Tips mengatasi rambut yang bercabang

Rambut merupakan mahkota bagi setiap orang, terutama bagi perempuan. Bagi wanita khususnya, mempunyai rambut yang panjang tentunya bukanlah hal yang mudah, terlebih memiliki rambut panjang yang indah dan berkilau. 

Rambut via pixabay.com

Karena rambut yang panjang memerlukan perawatan dan perhatian ekstra yang tidak mudah untuk dilakukan, apalagi bagi mereka yang sibuk dengan kesehariannya. Hal yang sering kali dijumpai oleh pemilik rambut panjang adalah rambut rusak bercabang, pecah–pecah atau rontok.

Dengan kamu mempunyai rambut yang panjang dan berkilau akan memberikan penampilan yang menarik buat para wanita. Tidak dipungkiri lagi, baik pria dan wanita, rambut adalah bagian terpenting untuk menunjang penampilan. 

Demi mendapat rambut yang lebat kamu menggunakan wig atau extension untuk membuat rambut terlihat lebih lebat dan sehat. Namun cara itu tidak alami yang guys.

Sebagai bagian tubuh teratas dan paling mudah terkena cahaya matahari dan polusi, menjadi penyebab utama terjadinya rambut bercabang. Selain itu, pada daerah kepala ini banyak masalah yang Kamualami. Tidak hanya bercabang, namun rambut rontok, ketombe dan gatal menjadi masalah yang sering di hadapi. 

Hal ini tidak hanya karena polusi atau cahaya matahari yang berlebih, ini juga bisa di sebabkan karena perawatan kulit kepala dan rambut yang kurang bersih dan sering mengalami lembab pada daerah ujung rambut. Penyebab inilah yang menjadi faktor utama terjadinya rambut bercabang dan merah. Dengan masalah ini tentunya membutuhkan solusi terbaik untuk mengatasinya.

Sebelum sampai pada solusi untuk mengatasi masalah-masalah rambut bercabang, terlebih dahulu alangkah baiknya kalau kamu mengetahui terlebih dahulu, apa saja sih penyebab yang lainnya kok rambut bisa bercabang? 

Ini dia penyebab-penyebabnya:

Penyebab rusaknya rambut via pixabay.com

Penggunaan Alat dan Bahan Kimia untuk Rambut


Panas, penggunaan alat-alat styling rambut, penggunaan bahan-bahan kimia berlebihan seperti perming, rebonding, hair spray, pewarnaan rambut, toning, dan sebagainya dapat menyebabkan rambut kamu bercabang.


Menyisir rambut secara berlebihan

Gesekan yang berlebihan pada rambut (menyisir terlalu keras, atau mengeringkan rambut dengan menggosok-gosokkan rambut ke handuk terlalu kasar) dapat menyebabkan rambut bercabang.


Pengaruh cuaca

Tahulah cuaca yang panas dapat membuat rambutmu rusak. Gak Cuma bercabang tapi rambut bisa berubah warna menjadi merah.


Kurang nutrisi

Kurangnya nutrisi tubuh dapat merusak kutikula dan menurunkan kemampuannya untuk melindungi, menyebabkan rambut mengalami kerusakan. Jika kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, kutikula tidak lagi mampu untuk membungkus komponen serat rambut, yang berakibat pada rambut mengalami pecah-pecah dan bercabang. Sayang sekali kan?


Kebersihan rambut yang kurang terjaga

Terlalu sering keramas juga tidak baik, kenapa? Karena dapat menghilangkan kelembapan alami dalam rambut. Terutama minyak rambut bisa hilang. Akibatnya rambut kering dan kusam.

So, keramaslah maksimal 2 hari sekali, itu sudah cukup kok. Jangan sampai keramas seminggu sekali yaaa..

Usia rambut

Rambut bercabang juga disebabkan karena faktor usia. Semakin panjang rambut, semakin tua usia rambut tersebut, dan tentunya semakin rentan terhadap kerusakan. Karena itu rambut panjang lebih beresiko mengalami masalah seperti rambut rontok dan rambut bercabang ketimbang rambut pendek. 
Kerusakan yang dimulai pada ujung rambut, bagian paling lama dari helai rambutmu, dapat mengakibatkan kerusakan dibagian batang rambut yang masih sehat. Dengan membiarkan ujung rambut bercabang, justru dapat mengakibatkan seluruh helai rambut menjadi rusak. Faktor usia inilah yang lebih sulit untuk diatasi.

TIPSNYA: Dengan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rambut bercabang, maka inilah solusi untuk mengatasi rambut bercabang adalah sebagai berikut:


Gunakan sisir bergigi jarang

via www.hidup-sehat-cantik.com

Menggunakan sisir bergigi jarang dapat membuat rambut lebih sehat dan tidak tertarik keras saat disisir. Setelah keramas, sebaiknya Kamu tidak langsung menyisir rambut, cukup sisir menggunakan jari tangan. Selain itu, cukup tepuk-tepuk rambut secara perlahan.


Sisir rambut kamu sebelum keramas

Sisir rambut via tokoone.com
Sisir rambut menggunakan sisir berkualitas dengan ujung bantalan yang lembut. Hal ini akan membantu mendorong penyebaran kelenjar minyak sampai ke ujung rambut. Akan memudahkan juga pada saat keramas tidak memerlukan tenaga yang cukup besar untuk mencuci rambut sehingga meminimalisir potensi kerusakan rambut.


Menyisir rambut

Cara menyisir rambut supaya rapi via http://www.isodagar.com

Cara ini membantu kamu untuk membuat rambut terlihat lebih rapi dan tidak kusut. Selain itu, gunakan juga sisir rambut yang gigi yang jarang. Cara ini juga secara tidak langung membuat penyebaran minyak alami yang di produksi rambut dapat tersebar dengan baik. 

Namun, sebaiknya jangan terlalu kuat dan terburu- buru agar rambut tidak rontok dan rusak. Seperti yang dijelaskan di atas sebelumnya tadi.


Jangan terlalu sering mengikat atau menguncir rambutmu

jangan sering mengikat rambut via www.coiffures-francais.com

Jangan menguncir rambut pada saat kamu akan tidur. Biarkan rambut tergerai ketika tidur. Jika menggunkan kucir pastikan terbuat dari banan yang elastis. Kenapa? Karena jika bahanyang digunakan terlalu keras dapat merusak batang bahkan akar rambut saat kamu menariknya. 


Hindari menggunakan alat panas


Hair conditioner via pixabay.com

Rambut kering dan rapuh dapat disebabkan karena penggunaan alat panas seperti 
hair dryer atau catok rambut. Untuk sementara, hindari penggunaan alat panas. Jika Kamu ingin mengeringkan rambut, gunakan udara dingin pada hair dryer.


Gunakan Kondisioner


Gunakan kondisioner via www.ehow.com
Selalu gunakan kondisioner setelah keramas. Kondisioner terpisah lebih baik. Fungsi kondisioner adalah mengembalikan kutikula rambut yang berantakan setelah keramas, sehingga rambut lebih halus, lembut dan bercahaya.


Aplikasikan vitamin di ujung normal


Vitamin rambut via loveprettydinda.blogspot.com

Ujung rambut yang bercabang ataupun tidak membutuhkan kelembaban, sayangnya nutrisi yang dibutuhkan kadang tidak mencapai ujung rambut. Karena itu, selalu aplikasikan vitamin rambut setelah selesai keramas untuk mengembalikan kelembaban alami pada ujung rambut.


Konsumsi buah-buahan segar


Jeruk dengan vitamin C via pixabay.com

Memberikan nutrisi dari dalam adalah salah satu cara alami membuat rambut tetap sehat dan indah. Kamu bisa mengonsumsi berbagai buah yang mengandung vitamin A, vitamin C dan vitamin E untuk menjaga agar rambut tetap sehat


Pastikan kamu minum lebih dari 8 gelas air setiap hari


Minum air beberapa gelas via pixabay.com
Ternyata air putih tidak hanya menyehatkan tapi juga dapat menjaga kelembaban rambutmu. Bagi yang gak suka air putih mulai biasakan hal baik ini yuk.


Rajin merapikan ujung rambut


Rapikan ujung rambut via pixabay.com

Jangan biarkan rambut terus panjang tanpa dirapikan ujungnya. Setidaknya setiap 6 bulan sekali, rapikan ujung rambut. Selain membuat potongan rambut kembali rapi, Kamu akan terhindar dari masalah rambut bercabang.


Hindari air hangat

Hindari air hangat via www.intisolar.com

Mandi dengan air hangat sangat membuat Kamu segar dan menyenangkan untuk tubuh. Namun, Kamu sebaiknya hindari untuk tidak menggunakan air hangat karena bisa merusak kelembaban pada rambut karena minyak alami rambut hilang.


Massage minyak alami

Gunakan minyak alami via pixabay.com

Menjaga rambut tetap lembab dapat dengan massage minyak alami. Minyak yang dipakai yaitu minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak almond. Massage biasanya sekitar 30-60 menit sebelum mencuci rambut dan bersihkan. Lakukan rutin setiap minggu.


Masker telur


Masker telur via ciricara.com

Sebutir kuning telur dan aduklah dengan 3 sendok makan minyak zaitun dan satu sendok madu. Setelah diaduk dalam satu tempat dan oleskan secara merata di seluruh bagian rambut. Tutup menggunakan shower cap dan diamkan 60-90 menit. Setelah itu, cuci rambut dengan shampoo bayi.


Masker pepaya

Pepaya sebagai masker via www.vemale.com

Pepaya memiliki kandungan protein yang dapat melembutkan rambut dan merawat pertumbuhannya. Untuk itu, Kamu dapat menghaluskan 200 gram pepaya, campur dengan 2 sendok makan yogurt, dan oleskan pada seluruh bagian rambut. Tutup kepala dengan shower cap dan diamkan hingga 30 menit sebelum keramas seperti biasa.


Kondisioner madu

Madu untuk kondisioner via pixabay.com

Madu dapat menjadi kondisioner alami. Walau terasa lengket, namun madu memberi manfaat untuk kelembaban yang baik untuk rambut Kamu dengan mengoleskannya pada rambut setelah bershampo. Diamkan selama beberapa menit dan cuci seperti biasa.

Dengan perawatan yang teratur, Kamu adapat mengatasi rambut bercabang dan menghindari penyebab rambut bercabang dan mudah patah.


Alpukat


Gunakan alpukat via pixabay.com

Alpukat bermanfaat untuk memberikan kelembaban dan melembutkan rambut. Kamu dapat mencoba alpukat sebagai masker untuk merawat rambut. Caranya dengan memblender buah alpukat, kemudian campur jus alpukat dengan dua butir putih telur.

Lalu aduk hingga rata, gunakan masker tersebut untuk melumuri rambut dengan melakukan gerakan pemijatan secara merata dan perlahan. Diamkan selama beberapa menit dan bilas rambut dengan menggunakan air dingin.


Cuka apel


cuka apel via pixabay.com

Cuka apel bermanfaat untuk mengurangi rambut rusak dan menjadikan rambut menjadi lebih halus dan lembut. Kamu dapat mencobanya dengan cara mencampurkan satu sendok makan minyak gandum dengan setengah cangkir sari cuka apel. 

Kemudian tambahkan air secukupnya, lalu oleskan campuran tersebut ke seluruh rambut setelah keramas (pada saat rambut masih dalam keadaan basah). Setelah itu diamkan selama 10 menit, bilas hingga bersih tanpa menggunakan shampo.


Oleskan mayones ke ujung rambut kering


Mayonaise via kookeetleef.wordpress.com

Mayones dikenal sebagai kondisioner alami.Biarkan selama setidaknya 5 menit, kemudian bilas dengan shampoo.


Perhatikan Alat Styling


Pilih salon yanng baik via pixabay.com

Sebagian wanita akan ‎tergoda membeli hair dryeratau catokan dengan harga yang murah. Sesuai dengan harganya, umumnya kualitas alat itu tak terlalu bagus dan memicu kerusakan pada rambut. 

Demi mencegah bertambahnya cabang rambut, gunakan alat yang berkualitas mendekati alat salon profesional.


Perlakukan rambut dengan lembut

Jangan tarik rambut terlalu kuat via pixabay.com

Para penata rambut juga menyarankan agar rambut diperlakukan selayaknya bahan mahal. Hindari menariknya dengan terlalu kencang. Jika ingin tampil dengan gaya rambut sleek, gunakan gel atau hair spray untuk merapihkan rambut daripada menariknya terlalu kuat.


Folic Acid dan Biotin

Bunga matahari via pixabay.com

Perbanyak asupan makanan yang banyak mengandung folic acid dan biotin. Folic acid bermanfaat untuk menambah jumlah sel darah merah sehingga pertumbuhan rambut lebih baik. 

Zat ini bisa ditemukan di sayuran hijau, jeruk, atau gandum. Sedangkan biotin yang akan memperkuat helai rambut dapat ditemukan dalam benih bunga matahari, nasi merah, dan kacang-kacangan.


Blow dengan cara yang tepat


Blow rambut via life.viva.co.id

Cara blow rambut yang paling aman adalah dengan membiarkannya 90% kering terlebih dahulu, kemudian baru di-blow dry. Dengan begitu rambut tidak terkena panas terlalu lama. 

Jangan lupa pula untuk selalu menggunakan sisir berbentuk bulat.


Batasi perusakan rambut

Batasi perusakan rambut via pixabay.com
Saat rambut tengah bermasalah, usahakan untuk 'puasa' menyiksa rambut. Hindari dahulu perlakukan yang bisa memperparah cabang seperti mewarnai atau men-styling dengan alat panas. Jika tidak sangat berminyak, sebaiknya keramas 2 hari sekali saja.


Pilih shampo sesuai jenis rambut dan kulit kepala kamu


Pilih sampo yang tepat via pixabay.com

Sebelum memilih shampoo, sebaiknya kenali dulu jenis rambut dan kulit kepala.Kamu bisa melakukan tes rambut dan kulit kepala terlebih dahulu sebelum menentukan jenis shampo pilihanmu.


Keramaslah seperlunya saja

Keramas seperlunya via wolipop.detik.com

Keramas terlalu sering tidak bagus untuk rambut Kamu. Keramaslah antara 2-5 hari sekali sesuai kondisi kulit kepala Kamu. Pilihlah shampo yang lembut untuk menjaga kelembaban rambut Kamu agar tidak cepat kering.


Bilas rambut dengan air dingin


Gunakan air dingin via pixabay.com

Bagi Kamu yang suka mandi dengan air hangat, kurangi membilas rambut dengan air hangat karena air hangat tidak dapat menjaga kelembaban rambut. Gunakan air dingin untuk menjaga kelembaban rambut yang dibutuhkan.


Jangan menggosok rambut dengan handuk


Jangan pakai handuk via pixabay.com

Jangan menggosok rambut Kamu dengan handuk terlalu kasar. Hal ini bisa membuat rambut mudah pecah dan bercabang. Perlakukanlah rambut Kamu dengan lembut. 

Untuk mengeringkan rambut dengan handuk tempelkan dan tekan handuk ke rambut kamu.


Potong rambut secara berkala


Potong rambut berkala via pixabay.com

Lakukan pemotongan rambut berkala paling tidak 6-8 minggu sekali. Kamu yang tidak ingin kehilangan sebagian besar rambut, bisa memilih potongan model layer. Dengan memotong rambut secara berkala merupakan kesempatan juga buat Kamu yang senang berganti-ganti model rambut yang up to date. 

Yang perlu diperhatikan, jangan izinkan stylist kamu menggunakan pisau cukur karena bisa merusak struktur ujung rambut.


Jauhi klorin


Jauhi klorin via www.maintenancepools.com

Hindari klorin yang biasanya terdapat dalam kolam renang. Klorin bisa membuat rambut kering dan kusam sehingga akan mudah pecah dan bercabang. Gunakanlah pelindung rambut saat berenang.


Oleskan minyak zaitun sebelum blow dry


Minyak zaitun via pixabay.com

Minyak zaitun sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit maupun rambut. Nutrisi yang terkandung di dalamnya bisa memberikan kelembaban ekstra dan memperbaiki kutikula rambut yang rusak. 

Oleskan minyak zaitun ke rambut sebelum menggunakan hair dryer. Bisa juga dioleskan ke rambut pada malam hari untuk dicuci keesokan harinya.


Biarkan rambut kering secara alami

Rambut kering secara alami via pixabay.com
Sebagian dari kamu tentu menggunakan hairdryer atau pengering rambut agar rambut yang basah cepat bisa kering. Tetapi, penggunaan hairdryer akan membuat rambut kering tidak alami dan akan membuat pertumbuhan rambut yang lambat. Hal ini terjadi karena minyak alami pada rambut akan hilang sehingga rambut menjadi rusak dan bercabang.


Setelah berenang segeralah keramas
Keramas setelah berenang via pixabay.com

Bagi kamu yang hobi berenang, mungkin aktivitas ini sangat berarti banget, dan merupakan kepuasan tersendiri bagi kamu. Namun di sisi lain juga berhadapan dengan permasalahan rambut yang akan muncul. 

Penyebab terjadinya kerusakan rambut adalah akibat penjernih airnya, jadi untuk mengatasinya sebaiknya kamu gunakanlah topi renang untuk melindungi rambut kamu. Sangat disarankan untuk segera keramas untuk menghilangkan residu yang ada pada rambut kamu.


Konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi


Ikan dengan protein tinggi via pixabay.com 

Rambut memiliki bahan utama yang sama dengan kuku, yakni keratin. Apabila kuku terlihat kusam, bisa dipastikan bahwa rambutpun bermasalah. Asupan nutrisi dari dalam lebih bermanfaat daripada penggunaan perawatan dari luar. 

Tidak peduli sebanyak apapun krim perawatan rambut mahal yang kamu gunakan, apabila tubuh mengalami kekurangan nutrisi, rambut dan kulit akan tetap terlihat kusam. 

Perhatikan konsumsi makananmu. Hindari makanan yang berkalori dan kolesterol tinggi.


Nah, bagi wanita berjilbab, hal ini bukanlah masalah. Dengan jilbab, Kamu dapat melindungi rambut agar terhinar dari debu. Oke, sekarang Kamu sudah tahu kan bagaimana cara mengatasi rambut yang bercabang? Selamat mencoba. 

Oleh: Siti Fatimah

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni