Panduan Awal Bagi Pemula yang Ingin Mencoba 'Trail running'

Banyak penggemar olahraga lari yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menggeluti olahraga ini. Banyak pula sebagian dari pelari tersebut menunjukkan rasa penasaran mengapa pertumbuhan dan popularitas trail running dapat begitu tinggi pada saat ini. Dan pada akhirnya akan muncul pertanyaan tentang, Bagaimana seorang pelari lintas alam dapat melintasi perbukitan, tanpa pijakan yang nyaman dan rata, melewati tanjakan dan turunan curam, mendaki perbukitan dan menggapai puncak gunung?

via unswoc.org
Bagi pelari yang terbiasa berlari di lintasan umum, olahraga ini terbilang olahraga ekstrim. Pasalnya seorang pelari harus memiliki fisik dan mental yang sangat baik. Selain itu mereka pada dasarnya harus memiliki persiapan yang matang, perlengkapan yang mendukung, dan rencana perjalanan yang baik. Tanpa hal-hal itu, seorang pelari lintas alam akan menemui banyak rintangan yang sangat berat dan berbahaya.

Kamu tertarik mencoba trail running? Sejatinya baik seorang pelari baru ataupun yang telah berpengalaman, trail running menawarkan sejumlah manfaat yang dapat membantu kamu menikmati perjalanan, dan melindungi dari risiko cedera. Permukaan jalur trail running biasanya lebih ringan dibandingkan permukaan jalur lintasan lari bermaterial aspal atau beton yang biasa ditemukan di daerah perkotaan.

Permukaan jalur yang ringan atau lembut berarti risiko mengalami cedera akan semakin sedikit. Tidak hanya karena risiko cedera yang rendah, tetapi juga karena kamu akan membangun kekuatan kaki pada bagian otot-otot yang membantu menstabilkan kaki bagian bawah. Bagi kamu yang hendak mencoba lari lintas alam ini, ada baiknya melakukan latihan di permukaan yang lembut terlebih dahulu sebelum melintasi jalur lintas alam yang terbilang lebih ekstrim.

Banyak studi menunjukkan bahwa berlari di medan yang tidak rata dapat menyebabkan kamu melangkah lebih cepat dan lebih banyak menggunakan bagian kaki depan di bandingkan pada bagian tumit. Penyesuaian ini sangat membantu ketika kamu berlari di berbagai jenis jalur dan permukaan. Langkah-langkah pendek memungkinkan kamu dapat meningkatkan kecepatan langkah saat berlari.

Sedangkan berlari dengan permukaan kaki bagian tengah memungkinkan kamu mempercepat akselerasi lari dengan langkah yang lebih panjang. Sama pentingnya dengan manfaat trail running bagi fisik, olahraga ini pun mampu memberikan dapat positif pada mental. Berlari di dalam hutan jelas dapat memberikan pengalaman yang tidak diberikan jalur aspal yang berada di kota.

Lari lintas alam memungkinkan setiap pelari untuk menikmati alam dan menikmati proses berlari yang menjadi komponen besar untuk menjaga kemampuan seorang pelari lintas alam melintasi banyak jalur yang beragam. Rasa rileks berperan penting selama melakukan lari lintas alam. Rasa rileks memungkinkan setiap pelari untuk fokus pada aspek lain dari lari seperti taktik dan belajar mengelola kemampuan berlari saat menghadapi perubahan jalur.

Kamu tak perlu khawatir menghirup karbon monoksida yang biasa dihirup oleh para pelari di lintasan jalan raya. Trail running mampu memberikan kamu udara segar khas pegunungan. Beberapa studi telah menunjukkan peningkatan penyakit kardiovaskular di antara orang-orang yang berolahraga di lingkungan berpolusi. Sementara olahraga lari lintas alam menyuguhkan setiap pelari lingkungan alam yang kaya raya oleh oksigen segar.

Setiap pelari pun dapat memanfaatkan alam sebagai tempat berteduh saat panas menyerang, dan tempat beristirahat dengan suasana dingin dan sejuk. Semua hal tersebut dapat membuat setiap pelari menikmati setiap proses lari yang ia lakukan.

Kebanyakan lari lintas alam melibatkan banyak lokasi yang biasa dijadikan jalur pendakian gunung oleh para pendaki gunung. Berlari melalui tanjakan perbukitan dapat membuat fisik dan stamina kamu menjadi lebih kuat. Hal itu telah dibuktikan oleh banyak atlet lari asal Afrika seperti Kenya dan Ethiopia yang sering mendominasi kemenangan di banyak perlombaan trail running di dunia.

Mereka berlatih melintasi jalur perbukitan setiap hari dan banyak orang menilai bahwa itu adalah rahasia kesuksesan mereka. Oleh sebab itu, melakukan lari lintas alam adalah alternatif olahraga lari yang patut kamu coba, baik untuk menikmati pesona alam terbuka atau untuk membangun kekuatan fisik. Atau mungkin olahraga ini dapat menjadi pilihan yang membantu program penurunan berat badan yang kamu lakukan dan membentuk tubuh sedikit lebih macho.

Konon banyak perempuan yang lebih menyukai laki-laki bertubuh atletis dibandingkan laki-laki bertubuh gemuk seperti kamu.

Ada beberapa pertanyaan yang sering terlontar dari orang-orang yang baru mencoba olahraga ini: mengapa berlari di jalur lintas alam? Jawabannya sangatlah sederhana: karena berlari di lintasan alam adalah salah satu cara terbaik untuk memelihara jiwa. Trail running mampu mengembalikan dan memelihara ikatan manusia dengan alam.

Ketika banyak orang semakin hari semakin terikat dengan kendali perkembangan zamannya, terikat dengan perangkat elektronik seperti smartphone, tablet, dan menyebabkan adiksi akut. Pada akhirnya manusia terjebak di alam buatan mereka sendiri. Tertarik menjadi seorang pelari lintas alam? Tunggu dulu, berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui untuk melakukan trail running secara aman dan nyaman.


Perlengkapan Trail running

via dunialari.com
Seperti halnya mendaki gunung, lari lintas alam memerlukan perlengkapan yang disesuaikan demi keamanan dan kebutuhan pelari saat melintasi jalur-jalur lari di pegunungan. Selain menggunakan sepatu yang didesain khusus untuk trail running, olahraga ini pun memerlukan perlengkapan pendukung lainnya yang tidak hanya digunakan demi keamaanan pelari, tetapi juga soal kenyamanan. Nilni telah merangkum 10 perlengkapan penting yang harus dipenuhi saat berlari lintas alam.

Jaket



Kondisi cuaca di alam terbuka dapat berubah secara cepat dan drastis. Oleh sebab itu setiap pelari harus mempersiapkan jaket berkategori lightweight untuk menghadapi perubahan cuaca tersebut. Beberapa produsen perlengkapan mendaki gunung menyediakan tipe jaket lightweight yang tidak hanya dapat digunakan saat mendaki gunung atau berlari lintas alam, tetapi sangat cocok digunakan untuk aktifitas harian.

Baju dan celana



Selain menggunakan jaket lightweight, seorang pelari lintas alam sebaiknya menggunakan baju dan celana yang mampu menyerap keringat lebih baik dibandingkan baju berbahan katun. Gunakan baju dan celana berjenis quick dry. Pakaian jenis ini dapat menjaga kelembaban tubuh penggunanya saat melakukan lari lintas alam. Bahkan beberapa produsen telah mengkombinasikan teknologi quick dry dengan teknologi tahan air dan kemampuan melindungi tubuh dari sengatan matahari yang berlebihan.

Ransel

via www.irunfar.com
Berlari dengan membawa beban sebuah ransel sangatlah memungkinkan. Ini bukan jenis tas yang biasa kamu liat dibopong oleh para pendaki gunung. Bahkan ukuran tas pelari lintas alam jauh lebih kecil daripada para pendaki gunung. Ukuran dan bentuknya menyerupai tas yang biasa pula digunakan oleh para pesepeda. Gunakan ransel untuk menyimpan air minum, makanan ringan dan obat-obatan.

Sepatu

via sneakerreport.com
Seorang trail runner membutuhkan jenis sepatu yang telah dirancang khusus dan memiliki tipe sol yang lebih kuat dibandingkan sepatu lari pada umumnya. Bagian tengah pada sepatu trail running biasanya dilengkapi dengan lapisan nilon plastik yang ringan untuk melindungi kaki dari risiko terluka akibat permukaan jalur lari yang tajam atau ancaman benda lainnya. Selain itu, sepatu trail running pun dirancang agar penggunanya memiliki keseimbangan tubuh yang baik saat berlari di medang yang tidak rata.


Salah satu kelebihan trail running dibandingkan olahraga lari lainnya adalah kamu dapat mulai berlari di malam hari tanpa perlu merasa khawatir akan ancaman kendaraan bermotor. Tetapi berlari di malam hari membutuhkan peralatan penunjang lain, salah satunya adalah headlamp. Para pelari yang tertarik memulai kegiatannya di malam hari sebaiknya menggunakan headlamp berteknologi LED dan ringan untuk dipergunakan.


7 Langkah Awal untuk Memulai Trail running Pertama Kamu


Temukanlah jalur lintas alam yang cocok untuk kamu

via dunialari.com
Sejauh ini, cara terbaik untuk memulai lari lintas alam adalah menemukan komunitas trail running di kota kamu berasal. Ikutilah kegiatan mereka. Pasalnya setiap komunitas mengetahui lintasan terbaik bagi para pemula. Pastikan kamu telah mengetahui jalur-jalur yang memerlukan kemampuan teknis dan jalur yang tidak terlalu mengandalkan kemampuan teknis.

Jalur non-teknis biasanya memiliki permukaan yang lebih aman seperti jalur berkerikil. Sementara jalur yang memerlukan kemampuan teknis biasanya memiliki permukaan berbatu dan sempit.


Lari perlahan dengan langkah-langkah pendek

via www.rrrc.org
Berlarilah secara perlahan atau 20% lebih pelan dibandingkan saat berlari di jalan raya. Dengan begitu kamu dapat mengelola tenaga lebih banyak. Kamu akan menemui perbukitan yang curam yang menyediakan banyak hambatan untuk dihadapi. Tetapi trail running akan sangat menyenangkan jika kamu mampu menyingkirkan soal kecepatan berlari.

Memperpendek jarak langkah saat berlari dapat memberikan keuntungan yang sangat besar. Langkah-langkah pendek membuat berat badan badan kamu tertumpu pada kaki yang memungkinkan kamu bereaksi dengan cepat dan menjaga keseimbangan.


Jangan takut

via hardcastlephotography.com
Cara paling meyakinkan untuk memulai olahraga ini adalah jangan merasa takut untuk memulainya. Kamu pun dituntut untuk tidak ragu untuk berlari melewati perbukitan dan gunung. Selain itu setiap trail runner dapat diidentifikasi dengan mudah. Biasa seorang trail runner adalah mereka yang melewati banyak orang saat sedang mendaki, dan melewatinya kembali saat menuruni bukit.


Selalu perhatikan setiap langkah

via dolomitesport.com
Ketika berlari di jalur lintas alam, kamu perlu memberikan perhatian lebih ke mana kaki akan melangkah. Kamu seharusnya tidak terus menerus fokus dan menatap luruh ke arah kaki sepanjang waktu. Taruhlah perhatian secara teratur pada jalur lari yang berada beberapa meter di hadapan kamu.

Jika kamu melihat adanya rintangan yang mendekat, alihkan perhatian pada kaki untuk menghilangkan pikiran bahwa hambatan yang akan ditemui adalah ancaman. Doronglah diri kamu untuk mengangkat kaki lebih tinggi saat akan menghindari rintangan akar pohon dan bebatuan. Nyatanya banyak pelari yang terjatuh karena berpikir terlalu sederhana dan cepat berpuas diri.


Jaga jarak dengan pelari lain

via trailrunningaustralia.com
Etika “jaga jarak” tidak hanya berlaku bagi para supir truk berhias tulisan “kutunggu jandamu” yang sering ditemui di jalan raya.

Menjaga jarak dengan pelari lain adalah salah satu etika penting dalam trail running. Bukan juga seperti menjaga jarak dengan mantan pacar yang telah membuat kamu sakit hati tiada tertahan. Oleh sebab itu jangan memusatkan perhatian pada kaki semata, karena seorang pelari lintas alam pun sesekali perlu mengubah kecepatan lari mereka untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecelakaan beruntun.


Perhatikan rintangan yang terlihat licin

via www.runningthecape.com
Kamu dapat dengan mudah terpeleset dan jatuh karena melangkahi pohon tumbang, akar, batu besar yang licin. Banyak dari rintangan tersebut yang tidak tampak licin di kejauhan, dan saat dipijak menjadi ancaman nyata yang takkan kamu sangka dapat menyederai fisik dan mengakhiri kegiatan lari kamu.

Biasanya ancaman seperti ini sering ditemui para pelari saat menyeberangi sungai. Sering kali banyak orang memilih pijakan bebatuan untuk menghindari air. Padahal lebih aman untuk berjalan langsung melalui air daripada mencoba berjinjit di batuan yang basah.


Berlari dengan aman

via trailrunningaustralia.com
Trail running kerap dihubungkan dengan olahraga ekstrim bukan tanpa alasan yang tidak jelas. Dan diperlukan persiapan ekstra untuk melakukannya. Diperlukan pula kemampuan yang baik dan terus dikembangkan untuk dapat melalui jalur-jalur lintas alam yang tingkat kesulitannya sulit diukur. Maka kamu tidak boleh bertindak bodoh! Sebisa mungkin hindari berlari sendirian.

Ajaklah kawan atau ikutilah agenda lari dari komunitas trail running terdekat. Jika memang akan kamu lakukan sendiri, bawalah peta dan perlengkapan esensial untuk mendukung aktifitas selama berlari. Harus disadari bahwa trail running berlangsung di alam terbuka. Kamu harus menyadari bahwa kamu berhadapan dengan banyak bahaya.


Trail running mungkin masih terdengar sangat menantang bagi para pemula. Namun banyak dari mereka yang telah melakukannya bertahun-tahun mengatakan bahwa berlari lintas alam sangatlah menyenangkan. Banyak pula yang membayangkan trail running hanya sekadar kegiatan berlari melintasi jalur-jalur pendakian gunung dan hanya dapat dilakukan oleh para profesional. Namun ada kalanya kamu menyingkarkan hal tersebut.

Coba bayangkan orkestrasi gemerisik angin pegunungan yang melintasi celah pepohonan pinus yang hijau, nyanyian burung-burung liar, jejak-jejak kaki yang tertinggal di jalan setapak, suara nafas yang kamu dengan lebih dalam dan lebih lama, gemericik air di kejauhan, semua gambaran indah tentang alam menanti kamu.

Seorang ahli trail running bernama Ian Sharman berbagi pengalaman selama bertualangan sebagai trail runner. Sharman memulai lari lintas alam pertamanya pada tahun 2004 saat menonton film documenter Marathon of the Sands yang berkisah tentang perlombaan marathon di Gurun Sahara. Saat itu ia sama sekali bukan penghobi olahraga lari. “Saya menghubungi seorang teman, meyakinkannya untuk berlatih bersama, dan 18 bulan kemudian setelah menonton film itu saya berlari di perlombaan Marathon des Sables.”

Pengalaman pertamanya membuatnya ketagihan. Bahkan Sharman telah menyelesaikan lebih dari 180 marathon dan perlombaan lari lintas alam. Baginya, melalui trail running ia mencoba menangkap momen-momen khusus yang dapat membuatnya semakin bersemangat. Sharman telah melalui banyak jalur trail running di dunia, termasuk jalur-jalur yang dikenal memiliki pemandangan alam yang indah seperti Himalaya, Pengunungan Alpen di Eropa, dan tentu saja Gurun Sahara.

Namun, dia mengatakan salah satu hal favoritnya mengenai trail running adalah sudut pandang yang unik untuk mengenali keindahan alam yang ada di bumi. Melarikan diri dari kepadatan kota, kesibukan manusia urban, kegemerlapan berlebihan gedung-gedung pencakar langit, dan dapat mendekatkan diri dengan alam.

Sebagian besar individu yang baru mulai belajar menekuni olahraga lari sayangnya sering terintimidasi oleh gambaran trail running. Mereka membayangkan kesulitan teknis yang harus dihadapi di jalur lintas alam dan risiko cedera yang lebih tinggi dibandingkan olahraga lari pada lintasan umum.

Tak ada yang salah soal pandangan tersebut. Tetapi trail running mampu mengurangi tingkatan stres dalam hidup pelakunya. Bahkan dapat lebih banyak pengalaman menyenangkan dan berarti dibandingkan olahraga lari biasa. Siap menjadi seorang trail runner? Selamat mencoba!

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni