berarti tidak butuh uang. Mereka tetap butuh uang. Mereka memiliki motivasi dari dalam diri yang membuatnya harus menjadi yang terbaik di bidang pekerjaannya.

Mereka merasa bahagia, merasa tertantang dan bisa mengembangkan diri tanpa ada unsur paksaan dari tempat bekerja. Bila tujuan kamu hanya untuk mendapatkan penghasilan di pekerjaan sekarang tanpa memiliki motivasi dari dalam, maka wajiblah waspada terhadap diri sendiri. Karena bisa jadi kamu akan menghabiskan waktu di pekerjaan sekarang tanpa bisa menjadi yang terbaik di bidang yang digeluti. Jika terus begini pastinya akan rugi bukan?

Kelima

Tanda yang sangat jelas bila kita menikmati pekerjaan adalah dengan adanya komunikasi yang baik dengan teman kerja atau bos. Dapat berdiskusi dengan sangat asyik tanpa merasakan perasaan negatif terhadap mereka. Sangat serukan.

Jika tidak ada rasa seperti ini yang terjadi malah sebaliknya berarti kamu kerja hanya sekedar kerja tanpa ada rasa bahagia untuk melakukannya dan konflikpun akan sering terjadi. Mau nih punya konflik yang banyak? Kalau mau, siap-siap pusing tujuh keliling ya....

Keenam 

Kamu akan mengalami stress. Stress akan membuat seseorang untuk termotivasi menjadi lebih baik tetapi juga ada yang berakibat buruk. Jadi teman kenalilah diri sendiri agar bebas dari stres.


Mengobrol dengan teman

mengobrol dengan teman via pixabay.com

Apa jadinya jika kamu diam-diaman di tempat kerja? Tanpa diselingi mengobrol dengan teman kerja pasti terasa sangat membosankan, alias super bosan walaupun ada orang yang seperti itu tapi pasti hidupnya tidak akan menyenangkan. Kalau tidak percaya coba amati, orang yang selalu serius pasti dan lihat seberapa banyak kerutan di wajahnya. Gak maukan tua sebelum waktunya.

Jadi walaupun hanya say hai, mengobrolah dengan teman jika kamu sedang bosan bekerja atau hanya sekedar melepas kepenatan tetapi lihat juga kondisi teman kerja. Jika sedang sibuk alias sibuk mengerjakan sesuatu sebaiknya jangan diganggu. Tetapi jika kamu ingin berniat baik tidak ada salahnya melontarkan candaan yang wajar agar ketegangan sedikit mencair dan suasana tempat kerja akan lebih hangat dan menyenangkan.


Terbuka

Membuka diri dengan sekitar via pixabay.com

Masalah yang dimiliki tidaklah baik jika dipendam sendiri, misalkan kamu merasa tidak nyaman dengan bos atau teman kerja, atau hal-hal yang menyangkut kerjaan, tidak ada salahnya jika kamu mencurahkan isi hatimu kepada orang yang dipercaya. Selain bisa melegakan hatimu, mereka bisa memberikan saran atau masukan yang baik. Jadi masalah bisa tertangani dan kamu pun bisa semangat lagi untuk kerja.

Tidak dapat dipungkiri kalau kita tidak selalu bisa sependapat dengan orang lain, dan tidak bisa juga memaksa mereka setuju dengan kita. Bukan berarti orang yang tidak sependapat itu salah, dan belum tentu juga kita benar.

Dalam setiap masalah  kenapa penting bagimu untuk mendengarkan dulu pendapat-pendapat orang disekitarmu. Jika merasa tidak sependapat, jangan buru-buru menyangkal. Dengan begitu, diskusimu bisa berjalan baik dan sehat.

Selain itu, mendengarkan pendapat orang lain terlebih dahulu bisa membuat pemikiranmu jadi terbuka lebih lebar. Cara pandangmu terhadap persoalan yang sedang diskusikan bisa saja tiba-tiba jadi berubah. Bisa berpikiran terbuka adalah suatu hal yang terpuji itu artinya kamu berjiwa besar.


Optimis

Optimis! via pixabay.com 
Lakukan pekerjaan dengan optimis maka orang lainpun akan percaya padamu. Meskipun awalnya bingung mengerjakan pekerjaan yang sulit tetapi apa sih yang tidak bisa dipecahkan? Dengan teknologi yang semakin canggih tinggal searching aja di google atau bertanya kepada orang yang bisa. Maka pekerjaan yang sulit pun akan terselesaikan.

Tetapi jangan kerjakan hal yang tidak mungkin dilakukan atau waktunya sempit. Misalkan dalam waktu 1 jam kamu harus menyelesaikan 1000 pesanan kue, tentu itupun menjadi sesuatu yang konyol.

Sikap optimis adalah salah satu kekayaan mental yang harus senantiasa dikembangkan. Optimis itu sendiri menurut Ubaedy (2008) adalah meyakini adanya kehidupan yang lebih bagus dan keyakinan itu kita gunakan untuk menjalankan aksi yang lebih bagus untuk meraih hasil yang bagus.
Dari keterangan tersebut, dapat kita pahami bahwa yakin adalah energi yang bisa kita gunakan untuk melakukan tindakan-tindakan terbaik, dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik.

Selain itu optimis adalah kekuatan mental

Optimis adalah keyakinan, sedangkan keyakinan adalah sebuah kepercayaan yang muncul dari dalam hati atas tindakan yang kita lakukan. Jika di dalam diri kita ada sikap optimis terhadap suatu pekerjaan, maka dengan sendirinya ini akan menjadi kekuatan mental bagi kamu dalam menghadapi segala tantangan hidup.

Kita harus sadar bahwa hidup itu tidak selamanya indah, seperti yang dibayangkan. Untuk itu jika suatu saat ada hambatan, kita sudah siap karena memiliki mental yang kuat. Optimis juga pemberi harapan, harapan itu selalu ada jadi jangan menyerah dengan nasib.

Orang yang tidak punya harapan tidak akan akan mempunyai semangat untuk hidup. Untuk itu agar mempunyai semangat hidup, memilikilah harapan baru, dan itu akan bisa terwujud kalau kita mau memulai untuk berpikir dan besikap optimis.

Sikap inilah yang akan memberikann harapan kepada kita dan kesuksesanpun akan bisa kita raih.


Jalani dulu

Be positive! via pixabay.com
Seandainya kamu tidak ada pilihan lain untuk bekerja di tempat lain, maka jangan dulu berpikir negatif atau kamu merasa ini manji nasib burukmu. Tetaplah senyum dan jalani pekerjaan kamu dengan ikhlas karena tidak ada yang tahu bagaimana hidupmu ke depan.

Siapa tahu pekerjaan ini akan membawa kamu untuk hidup lebih baik. Banyak orang yang tidak tahu bakatnya tetapi setelah mereka mencoba dan belajar tidak disangka bahwa mereka berbakat dibidang tersebut.

Jadi teman berpikir positif maka kamupun akan mendapatkan jawabannya, karena tidak ada nasib buruk yang ada adalah proses belajar. Tidak ada orang yang langsung hidup enak meskipun anak orang kaya dan mempunyai warisan yang banyak. Karena jiwa yang hidup adalah jiwa yang berjuang untuk membuat sesuatu itu menjadi lebih baik.


Ubah sikap kamu

Merubah sikap via pixabay.com
Bagaimanapun hidup kamu di dalam rumah pasti akan sangat berbeda dengan hidup di luar rumah. Jika kamu orang yang manja di rumah maka segeralah ubah sikapmu ketika berada di tempat kerja atau luar rumah. Jangan pernah merepotkan teman karena sikapmu yang super manja.


Makan bareng dengan teman kerja

Makan bareng via pixabay.com
Untuk saling mengenal satu dengan yang lain tidak ada salahnya untuk makan bareng dengan teman kerja. Makan bersama adalah suasa yang paling enak buat ngobrol. Bangunlah keakraban selain baik di tempat kerja maupun di luar dari itu. Dengan membangun keakraban seperti ini kamu pasti akan lebih betah untuk bekerja.

Demikianlah beberapa tips kecil dari saya, percayalah kepada dirimu sendiri kalau kamu pasti akan berhasil dalam bekerja seperti yang diimpikan. Untuk membangun keberhasilan itu tidak hanya cerdas dalam hal intelektual tetapi juga sosialisasi juga dituntut untuk baik.

Dengan mencoba beberapa tips di atas mungkin bukan pekerjaan kamu yang salah tetapi bisa juga kepribadianmu, dengan memperbaiki sedikit semoga kamu bisa lebih betah dalam bekerja sehingga tidak perlu pindah-pindah pekerjaan dan tentu akan semakin ruwet karena harus menyesuaikan lagi dengan pekerjaan dan lingkungan kerja baru.


Oleh: Wiwit Waqiyatun

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni