Tips Selalu Sehat dan Kebal dari Penyakit

Sehat? Apa sih yang kamu tahu tentang sehat itu. Kebanyakan orang mengetahui kalau sehat itu tidak sakit. Iya, tidak sakit berarti sehat. Ternyata sehat memiliki arti yang sangat luas jika dilihat dari berbagai bidang keilmuan. Namun untuk membatasi arti sehat yang akan dibahas ini, maka sehat dalam bidang kesehatan memiliki arti yang sangat khusus atau spesifik.

Definisi sehat dalam pembahasan kali ini adalah jika seseorang memiliki kondisi yang bugar, fit, dan sehat dalam menjalankan semua aktivitas yang mereka kerjakan. Sama sih dengan arti yang dikatakan kebanyakan orang tadi, yaitu sehat itu kamu tidak mengalami sakit atau terkena serangan berbagai penyakit yang ringan ataupun mematikan.

Nah dengan begitu, adakah tips agar tidak mudah sakit atau kebal terhadap serangan berbagai penyakit itu? Agar badan selalu sehat, kamu harus tahu cara untuk menjaga kesehatan badan secara benar. Berbagai faktor dapat menjadi penyebab melemahnya daya tahan tubuh yang kamu miliki.


Dengan begitu tubuhpun menjadi rentan atau mudah terinfeksi virus dan bakteri yang menyebabkan seseorang menjadi sakit. Oleh karena itu, pentingnya mengetahui tentang berbagai tips sehat yang akan menjadikan tubuh lebih kebal terhadap ancaman dari berbagai macam penyakit. Inilah tips agar kamu selalu sehat dan kebal terhadap berbagai penyakit yang mungkin bisa menghampirimu:

Cukupilah Nutrisi Untuk Tubuh Kamu

Ini dikarenakan tubuh membutuhkan berbagai nutrisi yang berperan besar untuk mengoptimalkan sistem kerjanya. Aneka sayur-sayuran dan juga buah-buahan merupakan beberapa makanan yang memiliki berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kamu.


Stop Dari Kebiasaan-kebiasaan Buruk Kamu

Berbagai kebiasaan buruk yang dimaksud adalah sering merokok, hobi minum-minuman beralkohol, sering begadang atau malas berolahraga. Berbagai kebiasaan tersebut akan dapat memicu berbagai macam penyakit yang serius dikemudian hari tanpa pernah kamu sadar sebelumnya.


Selalu Cinta Kebersihan Ya...

Dalam hal ini, jaga selalu kebersihan lingkungan sekitar kamu. Sehingga rumah dan lingkungan kamu tidak menjadi tempat berkumpulnya berbagai kuman, virus dan bakteri penyebab penyakit.


Jaga Berat Badan Kamu


Dalam hal ini, usahakanlah untuk menghindari badan yang terlalu gemuk maupun terlalu kurus. Karena salah satu faktor tubuh yang sehat adalah mereka yang memiliki berat badan yang normal ataupun proporsional.
Kamu dapat memulainya dengan menjaga pola dan menu makanan harian yang dikonsumsi.

Batasilah Tempat Bepergian Kamu

Dalam hal ini, hindarilah tempat-tempat yang sedang terjadi wabah penyakit atau virus tertentu. Sehingga kamupun tidak akan tertular penyakit-penyakit tersebut.

Penuhilah antibiotic yang dibutuhkan oleh tubuh kamu 

Fungsi antibiotic yaitu untuk membantu meningkatkan sisitem kekebalan tubuh. Salah satu antibiotic alami yang sangat baik untuk kamu konsumsi yaitu bawang putih.


Selalu Hiduplah Sehat Dengan Cara yang Sehat Pula

Dalam hal ini minumlah air yang telah dimasak terlebih dahulu dan memasak makanan dengan matang yang sempurna. Karena jika kedua hal tersebut tidak kamu lakukan, maka akan berdampak besar pada menurunnya kesehatan tubuh.

Jika tidak memasak terlebih dahulu air atau makanan, kemungkinan besar ada bakteri pada makanan tersebut. Nah jika bakteri masuk ke dalam tubuh pastinya berpengaruh buruk untuk kesehatanmu. So, selalu masak terlebih dahulu air atau makanan sebelum di makan ya guys.


Bekerjalah Pada Tempat yang Sehat


Dalam hal ini, pilihlah bidang pekerjaan atau bekerjalah pada tempat-tempat yang tidak membahayakan kesehatan tubuh kamu dalam jangka pendek maupun jangka waktu yang relatif panjang. Misalnya jika kamu bekerja di tempat yang kurang sehat, maka tidak mustahil ada berbagai kuman di sana. Dan kuman tersebut bisa saja masuk ke dalam tubuh dan menyerang ketahanan tubuh.


Rajinlah Membaca Buku atau Berbagai Informasi yang Berkaitan Dengan Kesehatan

Ini bertujuan untuk menambah wawasan kamu tentang berbagai tips kesehatan serta informasi kesehatan yang bermanfaat. Nah, pada era globalisasi ini kan banyak gadget yang ditawarkan. Manfaatkanlah gadgetmu untuk browsing atau mencari informasi-informasi yang berkaitan dengan kesehatan, agar kamu mendapat wawasan untuk mencegah berbagai penyakit yang akan datang pada kamu.
Karena, mencegah itu memang lebih baik daripada mengobati.
Saat terjadi perubahan cuaca dari panas ke dingin, tubuh akan menyesuaikan diri dengan cara mengubah pembuluh darah. Gunanya yaitu, agar menjaga tekanan darah sama seperti sebelumnya. Perubahan cuaca pun memperlemah sistem kekebalan tubuh akibat adaptasi tersebut.

Tak heran jika musim hujan identic dengan musimnya penyakit. Keluhan penyakit yang paling banyak diderita diantaranya adalah sakit kepala atau sering disebut pusing, bersin-bersin atau dalam bahasa jawanya wahing, flu dan demam akibat cuaca yang berubah menjadi dingin.

Tak hanya anak-anak dan manula saja yang rentan terhadap penyakit pada saat musim dingin, bahkan kesehatan orang sehatpun dapat langsung anjlok. Orang-orang yang menderita penyakit tertentu seperti gangguan irama jantung, dystonia vegetative, hipertensi, dan hipotensi juga sangat rentan pada pancaroba dan musim dingin.


Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala sensitifitas terhadap cuaca yang berubah-ubah

Fokus 

Fokuslah untuk menangani penyakit kamu, karena perubahan cuaca akan memperburuk gangguan kesehatan yang kamu derita sebelumnya.


Perkuatlah Kinerja Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid ini berfungsi untuk mengatur sensifitas tubuh terhadap hormon lainnya. Kelenjar ini terdapat di bawah laring. Salah satu zat yang dapat memperkuat kelenjar ini adalah yodium. Garam merupakan bumbu dapur yang mengandung yodium. Mudah ditemui dan didapatkan, bukan?


Kurangilah Minum-minuman yang Bersoda atau Berkafein


Walaupun habis minum minuman yang bersoda atau berkafein kamu tidak merasa apa-apa, tapi efek samping dari minuman tersebut adalah kelak atau pada masa yang akan datang. Lebih tepatnya saat usiamu bertambah tua.
Konsumsilah makanan yang mempercepat proses adaptasi tubuh dan memperkuat sistem kekebalan seperti gingseng, anggur, vitamin C dan E.

Perbanyaklah Konsumsi Protein

Kerja sistem imunitas tubuh, membutuhkan banyak sekali protein. Agar kerja sistem tersebut efektif, sehingga tubuh banyak memproduksi sel baru, maka perbanyaklah untuk mengkonsumsi protein. Kamu bisa mendapatkannya dengan cara mengkonsumsi ikan, daging, buah serta sayur-sayuran yang mengandung protein tinggi.


Asupan Peningkat Imunitas

Bawang putih, bawang merah, sayuran hijau, wortel, jahe, teh seperti dilansir dari Genius Beauty diketahui bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Terlebih lagi bawang-bawangan yang juga merupakan antiseptic alami.


Aromaterapi 

Jika kamu ingin ruangan dalam rumah terasa segar dan bersih, semprotkanlah atau bakar sajalah aromaterapi. Minyak aroma seperti peppermint dan eucalyptus dapat membantu membersihkan racun di udara dan tentu saja berdampak baik bagi daya tahan tubuh kamu.
Bagaimanapun cuacanya, usahakanlah untuk tetap memperoleh udara segar sebanyak mungkin. Bagi penderita hipertensi, usahakanlah diri kamu tetap hangat dan hindari udara berangin.

Aktivitas Fisik

Saat musim hujan, memang cenderung membuat malas untuk berolahraga. Tapi dengan mengurangi aktivitas fisik seperti berolahraga, kamu justru lebih mudah terkena penyakit. Cobalah cari aktivitas lain sehingga tubuh kamu bisa tetap aktif bergerak.
 Untuk penderita hipotensi sebaiknya melakukan latihan fisik untuk meningkatkan sirkulasi darah.

Konsumsi Sayuran 


Kenapa harus sayuran sih? Mari bernostalgia dulu yuk ke masa anak-anak dulu. Nah ingat tidak, saat masih anak-anak, Ibumu setiap hari harus berjuang agar kamu mau untuk mengkonsumsi sayuran. Sampai-sampai saat disuapi sayuran mulutmu justru memuntahkannya. Tapi Ibu tidak menyerah dan tetap membujuk agar kamu memakan sayuran-sayuran itu.
Begitulah perjuangan Ibu. Ternyata dan ternyata, ini bukan tanpa alasan lho. Karena sayuran memiliki kandungan penting yang bisa membuat tubuh kamu kebal terhadap penyakit. 
Berbagai cara dilakukan oleh para Ibu untuk membuat anak-anaknya mau makan sayuran. Salah satunya adalah dengan menghias labu kuning, wortel, mentimun atau tomat menjadi berbagai bentuk yang menarik. Mencampur paprika merah dan kuning dalam salad, sehingga membuat makanan akan terlihat lebih cantik dan menarik sehingga kamu akan tertarik untuk segera memakannya. Kreatif ya para Ibu kita.


Pentingnya Mengkonsumsi Sayuran

Tentunya setiap apapun yang diberikan oleh Ibu kepada anaknya adalah semua yang bermanfaat, termasuk sayuran. Sayuran menjadi sangat penting bagi kesehatan karena mengandung Fitokimia.

Apa sih Fitokimia itu? Fitokimia adalah zat aktif dalam tanaman yang memberikan warna, rasa, bahkan perlindungan terhadap penyakit pada tanaman. Fitokimia bekerja sebagai antioksidan kuat yang dapat meningkatkan pertahanan pada tubuh kamu terhadap penyakit serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Sebagian besar penelitian yang dilakukan berfokus pada efek anti kanker dari fitokimia, dan hasilnya sama pentingnya untuk kamu yang ingin meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau mencegah penuaan.

Para ilmuwan di Human Nutrition Research Center on Aging memberi nilai pada 60 buah-buahan dan sayuran yang berpotensi menjadi antioksidan, yang bisa menstabilkan sel dan membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dan molekul yang dapat melemahkan sistem imun atau kekebalan tubuh
Antioksidan dapat membantu kamu mencegah kanker, penyakit jantung dan kondisi lain yang merugikan kesehatan. Buah dengan skor tertinggi dalam studi HNRC adalah blueberry, lalu stroberi, plum dan kismis.
Banyak dari antioksidan juga memiliki sifat anti inflamasi dan beberapa lagi memiliki kemampuan alami mengurangi kadar kolesterol darah. Maka sangat penting untuk mengisi diet kamu dengan memakan makanan yang berwarna-warni. Makanlah buah dan sayuran berwarna biru, merah, ungu, orange, kuning dan hijau.


Segar atau Beku Sama Kok Manfaatnya

Buah-buahan dan sayuran beku memiliki manfaat yang sama dengan yang masih segar. Buah-buahan dan sayuran segar biasanya dipanen lebih awal, sebelum matang sepenuhnya di pohon. Tapi akan lebih baik lagi jika kamu menanam buah atau sayuran sendiri di kebun rumah kamu, atau kamu bisa juga membeli langsung dari perkebunan yang terdekat dari rumah kamu.


Berikut Ini Sumber Makanan yang Mengandung Fitokimia

Buah-buahan


Buah-buahan yang mengandung fitokimia antaranya adalah apel, apricot, alpukat, ceri, pisang, jeruk, anggur, kiwi, lemon, manga, melon, papaya, persik, pir dan plum.


Serealia

Serealia yang mengandung fitokimia antara lain adalah jagung, gandum, quinoa, beras merah dan benih gandum.


Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian yang mengandung fitokimia yaitu Flaxseed, macadamia, pecan, biji wijen dan walnut.


Sayuran

Sayuran yang mengandung fitokimia diantaranya asparagus, buncis, bit, brokoli, kubis brussel, kol, wortel, seledri, kembang kol, jagung, terung, sayuran hijau gelap dan selada, jamur, bawang, kacang hijau dan kering kering, cabe, kentang, labu, kedelai, selada air, musim dingin labu dan lainnya.


Bawang Putih


Selain sayuran, tadi sudah dikatakan bahwa bawang putih merupakan antibiotic alami dan merupakan asupan peningkat imunitas atau kekebalan tubuh. Mari kita ketahui tentang bawang putih lebih lanjut.

Bawang putih bermanfaat bagi kesehatan karena kandungan senyawa sulfur termasuk zat kimia bernama Alisin. Bawang putih yang dimemarkan atau dihaluskan menghasilkan zat alliin yang sebenarnya tidak berbau. Adanya enzim alinase, alliin akan terpecah menjadi alisin, ammonia, dan asam piruvat. Alisin ini berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, mengurangi gejala diabetes dan mengurangi tekanan darah.

Selai alisin, bawang putih juga memiliki senyawa lain yang berkhasiat sebagai obat, yaitu alil. Senyawa alil paling banyak terdapat dalam bentuk dialil trisulfida yang berkhasia memerangi penyakit-penyakit degenerative dan mengaktifkan perubahan sel-sel baru.


Manfaat Bawang Putih

Mencegah kanker

Pasti kamu juga sudah tahu kan kalau kanker itu merupakan salah satu penyakit yang mematikan? Yups, maka dari itu, sebelum penyakit tersebut datang, maka kamu dapat mencegahnya dengan cara mengkonsumsi bawang putih. Kenapa bawang putih? Karena bawang putih mengandung antioksidan sehingga dapat membantu mencegah kanker.


Anti Radang

Penyakit pada radang tenggorokan memang sangat tidak nyaman sekali. Mau makan tidak enak, mau minumpun apalagi tidak enak. Nah, jika kamu mempunyai gangguan pada radang tenggorokan, konsumsi  saja bawang putih.
Kok harus bawang putih sih? Senyawa alisin yang terkandung dalam bawang putih berkhasiat sebagai anti-radang. Bila sedang mengalami demam, atau sakit tenggorokan, cukup mengunyah bawang putih dan hasilnya tenggorokan kamu akan segera fit kembali.

Anti Bakteri

Selain bermanfaat sebagai anti kanker dan anti radang, bawang putih juga bermanfaat sebagai anti bakteri yang baik. Bagi kamu yang mengalami infeksi pencernaan, gunakanlah bawang putih mentah yang telah dipotong kecil-kecil, campurkanlah dalam salad, maka pencernaanpun akan semakin lancar.


Membersihkan Jerawat

Bawang putih telah terbukti berkhasiat sebagai obat alami yang mampu mengusir jerawat karena mengandung antioksidan untuk membunuh bakteri. Oleskan irisan bawang putih pada bagian wajah yang berjerawat secara perlahan.
Tidak hanya jerawat saja sih, masalah kulit lainnya juga dapat diatasi oleh bawang putih ini. Oleskan sedikit minyak bawang putih di area yang terinfeksi, hasilnya adalah kulit yang lebih halus.

Mencegah dan mengobati flu

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam bawang putih, menjadikan system imun tubuh manusia menjadi lebih optimal dengan konsumsi bawang putih yang dapat dicampurkan dalam menu sehari-hari. Seduhlah irisan bawang putih dalam air panas selama beberapa menit, kemudian saring. Minum rebusan bawang putih, tambahkan sedikit madu atau jahe untuk menambahkan rasa.

Jadi jika kamu ingin sehat dan kebal dari penyakit, maka cara yang alami yaitu dengan cara berolahraga, mengkonsumsi buah-buahan, sayuran, dan bawang putih. Jangan sampai terkena flu atau penyakit lainnya yang menyerang kekebalan tubuh kamu. Karena mencegah itu selalu lebih baik daripada mengobati, bukan?

Oleh: Siti Fatimah

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni