Bosan Piknik ke Kota? Ayo, Ajak Keluarga Berkemah di Alam Terbuka!

Sebagai sebuah negara yang kaya akan bentang alam, keanekaragaman hayati dan topologi yang menarik, Indonesia menawarkan banyak pilihan untuk berwisata di alam terbuka. 
Tak terhitung jumlah gunung, bukit, danau, pantai dan hutan lindung di negeri ini yang tentunya menyajikan sensasi serta suasana indah yang sayang untuk kamu lewatkan seumur hidupmu.

Alam menawarkan kedamaian, ketentraman dan kesejukkan. Jika pergi jalan-jalan ke kota, shopping di mall, nonton bioskop atau nongkrong di cafĂ© sudah terasa terlalu membosankan untukmu, maka tidak ada salahnya menjadikan alam sebagai tujuan wisata. Berada sedemikian jauh dari hiruk pikuk kota dan kehidupan urban untuk kembali menjadi manusia ‘seutuhnya’ dengan berada di alam terbuka. 

Sejenak meninggalkan dinding facebookmu, berhenti ngetwit dan check in karena tentunya tidak akan ada sinyal wifi atau 3G di tengah hutan. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menikmati apa yang ada di depanmu.

Salah satu cara menikmati alam adalah dengan berkemah. Jika kamu sudah sering berkemah, bisa jadi mungkin kamu ketagihan akan sensasi dan pengalaman yang ditawarkan oleh kegiatan tersebut. Berkemah tidak seperti bepergian ke kota yang biasa kamu lakukan. Persiapannya mungkin cukup dengan berdandan, semprot parfum di mana-mana, nyalakan mobil atau motor dan kamu segera sampai tujuanmu. 

Berkemah adalah kegiatan ‘besar’ yang memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang. Bahkan kamu mungkin perlu benar-benar meluangkan waktu beberapa hari untuk berkemah. Kalau dibayangkan kira-kira berkemah itu seperti kita membangun rumah dengan tangan kosong. Banyak hal perlu dipersiapkan dengan baik agar kegiatan kita berjalan dengan lancar dan bisa mengatasi dengan baik jika ada kendala yang menimpa kita. 

Nah, jika kamu merasa tidak ada yang lebih santai dari berada di alam terbuka maka cobalah untuk mengajak keluargamu turut serta. Percayalah kombinasi dari ketenangan alam dan kehangatan berada ditengah-tengah keluarga akan memberimu sensasi menyenangkan berjuta-juta kali lipat. Tidak ada yang lebih dalam daripada bekerja sama bareng ayah dan kakak atau adikmu dalam mendirikan tenda, sementara ibumu menyiapkan makanan untuk disantap bersama. 

Malam hari bisa kalian lewatkan dengan duduk di sekitar api unggun dan saling bercerita, lalu keesokan paginya bisa dihabiskan dengan berjalan-jalan di sekitar area perkemahan.
Buat kamu yang berpikir untuk mengajak keluargamu berkemah di akhir pekan ini, maka saya  akan memberimu beberapa tips dan hal-hal yang tidak boleh terlewat agar kegiatan kemahmu berlangsung menyenangkan. 

Paling tidak, saat pulang nanti kamu tidak berakhir dengan dijutekin orang sekeluarga. Pokoknya kamu bakal jadi raja kemping di mata keluargamu dan mereka pasti ketagihan untuk melakukannya lagi suatu saat. Penasaran apa aja? Yuk lihat beberapa tips di bawah ini:


Siapkan bahan makanan pokok dan cemilan sebelum berangkat
Makanan adalah salah satu kebutuhan pokok ketika berkemah, kamu sekeluarga tentunya tidak ingin kelaparan di hutan dan berburu layaknya di film untuk makan malam. Mungkin memang menyenangkan ketika bisa benar-benar berburu di alam dan mendapatkan sendiri makanan kita, tapi hal tersebut perlu keahlian khusus untuk dilakukan. Salah-salah malah kita yang diterkam macan atau salah petik jamur beracun. Karena itu saat merencanakan piknik bersama keluarga, ada baiknya kamu menyiapkan makanan sebelum berangkat. 

Ibu atau kakak perempuanmu bisa jadi seorang yang hobi memasak dan menurutnya memasak di alam terbuka akan jauh lebih menyenangkan ketimbang wara-wiri di dapur. Pada kenyataannya ketika berada di alam terbuka, sesuatu yang praktis dan sederhana akan jauh lebih baik. Termasuk dalam hal ini soal makanan. Untuk menu makanan, kamu bisa membawa beberapa makanan dan minuman instan seperti makanan kaleng (sarden, daging kornet dan sebagainya), mie instan, roti gandum dan minuman-minuman menyegarkan untuk siang hari dan hangat untuk malam hari. Atau jika keluargamu tetap bersikeras ingin masak sendiri di alam, persiapkan perabotan masak seperlunya untuk dibawa. 

Pastikan bahan makanan sudah disiapkan dari awal, agar tidak repot motong-motong atau nguleg-uleg bumbu. Membekukan bahan makanan dan memasukkannya dalam kotak pendingin bisa menjaganya tetap awet.

Persiapkan snack yang kemungkinan disukai semua anggota keluarga serta aman dikonsumsi anak-anak. Di alam, jangan jadi individual, berbagilah dengan orang sekitar. Kamu bisa membawa snack ringan, roti kering atau minuman bersoda. Jangan lupa untuk membawa air minum dalam jumlah cukup untuk semua anggota keluarga. Jangan buang sampah bekas makanan sembarangan ya, tetaplah jaga kebersihan dan keasrian alam.


Siapkan alat penerangan

via etechgiet.blogspot.com
Jangan samakan alam dengan halaman rumah yang biasa digunakan untuk perkemahan keluarga. Berbeda dengan halaman rumah yang meski malam tiba masih ada sedikit cahaya untuk membantu penerangan, di alam kita tidak pernah tahu apakah lokasi perkemahan kita menyediakan cukup cahaya di malam hari. Karena itu kita butuh penerangan, lebih dari sekedar api unggun.

Jangan hanya sekedar membawa satu lampu senter, kita butuh sesuatu yang lebih besar dan jumlahnya cukup. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberi penerangan cukup di seputar area perkemahan. Bawalah senter dan lampu portable secukupnya. Lampu minyak kadang bisa berbahaya jika kita ceroboh dan menjatuhkannya, kemungkinan ia bisa membakar tenda. Pastikan lampu tersebut memiliki daya cukup untuk menerangi selama perkemahan berlangsung. Bawalah baterai cadangan untuk berjaga jaga.

Kamu juga bisa membawa glowstick untuk menandai area berbahaya seperti batang pohon, semak berduri atau kubangan lumpur disekitar tenda. Warna-warna bercahaya pada glowstick mudah dikenali dan membuat anak-anak tetap waspada terhadap area berbahaya.  


Bawa mainan yang bisa dimainkan seluruh anggota keluarga

via myworldintheworld.blogspot.com
Membawa mainan saat kemah bukan berarti kamu harus membawa koleksi lego, boneka-boneka kesayangan atau patung action figure. Kamu cukup membawa set mainan sederhana yang bisa dimainkan bersama seluruh anggota keluarga. Kadang anak-anak atau beberapa orang tidak melulu merasa tertarik pada pepohonan, hewan atau serangga yang mereka temui di alam bebas. Agar perkemahan tetap berlangsung menyenangkan, kamu perlu menyiasati dengan membawa mainan sendiri dari rumah.

Kamu bisa membawa satu set boardgame seperti monopoli dan ular tangga, atau satu pak kartu remi maupun uno. Mainkan bersama keluarga setelah makan malam di dalam hangatnya tenda ditemani cemilan dan minuman hangat. Kamu juga bisa membawa beberapa perangkat olahraga untuk dimainkan di luar tenda saat pagi hari. Jangan membawa mainan gadget seperti gameboy, psp atau pc tablet karena akan merusak suasana alami yang ingin kamu dapatkan. Kemah adalah saat tepat untuk menjauhkan diri dari layar sejenak.

Contoh mainan yang bisa kamu bawa saat kemah:

- Peralatan olahraga seperti bola, pemukul baseball, raket dan sebagainya terutama jika kamu berkemah di tanah yang cukup lapang. Mainkan sedikit permainan olahraga dengan keluarga di pagi hari. Pasti akan terasa menyenangkan

- beberapa perangkat untuk menjelajah alam seperti teropong, kaca pembesar, jaring penangkap serangga, dan buku panduan alam anak-anak.

- Mainan kesayangan anak-anak di keluargamu saat ini. Mereka tentunya tidak mau jauh-jauh dari mainan kesukaannya. Bawa saja daripada mereka rewel minta pulang karena ingin main mainan favoritnya seperti mobil-mobilan, kereta api, senjata mainan, boneka dan lain-lain.

- barang-barang untuk permainan outdoor seperti senjata air, kapur, gelembung sabun, ember dan sekop mainan serta lompat tali.

- beberapa buku cerita atau komik favorit anak-anak untuk dibaca mungkin ketika hari hujan atau sekedar menunggu makan siang ketika hari terlalu panas untuk bermain di luar.

- Anak-anak selalu menikmati membangun sendiri markas mereka ketika bermain di luar. Cukup dengan tambang dan selimut tua, mereka sudah bisa merasakan tinggal di gubuk markas mereka sendiri selain di dalam tenda. Anak-anak akan suka nongkrong di sana dengan beberapa mainan dan buku di dalamnya.


Siapkan terpal, karena sebuah tenda saja tidak akan cukup

via www.independent-press.info
Untuk beberapa kondisi kadang tenda saja tidak cukup. Misalnya bayangkan ketika kamu sedang berkemah, tenda besar sudah berdiri dengan tepat waktu. Di dalamnya cukup untuk menampung seluruh anggota keluarga beserta barang bawaan. Tiba-tiba turun hujan lebat dan tidak ada yang bisa kalian lakukan selain meringkuk dalam tenda, kemudian sejak peristiwa itu semua orang membenci perkemahan. 

Yang kamu butuhkan hanyalah sebuah terpal seluas area perkemahan untuk melapisi sisi luar tenda. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberi perlindungan lebih di area sekitar tenda yang digunakan untuk memasak, api unggun dan sebagainya. Jadi meskipun ketika hujan turun, saat kamu keluar tenda masih ada yang melindungimu yaitu terpal tersebut. Ibu masih bisa memasak makanan, menyiapkan minuman hangat dan kalian masih bisa duduk melingkar di api unggun tanpa takut kebasahan.


Menyiapkan pakaian dengan baik
via www.smart-hiking-and-camping-tips.com
Kebanyakan hal ini terjadi di hari ke-2 perkemahan atau ketika pertengahan hari setelah semua orang melewatkannya dengan hiking di seputar area perkemahan. Kondisi badan kalian sedang kotor, kalian masuk tenda dan mulai mencari-cari pakaian bersih. Mengaduk-aduk dan mengeluarkan semuanya sehingga pakaian tersebut berhamburan di tenda yang kotor. Di waktu berikutnya ketika kamu ingin memakai pakaian tersebut, banyak pasir di sana dan pakaianmu terlihat lecek. Tentu sangat tidak nyaman dirasakan.

Untuk mengatasinya sebenarnya cukup sederhana, yang kamu perlukan hanya cara yang tepat dalam mengepak pakaianmu. Kumpulkan pakaian-pakaian yang akan dibawa dan membaginya menurut beberapa kategori misalnya: pakaian ayah, pakaian ibu, pakaian kakak, pakaian adik. 

Tugasmu berikutnya adalah mulai menggulung setiap potong pakaian sesuai kategori dan mengikatnya dengan karet gelang lalu memberinya label sesuai kategori. Ketika tiba waktu berpakaian datang, akan sangat mudah menarik gulungan tersebut keluar lalu memasukkannya lagi. Kamu tidak perlu lagi mengaduk-aduk tas untuk menemukan pakaian yang cocok.


Alat pembuat api yang ringkas, sederhana namun efektif

via physictourism.com
Kamu mungkin bisa menggunakan kayu bakar untuk membuat perapian. Tapi untuk keperluan memasak, api unggun yang kelewat besar mungkin agak merepotkan. Untuk membuat api dengan ringkas yang kamu perlukan hanyalah: gulungan/roll tissue toilet dan kain kering. Caranya cukup sumpal dan penuhi gulungan-gulungan tissue toilet dengan kain kering hingga padat. Buat sedikitnya 10 gulungan. 

Untuk persiapan membuat api kamu bisa membawa korek api kayu mungkin yang ukurannya agak panjang karena lebih efektif. Untuk berjaga-jaga bawalah korek api gas/lighter karena jika hari hujan dan korek apimu basah maka tamatlah semuanya. Bakar kain di dalam gulungan tissue toilet secukupnya. Alat pembuat api ini ramah lingkungan karena terbuat dari barang bekas dan tentunya mudah untuk dibereskan.


Peralatan kebersihan pribadi yang sederhana

Ketika berkemah maka tidak ada hal yang lebih baik dari hal yang sederhana dan mudah. Meskipun kadang butuh persiapan tertentu untuk membuat segalanya mudah, tapi sepertinya tidak akan menjadi masalah karena persiapan tersebut bisa dilakukan di rumah. Saat berkemah, membawa perkakas rumahan yang rumit dan bertele-tele hanya akan membuang banyak tenaga dan waktu untuk membawa, menggunakan dan membersihkannya.

Masalah utama saat mandi di alam terbuka adalah kita kadang terlalu malas membawa pulang alat mandi seperti sabun yang basah atau mungkin terlalu sayang untuk sekedar membuangnya. 


Nah, di sini ada sedikit trik untuk membuat perkakas mandi sederhana:

Mulailah dengan membuat potongan-potongan tipis dari sabun batang dengan alat pengupas sayuran. Usahakan untuk jangan terlalu tipis memotongnya tapi juga jangan terlalu tebal. Simpan potongan-potongan tersebut pada kantong atau wadah yang kedap udara dan jaga agar mereka tetap kering selama belum digunakan. 

Saat mandi, masing-masing anggota keluarga bisa mengambil satu bagian dari potongan dan kemudian membuang apapun yang tersisa. Jauh lebih praktis dan kamu tidak lagi bingung cara membawa sabun yang basah dan berlendir. Iyuuuuhhh...

Untuk menyimpan peralatan mandi lainnya seperti sampo, pasta gigi, sikat gigi dan lainnya kamu bisa menggunakan tas atau wadah penyimpanan yang kedap air. Pastikan tempat penyimpanan tersebut juga memiliki pengait agar bisa digantungkan di atas. Dengan begitu kamu dan seluruh anggota keluarga tidak lagi khawatir di mana harus menaruh peralatan mandinya saat mandi di tempat yang kamu tidak tahu seberapa higienisnya. 

Siapkan juga lap kering khusus untuk mengelap setiap peralatan setelah digunakan agar menjaga mereka tetap kering.


Mengatur tempat mencuci tangan 

Kemah sangat dekat dengan hal-hal kotor, bakteri bahkan serangga-serangga tak dikenal. Sangat penting untuk mencuci tangan setiap kali selesai beraktivitas dan memulai aktivitas baru terutama saat jam makan. Tentunya akan sangat melelahkan jika kita harus berjalan ke sumber air atau tempat mandi hanya untuk mencuci tangan. Jadi kenapa tidak membuat tempat mencuci tangan sendiri yang dekat dengan tenda?

Yang perlu kamu lakukan adalah memanfaatkan jerigen bekas yang ada di rumah. Dapatkan yang ukurannya agak besar. Lalu isilah jerigen itu dengan air dan tempatkan di dekat tenda. Sangat mudah dan tidak repot karena hanya perlu mengisi ulang jerigen tiap kali air di dalamnya habis.

Ada alternatif membersihkan tangan yang lebih mudah yaitu dengan tissue basah atau hands sanitizer. Namun tentunya berapa banyak tissue dan berapa liter hands sanitizer yang dibutuhkan untuk semua anggota keluarga. Hindari pemborosan!


Buat beberapa kegiatan bersama keluarga yang menyenangkan

via www.fs.usda.gov
Dalam perkemahan, kegiatan keluarga tidak harus selalu mewah. Ingat, peraturan pertama perkemahan adalah selalu menjadi sesederhana mungkin. Di sini kita menyarankan kegiatan keluarga yang mudah, sederhana dan tentunya tetap menyenangkan. 

Berikut ini contoh kegiatan keluarga yang bisa dilakukan selama perkemahan:

- Hiking atau berjalan-jalan bersama di alam terbuka. Hey, kamu sedang berada di alam jadi kenapa tidak menikmati semua keindahan yang ditawarkannya dan membawa keluargamu turut serta. Sebelum hiking, pastikan kamu sudah mempelajari rute yang akan dilewati untuk menghindari bahaya dan tersesat.

- Perburuan sederhana. Bukan benar-benar berburu dengan senapan, tombak atau panah. Perburuan di sini adalah permainan mencari hewan, tumbuhan atau apapun yang ada di buku, dan membandingkannya dengan apa yang ada di dunia nyata. Anak-anak akan sangat menyukainya. Mereka akan menikmati mencari bunga-bunga indah yang selama ini hanya bisa dilihat di buku, berbagai jenis pepohonan, hewan dan serangga.

- Kegiatan outbound kecil-kecilan. Beberapa fasilitas bumi perkemahan menawarkan fasilitas outbound namun kamu bahkan bisa membuat outboundmu sendiri. Singkatnya ini seperti permainan halang rintang di pramuka dulu. Setiap anggota keluarga dibagi menjadi tim dan harus melewati pos dengan tantangan tertentu.

- Permainan olahraga seperti lempar tangkap bola, sepakbola, bola kasti atau baseball dan lain-lain.

- Mainkan beberapa permainan tradisional di luar ruangan secara berkelompok seperti gobak sodor, petak umpet, lompat tali, kejar-kejaran, ular naga dan sebagainya.


Jangan lupa membawa kotak obat untuk pertolongan pertama

via www.onemedhealthcare.com
Ingat kita sedang berada di alam terbuka dan sepertinya tidak terlalu mudah menelepon dokter atau rumah sakit ketika terjadi sesuatu masalah yang berhubungan dengan kesehatan. Sebagai tindakan antisipasi, sangat penting untuk membawa kotak obat sebagai pertolongan pertama (P3K). Meskipun sepertinya cukup merepotkan dan hanya menambah beban bawaan, tapi keberadaan kotak P3K sangatlah penting untuk keselamatan semua anggota keluarga. 

Kita tidak akan bisa memprediksi apa yang akan terjadi selama perkemahan. Masukkan obat-obat dasar seperti flu, minyak angin, balsam, perban, alkohol, pencegah infeksi dan lain-lain.

Begitulah hal-hal yang tidak boleh terlewatkan ketika kamu sedang merencanakan berkemah beserta keluarga. Sekarang tidak perlu khawatir lagi mengajak keluargamu piknik ke alam terbuka karena kamu sudah tahu apa yang diperlukan dan bagaimana membuat semuanya menjadi lebih mudah. 

Selamat menikmati alam dan mensyukuri betapa indah karunia Tuhan untuk kita semua. Semoga dengan begitu kita bisa lebih sayang dengan alam dan ikut dalam usaha untuk menjaga serta melestarikannya. Tetap semangat dan jalani semuanya dengan penuh kegembiraan. Selamat berkemah!

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni