Tips Membangun Sikap Positif dalam Bekerja

Bekerja merupakan suatu rutinitas yang sangat membosankan bila kita sejak awal tidak di berpikiran positif dengan apa yang kita kerjakan. 

Membangun sikap positif dalam bekerja via pixabay.com
Ada orang yang bilang bahwa pekerjaan yang paling menyenangkan adalah pekerjaan yang benar-benar kamu sukai misalnya sejak dari kecil kamu sudah sangat ingin menjadi wirausaha dengan sangat menyukai permainan monopoli di waktu kecil kemudian seiring berjalannya waktu kamu menemukan memang passion kamu di wirausaha artinya memilki sebuah usaha bisnis untuk dikembangkan. 

Beruntunya ketika kuliah kamu diterima di jurusan manajemen bisnis, jurusan dimana ilmu-ilmu bisnis itu sendiri diajarkan setelah lulus kamu mengambil keputusan menjadi wirausaha. Beruntung? Ya! Karena kamu menyukai bidang yang kamu kerjakan sejak awal. Menjadi pengusaha membutuhkan usaha yang keras dan semangat yang membara akan banyak sekali tantangan di dalamnya namun semua tantangan itu akan sangat mudah dilewati bila kamu sendiri sudah suka terlebih dahulu pada bidang itu! 

Tapi tahukah kamu bahwa masih sangat sedikit orang di Indonesia yang memilih untuk berwirausaha. Menurut Taty Ariati Asisten Deputi Urusan Advokasi Deputi Bidang Pengembangan SDM, Kementrian Koperasi dan UKM.

Jumlah pengusaha di Indonesia hingga saat ini masih berkisar 1,6%  angka tersebut masih sangat sedikit bila dibandingkan dengan Negara-negara di kawasan ASEAN lainnya seperti Malaysia sudah mencapai 4 persen, Thailand 4,1 persen, dan Singapura bahkan ada di angka 7,2 %. Dari data tersebut dapat kita simpulkan bahwa sebanyak 98, 4 % penduduk Indonesia memilih  untuk menjadi pekerja terutama pekerja kantoran. 

Kebanyakan mahasiswa setelah lulus ingin menjadi seorang karyawan eksekutif di sebuah perusahaan swasta seperti di sektor retail (unilever, P&G,) dan perbankan (BCA). Bersikap total dalam menekuni pekerjaan kita adalah hal yang sepatutnya kita lakukan. Namun dalam rutinitas kita bekerja tidak selmanya kita menemukan hal-hal baik kadang kita juga menemukan hal-hal negatif.

Tidak ada salahnya mengambil keputusan untuk menjdi seorang pekerja atau pengusaha yang terepenting adalah selalu mengambil sikap positif pada apa yang sudah menjadi keputusan yang telah kita buat. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Robert Hall International, sebuah perusahaan konsultan di San Francisco, meminta para vice president dan direktur-direktur sumber daya manusia dari 100 perusahaan terbesar di Amerika untuk menyebutkan satu alasan utama mereka memecat seorang pekerja. 

Jawabannya pun  sangat menarik dan menggarisbawahi pentingnya sikap dalam dunia bisnis. Hasilnya adalah sebagai berikut :

1. Tidak kompeten : 30%
2. Ketidakmampuan bekerja sam dengan pekerja lain : 17%
3. Ketidakjujuran atau berdusta : 12%
4. Sikap negatif : 10%
5. Kurang motivasi : 7%
6. Kegagalan atau menolak mengikuti perintah : 7%
7. Alasan lain-lain: 8% 

Walaupun peringkat satu adalah masalah kompetensi yang menyebabkan mereka memcat karyawannya namun alasan terbesar yakni 70% dari seluruh sampel menyebutkan bahwa alasan mereka berhubungan langsung dengan sikap si karyawan tersebut seperti sikap jujur, sikap menahan ego untuk mampu bekerjasama dengan orang lain, motivasi, sikap mengikuti perintah atasan. 

Wawasan diatas memberikan gambaran kepada kita semua bahwa sikap adalah kendaraan untuk menorehkan prestasi kerja yang maksimal. Sikap pula yang mampu membuat kita bertahan dari tantangan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan. 

Artikel Nilni pada kesempatan ini akan memberikan tips-tips bagaimana agar selalu bersikap positif dalam lingkungan tempat dimana kita bekerja. Sebelumnya wajib hukumnya untuk kamu tahu apa saja sebanrnya gangguan-gangguan yang membuat kamu tidak focus bekerja bahkan membuat kamu mempunyai sikap negatif. 

Penting sekali lho untuk kita memiliki tempat kerja yang nyaman dan rekan kerja yang dapat diajak bekerja sama secara profesional karena banyak waktu akan kita habisnkan ditempat kerja. Jadi, memilikin kantor yang nyaman itu merupakan salah satu kriteria dalam memilih dimana kamu akan bekerja. Banyak sekali gangguan yang akan kita terima ditempat kerja yang snagat mengganggu produktifitas kita dalam bekerja. 

Jika kita tidak mampu menentukan sikap untuk menghilangkan semua gangguan ini hal ini secara dramatis akan membuat pekerjaan kita tidak maksimal bahkan menghambat karir.

Ada 3 hal yang berhasil saya rangkum tentang hal-hal yang mengganggu produktifitas kamu ditempat kerja. 

Apa saja hal-hal menggangu tersebut? 


Sikap bos

via pixabay.com
Bos adalah orang yang mempunyai kekuasaan terhadap karyawaannya. Bos disini bisa jadi bos mu dalam divisi kerja tertentu atau bos yang memegang jabatan tinggi di perusahaan (CEO). Terkadang sikap bos yang kurang kooperatif membuatmu jengkel dan menghasilkan beragam pikiran negatif dan berpengaruh terhhadap pekerjaanmu seperti sikap bos yang tidak bisa membedakan urusan pribadi dengan urusan pekerjaan misalnya memberikan tugas pribadinya kepadamu atau sikap bos yang sangat sekali moody tidak tertebak. 

Untuk urusan yang satu ini memang akan sangat berat karena posisinya kamu adalah sebagai bawahannya dalam hal ini yang dapat kamu lakukan adalah mempelajari pola perilaku bos kamu seperti kapan dia bisa menjadi moody, hal-hal apa saja yang membuat dia menjadi moody, dan ciri-ciri ketika doi sudah tidak mood dan membuat strategi antisipasi untuk mengatasinya. Salah satu strateginya adalah cobalah untuk tidak berususan dengannya untuk satu waktu tertentu. 


Rekan kerja

Macam jenis rekan kerja di kantor via pixabay.com

Ada beberapa tipe rekan kerja yang sangat mengganggu kinerja atau produktifitas kerjamu di kantor. Siapa saja mereka?

Si Cereweterz

Si rekan kerja ini sangat mengganggu karena kesehariaannya hanyalah mengoceh dan membuat keributan dengan suara bising dari mulutnya. Berada pada orang-orang yang satu ini akan sangat mengganggu konsentrasi dalam bekerjaan. Mengobrol mungkin boleh-boleh saja tapi membahas sesuatu yang sebanrnya tidak penting merupakan hal-hal yang sangat membuang waktu. 

Kadang mood kamu dalam bekerja juga sangat berkaitan dengan dengan siapa kamu bekerja bukan? Kadang sedang sangat semangat-semangatnya untuk bekerja karena ada hal yang disebabkan oleh orang yang cerewet ini akan membuat kamu tidak mood sendiri yang berakibat hancurlah seluruh pekerjaanmu pada saat itu. jelaskan kepada 


Sang Pemalas 

Mempunayi rekan kerja yang pemalas merupakan factor penghambat lainnya yang mampu menggangu produktifitas kamu dalam bekerja. Bayangkan ada project kantoryang mengharuskan kamu harus satu tim dengannya? Apa yang terjadi? Bisa kamu banyangkan sendiri. 


Si Negatif

Rekan kerja yang mempunyai bad attitude ini akan sangat mengganggu keberlangsungan pekerjaanmu di kantor. Bagaimana bisa? Hal-hal yang negative yang ia lakukan kadang akan merambat pada orang disekitarnya. Pernah kamu mengalaminya sendiri? 

Misalnya kamu mempunyai teman kerja yang pesimis lama kelamaan kamu akan merasakan hawa negatifnya dan setelah sekian lama kamu baru menyadari sekarang kamu adalah bagian dari mereka. 


Rekan kerja jorok

Orang-orang yang diciptakan Tuhan untuk bertemu denganmu adalah orang-orang yang tidak mempunayi kepribadian yang sama. Anggaplah itu unik. Kamu akan menemukan rekan kerja yang joroknya minta ampun seperti tidak mandi, kotor, membuang sampah semabarangan, mengupil semabrangan, atau bahkan membuang ludah sembarangan. 

Akan ada juga orang yang mampu bertahan dengan mereka, namun bagi keberlangsungan bisnis dan pekerjaan hal I ni akan sangat menggau produktifitas kamu dalam bekerja. Coba bayangkan bila dikantor kamu didesain tempat kerja yan berbilik-bilik untuk tiap mejanya, bayangkan kalau meja sebelah kamu itu kotor banyak tissue, bangkan, sampah, kulit kacang, pastinya risih bukan? 

Dari keempat jenis rekan kerja yang mempunyai potensi untuk mengacaukan pekerjaanmu dan membuat kamu tidak maksimal dalam mengerjakan pekerjaanmu.  Apa yang harus kamu lakukan? Cobalah untuk bersikap tegas dengan mereka.

Membuatnya sebagai suatu pembicaraan privat a.k.a empat mata akan membuatnya menjadi mudah untuk menjelaskan kepada masing-masing orang tersebut untuk tidakbersikap negatifdilingkungan kerja atau langsung saja terus terang bahwa kamu sangat terganggu dengan sikap mereka dan mengganggu produktifitasmu. Jujur adalah hal terbaik yang dapat dilakukan untuk hal ini. 


Peralatan Kantor 

Peralatan kantor via pixabay.com
Tata letak peralatan kantor yang tidak sesuai atau kurang membuat kamu untuk produktif akan sangat mengganggu kamu dalam menyelesaikan pekerjaan kamu seperti letak komputer yang tidak singkron, ukuran meja yang terlalu kecil sehingga membuat ruang gerakmu kurang. Letak tempat kerja dibawah AC persis yang bisa sewaktu-waktu dapat bocor dan meneteskan air. 

Kamu bisa membuat perubahan untuk hal ini seperti mendesain ulang tempat kamu bekerja seperti meminta bos mu untuk mengganti meja atau peralatan yang lain yang dirasa menggangu produktifitas kamu dalam bekerja.

Setelah mengetahui tiga besar hal-hal yang paling mengganggu pekerjaan di kantor dan solusinya kini saatnya kamu untuk menetukan sikap positif agar dapat memberikan totalitas terhadap pekerjaanmu. Apa saja sikap positif itu? 


Tersenyum 

Tersenyumlah untk rekan kerja kamu di kantor, tersenyumlah untuk bos kamu, dan tersenyumlah untuk klien kamu bila kamu akan meeting dengan mereka. Tersenyum adalah gerakan atau ekspresi wajah yang enak dilihat dan memberikan hawa positif tidak hanya untuk diri sendiri namun juga untuk orang lain. 


Membuat bagus tempat kerja 

Jika kamu mulai tidak nyaman dengan tempat kerja kamu dikarenakan desain layout kantor atau bilik arena kerja kamu, kamu bisa mengusulkan ke Boss kamu untuk sedikit merenovasinya. Mungkin renovasi akan membutuhkan banyak biaya oleh karena itu cobalah untuk mengenali apa saja yang membuat kamu tenag dan nyaman bekerja di meja kantor yang kamu punyai sekarang misalnya dengan mendekorasi ulang area kerjamu seperti membawa meja sendiri, membawa beberapa foto keluaraga seperti suami, istri, atau anak. 

Atau memasang pot bunga berukuran kecil di mejamu dan memasang beberapa poster motivasi di dinding arena kerjamu. Cobalah untuk mengksoultasikannya terlebihih dahulu dengan bos mu tentang apa saja yang boleh dibawa. 


Terus belajar 

Proses belajar tidak akan berhenti ketika kamu sudah memiliki pekerjaan. Menjadi pribadi yang suka belajar akan sangat membantu kamu menjawab semua tantangan yang ada dalam pekerjaan. Jika kamu tidak mempunyai waktu dan dan hanya berfokus dengan pekerjaan kamu sekarang ini kamu akan menjadi orang yang merugi karena kehilangan kesempatan untuk mengetahui hal yang lain. 

Kamu tidak harus membaca buku dalam hal ini, kamu juga tidak harus memulai hal baru untuk mendapatkan pengetahuan baru. Cobalah latih diri kamu untuk mempunyai sifat seneng balajar. Kamu bisa menanyakan ke bos mu untuk detail teknis pekerjaan yang lain atau menanyakan divisi yang laian bagaimana menyelesaikan pekerjaan mereka. 

Kamu juga bisa menemani bos kamu untuk sekedar meeting dengan klien lain dari perusahaan lain untuk mempelajari banyak hal termasuk etika bertemu klien. 


Share ilmu ke orang lain

Berbagi ilmu via pixabay.com

Jangan pelit-pelit yah, Tuhan menciptakan orang disini untuk berbagi dan bermanfaat untuk orang lain termasuk membagkan ilmu kepada orang lain. Ada pepatah yang mengatakan 

Give a man a fish and you feed him for a day; teach him how to fish and you have fed him for a lifetime.

Artinya memberikannya ikan kepada seseorang pada suatu hari berarti kamu memberinya makan hanya untuk satu hari saja namun memberikan arahan atau mengajarkannya caramenangkap ikan berarti kamu memberikan dia cara bertahan hidup. Hal ini sama halnya dengan membantu memberikan ilmu kepada rekan kerjamu dikantor. 

Dengan iklas memberikannya pengetahuan berupa detail teknis untuk menyelesaikan masalah maka rekan kerja kamu pun akan sangat terbantu di kantor untuk mengerjakan pekerjaannya sehari-hari. Misalnya kamu jago software accounting, coba ajarkan dengan benar bagaimana memakai software tersebut dan apa saja yang harus dilakukan bila software ini tidak bekerja atau bagaiamana backup system yang harus dilakukan. 

Maka,or ang tersebut akan tahu dengan lebih jelas dan hanya beberapa kali mungkin menanyakan hal tersebut kepadamu. Kamu akan mendapatkan persaan yang positif dari membantu orang lain seperti ini. 


Istirahat 

Istirahatkan tubuh via delicioushealing.com
Katakanlah kamu harus bekerja selama 8 jam sehari tanpa berhenti sekalipun dan terus mengejarkan pekerjaan kamu. Hal ini secara jangka panjang akan mengurangi fokus dan mengurangi motivasimu dalam bekerja karena apa? Kamu akan merasa sangat bosan dengan pekerjaan yang begitu-begitu saja setiap hari. 

Oleh sebab itu, cobalah untuk memberikan waktu istirahat bagi kamu  misalnya keluar sebentar dalam 15 menit untuk menghirup udara segar diluar kantor, jalan-jalan ditempat, atau bahkan kamu bisa melakukan olahraga kecil didalam kantor seperti push up dan sit up. Hal ini untuk menambah daya konsentrasimu saat bekerja kembali dan duduk kembali menghadap layar monitor. 


Tinggalkan pekerjaan di kantor 
Saran saya selanjutnya adalah meninggalkan pekerjaan anda di tempat kerja. Jangan pernah membawa seabrek pekerjaan di kantor walaupun pekerjaan itu tidak selesai pada hari itu jangan pernah membawanya ke rumah. Hal ini akan mengurangi waktu bermain kamu di rumah, waktu untuk keluarga, waktu untuk istirahat, waktu untuk menyalurkan hobi. 

Dampak panjangnya apa? Kamu akan bosan dan tidak termotivasi lagi untuk bekerja karena sudah stress terlebih dahulu. Saat dirumah kepikiran pekerjaan, saat dirumah harus mengerjakan pekerjaan kantor. Hallo? Kamu sehat? Jika memang pekerjaan kantormu belum selesai pada saaat itu juga tinggalkanlah dikantor dan susun proritas untuk mengerjakannya di pagi hari  sekali dengan berangkat lebih pagi ke kantor. 


Membangun hubungan baik dengan rekan kerja 

Bangun hubungan baik via imgarcade.com
Kamu sudah baca kan penyebab gangguan di kantor rata-rata adalah berasal dari manusia. Yes ! Manusia itu berarti rekan kerja kamu sendiri. Untuk mengatasi itu semua demi keberlanjutan hidupmu dikantor. You need make good relationship with them ! Agar tercipta suasana kerja yang nyaman, tidak terjadi persaingan kerja yang tidak sehat, atau agar meningkatkan produktifitas  dalam bekerja. 

Kamu tidak usah capek-capek mengenal kepribadian setiap individu dikantor atau mengingat hal-hal pribadi mereka lainnya namun cukup ramah dengan mereka menjadi teman yang baik dan menjadi pendengar yang baik apabila mereka sedang ada masalah adalah hal yang simpel yang dapat kamu lakukan. Jika kamu sudah memilki hal positif berupa hubungan  yang baik dengan rekan kerja kamu maka segala proses pekerjaan dan hal yang menyangkut karyaamu yakni pekerjaanmu pasti akan terdukung dan memberikan hawa psoitif untuk kamu lebih termotivasi lagi untuk bekerja. 


Jangan langsung pulang 

via pixabay.com
Tik Tok Tok Tik !jam dinding sudah berdetak menjunjukkan jam 5 sore saatnya???? Pulang !iya memang benar saatnya pulang, nanmun jangan sampai kamu kehilangan moment untuk lebih dekat dengan rekan kerjamu jika  kamu berpikiran tarsus ingin langsung pulang. 

Biasanya ada acara dadakan yang diadakan oleh teman satu kantor, ikutlah berpatisipasi dalam agenda dadakan itu bersama meraka mungkin makan malam atau sekedar nonton di bioskop akan mengkatkan kekompakkan kalian dalam satu pekerjaan terlebih lagi jika ada orang yang tidak satu divisi dengan kamu ikut dalam agenda itu. Jika suatu saat orang tersebut menjadi tim poyek tertentu maka bukan  masalah besar untuk kamu mudah beradaptasi dan menyusun tim yang solid dalam suatu project perusahaan. 


Relawan Proyek 

Ketika ada rapat tentang beberapa proyek misalnya berpikirlah kreatif dan langsung meminta proyek mana yang akan kamu ambil. Dengan begitu kamu akan lebih semanagat dengan proyek itu dari pada harus menunggu giliran kamu untuk dipilihkan proyek oleh bosmu. Hal ini akan membuat kamu jauh lebih memegang kendali dan mempersiapkan proyek tersebut lebih matang. 

Bos mu sendiri akan melihat potensimu dan memprioritaskan kamu untuk proyek-proyek lain di masa depan dengan pertasimu. 


Fokus pada hal di waktu tertentu 

Hindari multitasking via pinetribe.com

Saya yakin satu hari ada 24 jam (iya iyalah) jika kamu sudah mengalokasikan 8 jam untuk bekerja, maka fokuslah pada apa yang ingin dikerjaakan pada 8 jam tersebut. Bila dalam 8 jam tersebut terdapat beberapa pekerjaan maka fokus untuk menyelsaikan satu demi satu pekerjaan adalah kerja cerdas yang harus kamu ambil. 

Jangan pernah tinggi hati untuk menyelesaikan pekerjaan itu dalam  satu waktu yang bersamaan karena hasilnya pasti tidak maksimal bahkan bisa jadi kamu kena omel Bos mu karena pekerjaanmu tidak ada yang beres pada hari itu. Oleh krena itu mulai sekarang fokuslah pada satu pekerjaan pada waktu yang telah ditentukan dan jangan sekali-kali multitasking dengan mengerjakan pekerjaan yang lain di waktu bersamaan. 


Tetapkan tujuan yang harus dicapai 

Tetapkan goal yang ingin dicapai via pixabay.com
Buatlah tujuan jangka pendek tiap minggu dan tiap bulan kemudian segeralah untuk membuat tujuanmu itu tercapai. Misalnya kamu bekerja di perusahaan iklan maka membuat konten iklan yang unik adalah pekerjaanmu mulailah menetapkan goal nya jika barang yang dijual inginlaris dipasaran maka yang harus kamu lakukan adalah membuata iklan yang bagus. 

Buatlah jadwal apa saja yang harus kamu lakukan dalam satu minggu misalnya dalam satu minggu kamu menetapkan bahwa bahan-bahan untuk mebuat konten harus sudah jadi maka mulailah mencarinya dan membuatnya benar-benar terjadi. Jika tujuanmu tidak dapat terpenihi hal ini kan memberikan pukulan dan membuatmu merasa pesimis. Oleh karena itu tentukanlah tujuan yang realistis !sehinggan dalam mencapai tujuan tersebut kamu sangat termotivasi untuk mencapai tujuan tersebut. 


Berimajinasi 

Berimajinasi via pixabay.com
Ketika mendapatkan proyek mulailah untuk berimajinasi terlebih dahulu bagaimana menyelsaikannya atau cara apa yang dirasa kreatif untuk menyelesaikannya. Kemudian setelah kamu mendapatkan ide mulailahmelakukan brainstorming dengan bos kamu dan temukan saran-saran membangun untuk kesempurnaan karyamu dalam proek tesrebut. Ingat !use your imagination ! 


Jangan menyalahkan diri sendiri

Jangan menyalahi diri sendiri via pixabay.com
Kegagalan adalah hal yang wajar yah, oleh karena itu janganlah kamu berlarut-larut menyalahkan diri kamu. Cobalah menganalisis apa penyebab kamu gagal dan kemudian gunakan hal itu sebagai bahan pelajaran untuk menjawab tantangan pekerjaan yang lain. Tetaplah semangat !


Hadiahi diri atas pretasi yang kamu buat 

Hadiahi diri sendiri via blog.discoveryeducation.com
Ketika kamu sudah mampu menyesaikan tugas besar atau memenangkan proyek tertentu. Hadiahkan diri kamu sendiri atas prestasi yang kamu telah kamu buat. Misalnya membeli jam tangan yang bagus atau sekedar makan di restoran mewah hal ini akan membuat kamu bangga terhadap diri sendiri dan terus termotivasi untuk bekerja lebih giat untuk menorehkan prestasi-prestasi lain. 


Berada di sekitar orang-orang positif

Bersaa orang yang positif via www.jenningswire.com
Berada disekitar orang-orang positif akan menularkan semangat positif juga terhadapndiri kamu. Cobalah bergaul dengan orang-orang berprestasi di kantor dan belajarlah banyak dari mereka dan dapatkan semangat positif dari mereka. 

Nah itu tadi sikap-sikap positif yang sebnarnya sangat membantu kmau untuk lebih giat bekerja di kantor dan memberikan energi positif terhadap peningkatan produktifitas atas apa yang kamu kerjakan sekarang. So, good luck !

Advertisement



    Komentar


About Us | Contact | Kebijakan Privasi
©2014 Nilni